×

Please use Chrome or Firefox for better user experience!
Humor
School
Apakah Kehidupan SMAku Akan Hancur Hanya Karena RomCom?
Co-Writer Fandi Abdillah*
Collaborators
  • G: General Audiences
  • PG: Parental Guidance Suggested
  • PG-13: Parents Strongly Cautioned
  • R: Restricted
PG-13
RATED
58 Reads
0 Likes
0 Bookmarks
Popularity

Facebook · Twitter

FAQ · Feedback · Privacy · Terms

Penana © 2018

Get it on Google Play

Download on the App Store

Apakah Kehidupan SMAku Akan Hancur Hanya Karena RomCom?
0 Bookmarks
Intro 1 2 3 4 5 6 7
#1
Prolog
Fandi Abdillah
Sep 14, 2018
0
0
8
4 Mins Read
No Plagiarism!NPm5l5DAHoZX3tv7EF81posted on PENANA

Seorang anak perempuan menyandarkan tangannya di pepohonan yang besar dan tinggi dengan napas terengah-engah sembari memanggil anak laki-laki yang berlari agak jauh di depannya itu. “Yuu-kun jangan cepat-cepat!”copyright protection8PENANAywMDc9NWFQ

Anak laki-laki itupun memutar badannya dan mengejek perempuan itu. “Kau aja yang lambat, heheheh.”copyright protection8PENANAXtFjy0pcA6

Perempuan itupun menggembungkan pipinya. “Mooo.”copyright protection8PENANABA4E3zLIfU

Kenapa aku memimpikan ini? Apakah ini adalah ingatan sebelum kecelakaan 9 tahun yang lalu? Pasti karena benturan di kepalaku lah yang membuat ingatan masa kecilku ini hilang. Tapi kenapa ingatan ini muncul kembali?copyright protection8PENANAKNqxrDHfAm

Pemandangan pun tiba-tiba berubah, yang tadinya aku melihat seorang anak laki-laki dengan perempuan berada di dataran pegunungan. Kini terlihat aku berada di dapur yang cukup besar sambil mengunyah makanan yang ada di mulutku.copyright protection8PENANA5xQKRpLgBm

Tiba-tiba seorang perempuan datang dari balik ruang sambil membawa mainan yang berada di tangan kanannya. “Yuu, ayo ke rumahku main masak-masakan.”copyright protection8PENANAncWrR00DJg

Aku tidak tahu mainan apa itu, karena saat aku melihat mainannya. Mainan itu langsung menjadi buram.copyright protection8PENANAxt3Y0vCHKc

Akupun menjawabnya dengan mulut yang terisi makanan. “Tuwnggu akwu lgwi mwakwan.”copyright protection8PENANA4PJUAAkmRV

Dia tertawa dan menjatuhkan sebagian mainannya. “Pfftt, hahaha.”copyright protection8PENANAIe8FF0FGDo

Siapa perempuan ini? Aku tidak bisa mengingat wajahnya. Apakah dia teman masa kecilku? Jika dia memang benar teman masa kecilku, mungkin aku bisa minta bantuan dia untuk mengetahui kejadian 9 tahun yang lalu.copyright protection8PENANAWaS09SvLAg

Pemandangan di dalam ruangan pun, tiba-tiba berubah menjadi pemandang villa yang terbakar dengan mengerikan dan terlihat, seorang anak perempuan yang mengulurkan tangannya. Anak perempuan itu berada di antara reruntuhan kayu yang terbakar.copyright protection8PENANAXF5HAGiU29

Wajah perempuan itu sedikit berlumuran darah sambil mengulurkan tangannya itu. “Yuu, tolong aku!”copyright protection8PENANAQKnZq2Z6JC

Suara ini, ini adalah suara dari kecelakaan 9 tahun yang lalu. Kenapa aku mendengar suara ini?copyright protection8PENANAuFNnGWgbIQ

Pemandangan villa terbakar mengerikan itu yang diiringi dengan suara anak perempuan yang meminta tolong beberapa kali. Secara berangsur-angsur pemandangan itu semakin memburam dan kini yang terlihat di depanku ada lampu berukuran sedang, menempel di dinding berwarna coklat kehitam-hitaman. Tidak lama kemudian aku sadar, kalau aku telah terbangun dari mimpi menyeramkan itu dan berada di kamarku.copyright protection8PENANArFvxn5dFZg

Owh iya, ini kan kamarku. Buat apa aku terkejut seperti itu.copyright protection8PENANAOQ0cPreOxX

Sambil memegang kepalaku. “Geh…. Kenapa aku terus memimpikan hal ini?”copyright protection8PENANAr2DfpjbFvT

Apa aku kebanyakan begadang ya akhir-akhir ini? Lagipula, siapa anak perempuan itu? Apa dia teman masa kecilku?copyright protection8PENANAwXz1uW7IB7

Tanda tanya memenuhi otakku hingga tidak lama kemudian terdengar suara pintu terbuka.copyright protection8PENANAYqXZCNqRBX

*Kreekcopyright protection8PENANAP30sipMu4h

Mungkin itu Ibu. Mengapa aku beramsumsi begitu? Karena tidak mungkin Adikku masuk ke kamar tanpa seijinku. Jika Adikku melanggar hal itu. Maka aku akan mengerjainya dengan mendinginkan air bak saat ia hendak mandi.copyright protection8PENANAnAeXCJTKsv

Kejam tapi efektif umtuk setan licik seperti dia.copyright protection8PENANARqWPqyCRpe

Dengan raut wajah cemas dan bingung yang terpampang di wajahnya. “Yuu-kun! Kamu kenapa berteriak gitu?”copyright protection8PENANAOfhOIzeu3j

