×

Please use Chrome or Firefox for better user experience!
Romance
My Goal
Writer Hana Puspa Rini
Writer
  • G: General Audiences
  • PG: Parental Guidance Suggested
  • PG-13: Parents Strongly Cautioned
  • R: Restricted
PG
RATED
81 Reads
0 Likes
0 Bookmarks
Popularity

Facebook · Twitter

FAQ · Feedback · Privacy · Terms

Penana © 2018

Get it on Google Play

Download on the App Store

Follow Author
My Goal
0 Bookmarks
A - A - A
#5
chapter 4
Hana Puspa Rini
Sep 14, 2018
0
0
4
4 Mins Read
No Plagiarism!TkboZFTGDfcuIkEqduhlposted on PENANA

Awan yang gelap membuat ruang ICU menjadi tidak terang, Aku tiba-tiba mendadak sesak nafas. Alarm di ECG berbunyi menandakan kondisi ku tiba-tiba menurun.copyright protection4PENANA1QzQPyopb6

"Nona Leona, anda bisa mendengar saya?" suara suster memanggil ku yang sedang memegang kasur. Tanganku lemas dan kurus.copyright protection4PENANAt4rFtqkm6X

"Nona Leona tarik napas, dokter sebentar lagi datang."copyright protection4PENANACirkD5LRz2

Suster terus memberi semangat supaya aku bisa bertahan melawan penyakit ku. Aku sesak sekali dan pandanganku buram.copyright protection4PENANAcBTMrIkQ8v

"Sus-ter-sa-kit ... da-da-ku ... di-i-kat ...," suara kaki datang ke arahku, pakaian putih dan stetoskop itu rupanya dokter spesialis penyakitku.copyright protection4PENANAWCAnh4NBrU

"Dadanya membiru, kalau mau di operasi dan di jahit jantungnya kita kekurangan darah,"copyright protection4PENANAy3dZoR5aIE

Piiip! PiiiP! Piiiip!copyright protection4PENANAcUg6GIP1yX

Ya tuhan suara alat itu membuatku takut saja. Suara itu persis dengan jantung ku yang bermasalah.copyright protection4PENANAxuA8RRcFsD

"Kita antar dia ke ruang ICU VVIP, orang tuanya sudah meminta kita untuk merawatnya."copyright protection4PENANAA0HN06E5gn

"Dokter aku sakit sekali badan ku dan dadaku, huft ... huft ... huft..."copyright protection4PENANAKth1zYJo0h

Kenapa suaraku jadi semakin aneh, aku tidak mau terbaring di ruang yang aneh. Tangan dan kakiku berat sekali tidak seperti kemarin. Ada apa denganku? Dokter tiba-tiba membuka kelopak mataku dan mengatakan.copyright protection4PENANAmyMWGENSjf

"Hormon Adrenalin nya menurun, jadi membuat semakin memburuk," Aku hanya bisa mendengar dokter berkata bahwa keadaan ku semakin parah.copyright protection4PENANAwUgeHhkmmA

Huft ... Huft ... Huft ... huftcopyright protection4PENANAK7318C0R01

Mulutku di pasang ventilator,  leher ku di tutup karena tadi aku kejang-kejang. Apakah aku mengalami Epilepsi? Atau Dystonia? Aku hanya bisa bertahan seperti ini.copyright protection4PENANA9nzVjgz68T

"Dok, pasiennya kejang-kejang."copyright protection4PENANAmFNDUvUfSg

"Sus, tolong liur nya di lap dan oleskan Gel di dadanya," Sakit sekali, tuhan di mana aku sekarang? Aku hanya bisa mendengar dan tidak bisa melihat seluruhnya.copyright protection4PENANAPCoTEwwFnx

"Belum ada peningkatan tekanan darah dan napasnya dok."copyright protection4PENANAGxUgsdw2kF

"Satu, dua, tiga, empat," Suster menekan dadaku untuk memberi pernapasan.copyright protection4PENANAVGlJjfedu7

"CLEAR."copyright protection4PENANAukJSeooK3M

Aku melihat ayah, ayah tunggu aku. Kenapa ayah meninggalkanku. Suster memberi ku obat penghilang sakit.copyright protection4PENANAiKkc0MqxPK

"Tingkatkan, Voltasenya. Clear."copyright protection4PENANAcKqyuKOJXj

Pip! Pip! Pip! Pip!copyright protection4PENANAQsDAkSYJC1

"Ke ajaiban berpihak kepada kita, syukurlah dia selamat. Namun keadaannya belum begitu stabil."copyright protection4PENANAwUMQ7MDxkt

Tiba-tiba saja aku membuka mataku, namun aku terasa lelah. Mataku kembali menutup, tidak bisa terbuka lagi. Aku melihat ibu datang, dia memijat tanganku dan menggerakkan tangan dan kakiku yang kaku. Ibu menyuap bubur ke selang yang terpasang di badan ku.copyright protection4PENANAhxeI5IsTrq

