×

Please use Chrome or Firefox for better user experience!
Write a New Story!

Invite

Feedback
familylove

RizNLina
5Mins Each
2
ISSUES
Keluarga Nafsu
Updated Jul 14, 2018
R On Break
70
13273
43
Family
Adventure

Manila Heights, Quezion City, Philipines

Jan 2017

Jam telah menunjukkan angka 1 pagi. Suasana dingin terasa setelah usai hujan sejak petang tadi sehingga ke larut malam. Terkadang angin malam bercampur embun pagi singgah menyapa rumah-rumah agam di Manila Heights. Termasuk sebuah rumah agam 2 tingkat yg dibina dipenghujung kawasan perumahan tersebut. Namun, kedinginan malam tidak membuatkan penghuni rumah itu menghentikan aktiviti mereka.

"Lagi sayang lagiii. Fuck laju-laju sayang."

"Ahhhh. Ahhh. Ahhhhh. Sedapnya sayang."

Terkadang terangkat-angkat badan perempuan itu yg usianya hampir mencecah 60 tahun itu kesedapan akibat hentakan padu batang muda tujuh inci di liang kewanitaannya. Air nikmat mengalir di paha dan membasahi cadar tempat mereka mengawan. Berbagai posisi seks dimainkan demi memuaskan nafsu buas mereka. Percintaan mereka seakan-akan tiada habisnya.

Di bilik bersebelahannya pula tidak kurang hebatnya.

"Darling, tonggeng cepat."Arah satu suara lelaki.

"Ohhh yessss. Dalam lagi. Ahhhh."

Menjerit keenakan wanita muda berumur 40 tahun itu apabila zakar tua enam inci dibenamkan di lubang farajnya yg berlecak hebat itu. Aktiviti henjut menghenjut pun berlaku dengan pantas. Lubang faraj yg dibanjir dipenuhi air nikmat yg tidak henti-henti keluar memudahkan aksi mengawan bagaikan haiwan liar yg penuh keghairahan itu. Aksi mereka sama liarnya dengan pasangan yg mula-mula tadi. Semua posisi dicuba dan mereka 'bertempur' habis-habisan sehingga ketitisan air yg terakhir.

Lain pula dibilik bawah. Suasana masih tenang. Keghairahan belum terasa. Namun, aksi video porno ditonton bersama dalam keadaan bogel sebagai pembuka selera mereka pada malam yg indah itu. Aksi seks dua orang remaja lelaki dan perempuan ditayang di screen tv.

Lantas, mereka yg kedua-duanya juga remaja mula mengusap-ngusap badan pasangan. Tangan si lelaki merayap rayap dicelahan kelangkang si remaja perempuan. Tangan sebelahnya pula bermain-main buah dadanya yg sedang mekar berbuah itu pula. Puting pink milik wanita itu digentel dan kemudianya dihisap bagaikan bayi kelaparan. Menggeliat dan mendesah keenakan wanita tersebut akibat kenakalan lidah dan mulut lelaki itu.

"Ahhh. Danny, lagi lagi."

Kemudian lelaki itu turun menjilat faraj muda wanita itu yg tembam, licin tiada sehelai bulu pun kerana selalu dicukur. Keindahan faraj itu menyebabkan nafsu lelakinya dirangsang hebat lalu dia menyembamkan muka ke lembah berahi tersebut. Kemudian menghulurkan lidah menjilat seluruh bibir faraj, menjolok-jolok lubangnya dengan lidah, kemudian biji farajnya pula dijilat-jilat dan dihisap dengan rakus, terkadang digigit-gigit kecil 'button' sakti.

Cairan nikmat mula keluar dari lubuk subur tersebut.

"Ahhhh. Sedap sayang."

10 minit kemudian.

"Jolok lagi Danny. Ahhhhhh Ahhhhh. Fuck me fuck me."

Romance
Family
Adventure
Read More
Solo Work

Keluarga Nafsu

Manila Heights, Quezion City, Philipines

Jan 2017

Jam telah menunjukkan angka 1 pagi. Suasana dingin terasa setelah usai hujan sejak petang tadi sehingga ke larut malam. Terkadang angin malam bercampur embun pagi singgah menyapa rumah-rumah agam di Manila Heights. Termasuk sebuah rumah agam 2 tingkat yg dibina dipenghujung kawasan perumahan tersebut. Namun, kedinginan malam tidak membuatkan penghuni rumah itu menghentikan aktiviti mereka.

"Lagi sayang lagiii. Fuck laju-laju sayang."

"Ahhhh. Ahhh. Ahhhhh. Sedapnya sayang."

Terkadang terangkat-angkat badan perempuan itu yg usianya hampir mencecah 60 tahun itu kesedapan akibat hentakan padu batang muda tujuh inci di liang kewanitaannya. Air nikmat mengalir di paha dan membasahi cadar tempat mereka mengawan. Berbagai posisi seks dimainkan demi memuaskan nafsu buas mereka. Percintaan mereka seakan-akan tiada habisnya.

Di bilik bersebelahannya pula tidak kurang hebatnya.

