×

Penana
search
Loginarrow_drop_down
Registerarrow_drop_down
Please use Chrome or Firefox for better user experience!
  • Writer
    Sisilia Selestkha Gustie
    Sisilia Selestkha Gustie
    [ My OC Bio Roleplay ] ★Name : Selly ★Race : Human ★Status : •Student •Commander of N.E.S.T Autobot ★Age: 18 ★Height: 159cm ★Weight: 49 ★Zodiac : Aquarius ★Blood Type : O ★ Animal Zodiac : Tiger ★Likes: Animals , Japanese-korean food , novel , any unique rare stuff that she's never see it. ★Dislikes: Snakes (she has a trauma with snakes because of her friend classmate take her watching " Anaconda " Movie ) ★Hates: When somebody say bad things to her parents . ★Characteristic traits: • Her right eye has vampire half demon curse mark whenever she's use dark power by her other side of her , Selvy Sylvania the guardian of underworld. • Her left eye as blue flame when she to more boost her attack / weapon whenever battling with the opponent. ★ Characteristics : >> Positive Empathy , witty , funny , independent , wise , and kind. >> Negative Heart cold , naive , badass , emotional. ★Background story: Selly's parents died at when she was little , her mother " Christina " die after she was born and her father " Yohanes " got bad brain cancer when she's 6 years old. She didn't have any close family members to take care of him. Her grandmother, decided to take her in and raised Selly himself after her father past away. Selly grew up with her grandmother and turn into independent person because of her grandmother teach her. After many years , Selly found something outside her school field basketball after done her school activity. the AllSpark viewed her with great regard, bestowing upon her a collar crystal necklace with miraculous powers . Since discovering her true crystal power, her DNA been absorbed by the power of AllSpark to gain Cybertronian abilities such as enhanced strength, speed, and the ability to create destructive spheres of energy with her hands, as well as the ability to transform into an armored form with several weapons . Over the years, Selly has displayed good leadership skills, as well as the ability to adapt his attitude to a situation, becoming serious when it's called for. He became more mature, responsible and sensible. She's kind-hearted, willing to sacrifice even her own life for others. Her idealistic views and unwillingness to compromise his values - aspects condemned by Optimus, yet commended by others - sometimes drive her to act against reason, such as helping her enemies if they need it . Optimus has praised Selly's good nature, going so far as to say she had the gift to make the right choices at the right moments. now, she helps fight the Decepticons and other villains alongside her friends and other teammates.
    See more
Fictional World
PG
0
0
1.4K
0

swap_vert

Jakarta , 1 Febuari 1998 , di rumah sakit Bersalin Asih . tampak seseorang bernama Agung dan Kristina . Agung sedang khawatir dengan keadaan Kristina yang mulai tidak baik . “ Dokter Amru , gimana keadaan istriku ? apakah dia akan baik – baik saja ? . “ tanya Agung dalam keadaan gelisah . dokter Amru sebenarnya tidak mau menjawab karena tak mau membuat Agung tersinggung tentang keadaan Kristina .“ Aku mohon dokter Amru , apakah dia akan baik – baik saja?! “ kata Agung sambil memegang tangan dokter Amru dengan berdepresi serius . akhirnya dokter Amru pun menjawab sambil menghembuskan napas , “ Pak Agung...sebenarnya istri anda kena tumor dalam rahimnya .”

“ APA ?! . “ Agung terkejut saat mendengar berita dari dokter Amru . “ Aku mohon! Selamatkan istriku dan anakku ! “ jawab Agung . “ Pak , kami tidak bisa menyelamatkan dua – duanya . karena penyakit tersebut semakin parah , tetapi Bapak harus memilih satu . istri anda ? atau anakku anda? “ tanya dokter Amru . Agung hanya terdiam dengan perasaan khawatir , sebenarnya ia tak ingin kehilangan kedua – duanya . lalu Kristina pun memanggil Agung dalam kondisi lemas. “ A-Agung ... aku rela kan diriku demi menyelamatkan anak kita . jadi ... saya ikhlas di operasi tumor . “ kata Kristina . Agung berlari ke Kristina sambil memeluknya dengan erat . “ Jangan Kristina ... aku juga tak mau kehilangan kamu . aku tak bisa menahan rasa pedih ini .”


Kristina menyentuh wajah Agung dengan senyuman sedih . “ Agung ... jangan bersedih , nanti aku juga ikut sedih . aku berjanji kepadamu , aku akan selalu dampingimu selamanya . Anakmu pasti akan menjagamu ... aku sudah membayangkan jika anak kita kalau sudah besar nanti . Agung , selamatkanlah anak kita . “ kata Kristina . mendengar permintaan dia , Agung mengusap matanya dan mengangguk . “ Baiklah ... Kristina , aku terima keinginanmu . “ Kristina tersenyum sambil menangis . Lalu , Agung balik ke dokter Amru sambil mengangguk “ Dokter ... aku mau menyelamatkan anakku . “ dokter Amru menerima permintaan Agung .


Dokter Amru dan semua dokter di dalam UGD sedang mulai melakukan operasi sesar pada rahimnya Kristina . sedangkan Agung berdoa di luar UGD memohon kepada Allah semoga Kristina dan Anakknya selamat dalam proses operasi sesar tersebut.

Beberapa jam kemudian , Dokter Amru memberi sukacita pada Agung . “ Selamat Bapak Agung , anak anda perempuan . “ Agung pun menggendong anakknya tersebut sambil membawanya ke Kristina . “ Lihat Kristina , anak kita perempuan wajahnya dan rambutnya persis seperti dirimu . “ kata Agung.

Kristina tersenyum sambil menghelus – helus pipi anak mereka berdua . “ iya ... kamu benar , juga matanya seperti kamu . ku beri nama Selly . kalau dia sudah besar nanti , pasti dia akan menjadi putri yang sukses ... Selly , mama senang melihatmu . “ Agung tesenyum ke Kristina dan bayu Selly. Akan tetapi , tiba – tiba jantung Kristina berdetak cepat membuat pernapasannya mendesak . Agung cepat – cepat memeluk Kristina sambil menggendong bayi Selly.

“ Kristina ! kumohon jangan meninggalkan aku dan putriku . “ kata Agung sambil menangis . “ Agung ... sudah saatnya aku harus pergi . terima kasih ... selalu menemaniku dari awal kita bertemu . Selly ... putriku , jagalah papamu . seandainya waktu tak terhenti ... aku masih bisa menjagamu . “ Kristina menutup matanya dan jantung pun berhenti berdetak.


*****

Matahari selalu tersenyum menyapa dan menemani hidupku yang kelam . Hujan tidak pernah menghampiri beberapa bulan ini dan tidak membasahi tubuhku . awan membentuk relief – relief yang menenkan hati . 16 tahun ... aku dilahirkan dan hidup bersama Eyang , Om Tio dan Tante Andri setelah Papaku meninggal karena virus kanker otak sejak aku duduk bangku kelas 1 SD umur 6 tahun .

Kadang – kadang banyak sekali cobaan yang aku harus hadapi dalam melakukan aktivitas sehari – hari . tetapi aku tetap tabah semangat dalam melewati tantangan hidupku . aku selalu percaya .

favorite
0 likes
Be the first to like this issue!
swap_vert

X