Please use Chrome or Firefox for better user experience!
Dark
Lampu
Writer sitarafelina
Writer
  • G: General Audiences
  • PG: Parental Guidance Suggested
  • PG-13: Parents Strongly Cautioned
  • R: Restricted
PG
RATED
36 Reads
0 Likes
0 Bookmarks
Popularity

Facebook · Twitter

FAQ · Feedback · Privacy · Terms

Penana © 2017

Get it on Google Play

Download on the App Store

Follow Author
Lampu
0 Bookmarks
A - A - A
#1
1
sitarafelina
Nov 11, 2017
0
0
7
2 Mins Read
No Plagiarism!EUrQLyrZPLKLsxlr8hbyposted on PENANA

Ketika lampu lalu lintas di pertigaan jalan itu berubah warna menjadi hijau, ada beberapa hal yang terjadi secara bersamaan. Pertama, semua kendaraan yang tengah diam menunggu dengan gelisah itu langsung mengeluarkan bunyi deruman dan dengan segera melaju meninggalkan tempat. Kedua, asap-asap yang dihasilkan oleh semua kendaraan itu membumbung tinggi, lenyap dalam hembusan angin. Ketiga, sekumpulan burung gereja yang sedang asyik bertengger di kabel telepon sekitar langsung beterbangan karena bunyi berisik para pengemudi kendaraan bermotor yang dengan kasar menjalankan kendaraannya. Dan keempat, seorang anak kecil terduduk di pinggir jalan melihat pemandangan di hadapannya dengan pandangan tidak percaya.copyright protection7PENANA3Fitu5VLlm

Keributan telah terjadi. Ketika lampu lalu lintas di pertigaan jalan berubah warna menjadi hijau, seorang wanita paruh baya tertabrak sebuah truk berwarna kuning cerah. Tidak jelas siapa yang salah, namun peristiwa itu telah menimbulkan sebuah keributan yang membut lampu lalu lintas tidak terlalu berfungsi lagi. Jalanan macet total, berbelas-belas –bahkan mungkin berpuluh-puluh orang yang berada di sekitar pertigaan jalan tersebut langsung memadati tempat kejadian. Sepertinya hal tersebut tidak akan terjadi jika yang tertabrak bukanlah putri seorang presiden.copyright protection7PENANAf0hHQ2gi26

Ambulans segera di panggil. Truk kuning cerah yang menabraknya tadi sebenarnya sudah kabur meninggalkan korban tergeletak bersimbah darah, tetapi ada beberapa orang yang kebetulan bertubuh kekar segera mengejar truk tersebut menggunakan sepeda motor, dan pengemudi truk (beserta truknya juga, tentu saja.) berhasil dibawa kembali ke tempat kejadian. Mungkin pengemudi truknya ketakutan melihat tiga orang berotot yang mengejarnya dengan raut wajah segalak singa.copyright protection7PENANA3NRvkdWtu8

Kemudian diketahui bahwa anak kecil yang terduduk tadi adalah anak semata wayangnya. Ketika ibunya dilarikan ke rumah sakit, anak perempuan kecil itu didudukkan di jok belakang sebuah limusin. Di sampingnya terdapat seorang perempuan lain yang sedang menenangkannya, berusaha menghibur anak kecil itu agar dapat melupakan peristiwa mengerikan yang baru saja disaksikannya.copyright protection7PENANA1yNk1hpX2K

Namun anak kecil itu sudah tenang. Ketika pengasuhnya membimbingnya ke dalam mobil, anak kecil itu menurut saja. Tidak ada teriakan, jeritan, atau tangisan yang terdengar darinya. Hal ini sepertinya tidak menjadi sebuah kejanggalan bagi si pengasuh. Ia malah bersyukur akan hal itu. Dengan tenang ia menyuruh sopir limusinnya berjalan kembali menuju kediaman sang putri presiden.copyright protection7PENANAjiLA0BDhUG

Seluruh kota berkabung lima jam kemudian. Setelah melewati masa-masa kritis, para dokter ahli yang menangani putri negara itu angkat tangan. Kehilangan terlalu banyak darah, katanya. Organ vitalnya terkoyak terlalu parah, katanya. Ayahnya, sang Presiden, menerima fakta ini dengan setengah hati. Ia tidak bisa menyalahkan para dokter, namun ia juga tidak ingin putrinya meninggal. Pemakaman formal dilakukan dua hari setelahnya. Seluruh kota mengibarkan bendera setengah tiang di halaman depan.copyright protection7PENANAnXuftPtpiY

Anak kecil itu, cucu sang presiden, berdiri diam di samping kakeknya ketika peti mati berisi ibunya diletakkan dengan hati-hati di dasar lubang tanah. Wajah kecilnya yang polos tampak lucu dengan rambutnya yang diikat menjadi dua tergantung dengan cantik di kedua sisi wajahnya. Ia masih tidak mengerti mengapa semua orang repot-repot meletakkan bungkusan berwarna putih di dalam tanah itu. Ia hanya diam memandangi wajah kakeknya yang sembap.copyright protection7PENANAxkwlEyC3vF

54.198.2.110

ns54.198.2.110da2
Comments ( 0 )

No comments yet. Be the first!
Loading...
X