"Selamat malam, Leona. Bagaimana kabar mu," Ibu menyapa ku di saat malam supaya aku kuat.copyright protection4PENANAciSQSdJQXm

Ibu maafkan anakmu ini. Oh, lagu ini aku teringat saat ayahku koma karena jantungnya lemah. Saat itu dia belum difonis menderita penyakit 'GBS' seperti ku. Aku lalu mendengar ibu menangis saat berbicara dengan dokter waktu usia ku sepuluh 10 tahun.copyright protection4PENANASthEkorYVL

"Bu, sebaiknya ibu bersabar untuk keadaan suami ibu. Dan saya juga menyarankan kondisi anak ibu umurnya sama seperti ayahnya dia sama-sama menderita penyakit jantung."copyright protection4PENANArdjFVoooiP

Hal itu serasa membuatku sakit dan ingin menangis. Ayah dulu belum di periksa di rumah sakit ternama ini. Paman juga belum datang menemui aku dan ayah, dia masih sekolah di Hongkong untuk penyakit jantung dan yang lainnya. Mungkin dia sudah tahu bahwa ayah dan aku sama- sama memiliki jantung lemah, namun saat itu kondisi ayah belum kelihatan parah. Dia hanya mengeluh sakit dan ibuku memberi obat mariyuana atau untuk menghilangkan rasa sakit. Namun saat aku usia dua belas tahun, ayah jatuh dari kursi roda, mencoba untuk berjalan. Dan dia tidak bisa menjaga keseimbangan badannya.copyright protection4PENANAOv7Gm0U5QR

BRUUUUKKKK!copyright protection4PENANArJlInG7PE3

"Ayah, ayah jatuh," Aku segera berlari ke arah ayah.copyright protection4PENANAB6gUMcjaAB

"Ibu, tolong ayah ... aku tidak bisa melihat ayah kejang-kejang seperti ini," ucap ku yang tak tahu apa-apa.copyright protection4PENANAZo675t7ZyY

Ibu lari ke arah ku dan memberi minyak wangi, minyak hangat untuk memberi pertolongan pada ayah.copyright protection4PENANAR0HcJ5SQVx

"Leona, panggil kan ambulance nak." Aku segera menelepon ambulance.copyright protection4PENANATwEaqqmJAX

"Halo 911, tolong ayahku kejang-kejang dan dadanya biru."copyright protection4PENANAlAmsHsVPrt

"Alamatnya di mana?"copyright protection4PENANAOjuwwdBo4x

"Aku lupa alamatku, tuan."copyright protection4PENANAWY3A8u0veA

"Oke, aku akan melacak lewat peta internet."copyright protection4PENANAszbP1ThXIJ

Di ruang tamu, Ibu memangku ayahku dan menepuk dadanya. Aku hanya bisa menelepon pertolongan dan menangis karena Ayahku berkata yang aneh-aneh.copyright protection4PENANArx2V3y9FXd

"Mah, tolong jaga Leona ya. Tangan dan kakiku berat dan kesemutan. Aku seperti lumpuh," Aku hanya bisa menangis saat aku melihat mereka berdua menangis dan saling berbicara. Terdengar suara ambulance dari luar, aku berlari dengan dada yang sesak.copyright protection4PENANAcTbgujKuPY

"Tolong ... ayah sedang kritis ..." Suster dan dokter mendengar percakapan ku dan bergegas ke ruang tamu. Aku menyusul dengan memegang dadaku yang sakit, saat itu aku tidak tahu kalau aku mengidap heart failure dan katup di jantung ku tidak berfungsi normal.copyright protection4PENANA5iyg7A9oxS

Aku sampai dengan selamat di ruang tamu. Untung saja dadaku tidak sesak lagi.copyright protection4PENANA8YqaUtJ39H

"Sus, pasang oksigen dan kabel ECG nya," aku melihat suster memasang alat medis ke ayahku. Aku dan Ibu mengikuti ayahku, kami masuk ke ambulance.copyright protection4PENANAglArC5LmAB

Saat mendengar ECG yang merekam jantung ayahku, dadaku terasa sakit dan aku memegang nya.copyright protection4PENANAlFTUW1v6q2

"Kenapa anakku?" tanya ibuku.copyright protection4PENANAZy1pJWTsZ2

"Dadaku sakit sekali ... aku tidak bisa mendengar suara itu ... sa-kit," suster tiba-tiba memegang dadaku dengan stetoskop dan memeriksa tensi nya.copyright protection4PENANA9goKI0Qtnq

"Bu anak ibu sama dengan bapaknya, dia mengalami lemah jantung," Suster yang satu memasang kan aku masker oksigen, aku menangis ketakutan karena masker itu dan suster menyuntikan aku obat tidur dan memasang infus di tanganku. Aku sendiri tidak tahu, apakah aku akan sama seperti ayah?copyright protection4PENANA5J5YD2Z89p

54.80.83.123

ns54.80.83.123da2
Comments ( 0 )

No comments yet. Be the first!
Loading...
X