Benarkan.copyright protection8PENANAMrU1owLihd

Sambil memegang kepalaku yang masih terasa sakit yang tidak aku ketahui apa penyebabnya. “Tidak apa-apa bu, cuma mimpi buruk.”copyright protection8PENANAO8EKY4iBVI

Padahal hanya mimpi, tapi kenapa kepalaku terasa sakit seperti ini. Dan juga aku tidak begitu ingat dengan apa yang kukatakan saat mimpi tadi.copyright protection8PENANAPKY6zGGNaK

“Owh, cepat pakai bajumu ya!”copyright protection8PENANA7Xb1YAyJTP

Mengangguk kecil. “H-Hmm…”copyright protection8PENANAWHYBsWFKxB

Kenapa ibu tidak menanyakan tentang mimpiku? Mungkin ibu berpikir, “Yuu mungkin bermimpi tentang hal mesum.”copyright protection8PENANAtnlruV8aIj

Pikiran orang tua hehhh.copyright protection8PENANAUQg6ReHpYA

Ketika aku sudah selesai berasumsi yang aneh seperti itu. Aku cepat-cepat turun ke bawah melalui tangga yang berada di depan pintu kamarku untuk mencuci mukaku. Setelah selesai mencuci muka, aku berjalan ke kamarku untuk memakai seragam sekolah.copyright protection8PENANAeVhcwJ9buH

Namaku Kisaragi Yuuichi. Aku bersekolah di SMA Kagamihara yang berada di Prefektur Kagoshima, Kota Kagoshima. Untuk penampilan, aku memilki rambut yang agak acak-acakan berwarna hitam, badanku bisa dibilang ideal, tidak begitu gemuk dan kurus. Di atas alis kanan terdapat sebuah luka bakar akibat kecelakaan 6 tahun yang lalu dan aku sama sekali tidak tahu apa yang terjadi saat kecelakaan itu.copyright protection8PENANAMY48qy3yJM

Saat aku menanyakan apa yang terjadi saat itu, Ibu dan Ayah selalu mengalihkan topik pembicaraan. Yang kuingat saat kecelakaan 9 tahun lalu hanyalah aku tertimpa balok kayu besar yang terbakar.copyright protection8PENANAREC8KumrTl

Aku turun ke bawah menuju ke ruang makan untuk menyantap sarapan pagi yang telah disiapkan Ibuku. Saat aku sudah berada di dapur, aku sadar bahwa ada yang kurang, namun apa ya?copyright protection8PENANA28gklM4uYz

Sambil memikirkan hal itu sembari hendak duduk di kursiku.copyright protection8PENANAcLxgTYPXxz

Owh iya, aku baru ingat. Kenapa Adikku tidak ada pas sarapan? Biasanya dia selalu menyapaku dengan wajah cerianya saat aku hendak menuju ke ruang makan.copyright protection8PENANAJpdmxYQUpK

Aku menanyakan tentang Adikku pada Ibuku karena aku penasaran di mana ia berada. “Rin tidak makan ya?” tanyaku.copyright protection8PENANAfsSvMdiQHg

Rin itu adalah adik angkatku. Nama panjangnya Kisaragi Rin dan dia adalah anak kandung dari Ayah tiriku. Dia juga satu sekolah dan seangkatan denganku. Memilki model rambut twin tail yang dicat berwarna putih, tubuh kecil dan langsing dengan wajah yang keadikan. Jika dia menjadi gravure model, mungkin dia berada pada peringkat 3 keatas.copyright protection8PENANApU2XaWV0Tt

Ibu menjawab sambil memasak ikan di dapur. “Katanya dia pergi lebih dulu soalnya pengen ngerjain pr.”copyright protection8PENANAzDSM0qKQka

Dengan nada datar aku menjawab ibu. “Owh…”copyright protection8PENANABACt6oGofo

Walaupun terlihat kalem, adikku itu selalu aktif dalam sosial. Kenapa aku bilang dia kalem? Karena adikku itu seperti hewan buas yang mudah jinak, jika tidak ada yang berbicara dengannya, dia seperti ular yang menunggu mangsa, tapi jika dia diajak berbicara, dia seperti kucing yang selalu dekat dengan siapapun. Mungkin seperti itulah sifat adikku, memang aneh dia.copyright protection8PENANAFEiIBtExtx

Saat aku selesai memakan sarapanku. Aku ke pintu rumah untuk memakai kaos dan sepatuku.copyright protection8PENANA03bTQbjA2E

Setelah selesai memasang sepatu, aku berpamitan pada ibuku. “Aku pergi dulu ke sekolah.”copyright protection8PENANALDeo7lNOK2

Ibu melambaikan tisu dengan tangan kanannya dan itu terlihat sangat memalukan jika dilihat orang lain. “Hati-hati ya!”copyright protection8PENANAcqGv8iZMQt

Heh… seperti biasa. Ibu selalu membuat lelucon garingnya.copyright protection8PENANAkQwwKmH3XK

Aku membuka pintu rumah dan berjalan pergi menuju ke sekolah.copyright protection8PENANAIJoX7viUj2

Seperti nya aku harus melewati neraka lagi, yang aku maksud neraka itu adalah sekolahku. Jika novel ini bergenre fantasi, pasti neraka di arahkan ke raja iblis atau semacamnya.copyright protection8PENANAWwsD1BW1nM

Pemikiran yang gila.copyright protection8PENANAuID0ennWrl

54.166.141.69

ns54.166.141.69da2
Comments ( 0 )

No comments yet. Be the first!
Loading...
X