Please use Chrome or Firefox for better user experience!
Dark
Lampu
Writer sitarafelina
Writer
  • G: General Audiences
  • PG: Parental Guidance Suggested
  • PG-13: Parents Strongly Cautioned
  • R: Restricted
PG
RATED
34 Reads
0 Likes
0 Bookmarks
Popularity

Facebook · Twitter

FAQ · Feedback · Privacy · Terms

Penana © 2017

Get it on Google Play

Download on the App Store

Follow Author
Lampu
0 Bookmarks
A - A - A
#2
2
sitarafelina
Nov 11, 2017
0
0
6
2 Mins Read
No Plagiarism!byCRKSXH1xGA8gMHTqSsposted on PENANA

Ketika lampu depan rumah Andi berkedip-kedip ceria, si pemilik rumah justru mendengus dengan kesal. Sudah kedua kalinya dalam bulan ini ia mengganti bola lampu di rumahnya; pertama di kamar mandi, kedua di ruang keluarga. Mungkin selama ini Andi telah membeli lampu yang kualitasnya buruk. Akhir-akhir ini teks iklan memang tidak bisa sepenuhnya dipercaya. Kalimat-kalimat persuasif yang dirancang dengan apik itu kadang-kadang menjebak, dan kenyataan tidak seindah yang telah dideskripsikan.copyright protection6PENANAAz4I0YLfeH

Memang, Andi termangu dengan punggung menempel pada dinding, kenyataan tidak seindah fiksi roman picisan. Baru beberapa hari yang lalu ia dibuang dari tempat kosnya. Sudah menunggak lima bulan, katanya. Pada minggu ketiga bulan kelima, pintu kamar Andi diketuk dengan keras oleh ibu kosnya, yang kemudian memarahi Andi dan memintanya untuk segera mengemasi barang-barang dan segera enyah. Setelah luntang-luntung di masjid terdekat, ia memutuskan untuk pulang saja.copyright protection6PENANAxpg9h02eI4

Tidak ada yang menyambut Andi di rumah saat ia pulang. Ia diam sejenak di depan pagar. Lampu teras dua-duanya menyala, begitu pula lampu di ruang keluarga. Andi bisa melihat samar-samar cahaya lampu dari jendela depan yang tertutupi tirai tipis. Selain itu semuanya sepi senyap, bahkan kucing liar pun tidak ada. Saat ia masuk dengan kunci cadangan yang tidak sengaja masih tersimpan di saku celana (ia pun kaget kunci rumahnya masih tetap sama selama tiga tahun), yang menyambutnya hanyalah keheningan.copyright protection6PENANALoEUFrBySt

Hari ini jadwal membuang sampah ke tong sampah di depan rumah. Andi memutuskan untuk membiarkan saja lampu teras yang berkedip-kedip ini sampai ia mati sendiri. Ia masih membutuhkan sisa uangnya untuk makan, lampu teras ini bisa menunggu. Ketika Andi melemparkan asal tiga kantong kresek berisi sampah, ia juga memperhatikan kedipan lampu teras itu. Tidak buruk, pikirnya. Ia yakin lampu itu masih bisa bertahan beberapa minggu lagi.copyright protection6PENANA1s25a24Wij

Andi dikagetkan dengan kucing tetangganya yang tiba-tiba mengeong dengan nyaring. Ia masih ingat ketika kucing itu masih kecil dulu. Sekarang badannya sudah besar, telinganya sudah bisa bergerak-gerak lucu.copyright protection6PENANADQITZ0U2fC

Ternyata lampu teras rumah tetangganya juga berkedip-kedip. Sejenak Andi ingin tertawa keras-keras, apakah ada wabah lampu kedip? Mungkin tetangganya mengganti lampu bersamaan dengan ayah Andi mengganti lampu terasnya sendiri. Mungkin mereka malah membeli lampunya bersamaan, di tempat yang sama!copyright protection6PENANA611LVGdxf5

Andi iseng melihat ke rumah tetangganya yang lain. Lampu terasnya juga berkedip-kedip.copyright protection6PENANA0hx3nI6sEp

54.162.250.227

ns54.162.250.227da2
Comments ( 0 )

No comments yet. Be the first!
Loading...
X