"Darling, tonggeng cepat."Arah satu suara lelaki.

"Ohhh yessss. Dalam lagi. Ahhhh."

Menjerit keenakan wanita muda berumur 40 tahun itu apabila zakar tua enam inci dibenamkan di lubang farajnya yg berlecak hebat itu. Aktiviti henjut menghenjut pun berlaku dengan pantas. Lubang faraj yg dibanjir dipenuhi air nikmat yg tidak henti-henti keluar memudahkan aksi mengawan bagaikan haiwan liar yg penuh keghairahan itu. Aksi mereka sama liarnya dengan pasangan yg mula-mula tadi. Semua posisi dicuba dan mereka 'bertempur' habis-habisan sehingga ketitisan air yg terakhir.

Lain pula dibilik bawah. Suasana masih tenang. Keghairahan belum terasa. Namun, aksi video porno ditonton bersama dalam keadaan bogel sebagai pembuka selera mereka pada malam yg indah itu. Aksi seks dua orang remaja lelaki dan perempuan ditayang di screen tv.

Lantas, mereka yg kedua-duanya juga remaja mula mengusap-ngusap badan pasangan. Tangan si lelaki merayap rayap dicelahan kelangkang si remaja perempuan. Tangan sebelahnya pula bermain-main buah dadanya yg sedang mekar berbuah itu pula. Puting pink milik wanita itu digentel dan kemudianya dihisap bagaikan bayi kelaparan. Menggeliat dan mendesah keenakan wanita tersebut akibat kenakalan lidah dan mulut lelaki itu.

"Ahhh. Danny, lagi lagi."

Kemudian lelaki itu turun menjilat faraj muda wanita itu yg tembam, licin tiada sehelai bulu pun kerana selalu dicukur. Keindahan faraj itu menyebabkan nafsu lelakinya dirangsang hebat lalu dia menyembamkan muka ke lembah berahi tersebut. Kemudian menghulurkan lidah menjilat seluruh bibir faraj, menjolok-jolok lubangnya dengan lidah, kemudian biji farajnya pula dijilat-jilat dan dihisap dengan rakus, terkadang digigit-gigit kecil 'button' sakti.

Cairan nikmat mula keluar dari lubuk subur tersebut.

"Ahhhh. Sedap sayang."

10 minit kemudian.

"Jolok lagi Danny. Ahhhhhh Ahhhhh. Fuck me fuck me."

Read More
Solo Work
夢之彼羽棠(紫霓月)
4Mins Each
53
ISSUES
花朵的眼淚
Updated Mar 20, 2018
G Planning
84
4053
83
Spiritual
Inspirational

嗯…這不是我第一次創作,但是這是我第一次將「我所妄想的世界分享給大家。」

(微奇幻向)

從現在開始,我會和紫霓月一起創作喔!

故事的主角是一名少女,因父親在少女出生前就已經下落不明,家中只好由母親一人扛起,獨自拉拔雪花長大,這將是個描述少女既充滿悲傷,痛苦,悔恨各種負面情感,同時卻又不可思議的故事

即將展開重製計劃,敬請不要期待

General
Spiritual
Inspirational
Read More
3 Collaboration Spaces Available

花朵的眼淚

嗯…這不是我第一次創作,但是這是我第一次將「我所妄想的世界分享給大家。」

(微奇幻向)

從現在開始,我會和紫霓月一起創作喔!

故事的主角是一名少女,因父親在少女出生前就已經下落不明,家中只好由母親一人扛起,獨自拉拔雪花長大,這將是個描述少女既充滿悲傷,痛苦,悔恨各種負面情感,同時卻又不可思議的故事

即將展開重製計劃,敬請不要期待

Read More
3 Collaboration Spaces Available
HolyMicin
1Min Each
0
ISSUES
HOMEY
Updated Dec 22, 2017
G
0
110
0
Family
Short Story

Weekend, apalagi long weekend, apalagi kalau long long long weekend, merupakan kesemptan emas bagi para perantau, seperti gue, untuk kembali ke kampung halaman dan melepaskan penat dari ibu kota yang bisa bikin gila. dari bisingnya, panasnya, asap knalpotnya, emosi orang-orangnya, lampu merah yang ngga punya power sama sekali nya, dari penjual yang parkir elegan dimana aja, dan masalah masalah lainnya yang saking kebanyakan dan terjadi salam satu waktu yang bersamaan, sehinggal lebih sering memutuskan gue untuk ambil sikap DIEM AJA LAH. Karena kalau ngikutin emosi, dan di konversi jadi keringet, mungkin berat badan gue skrg udah cuma 2,5 ons, standard ala ala Victoria Secret model gitu kan. CAPEK BGT.Makanya, tiap ada kesempatan, gue selalu lebih memilih untuk menghabiskan waktu di rumah aja. Meskipun harus duduh 90 derajat di kursi kereta ekonomi selama hampir 9 jam dan selama itu jg gue terjaga sebab tidur manjha adalah sesuatu yang tabu, ya, gue rela. demi bisa nginjek rumah. emang di rumah ngapain sih? DOING NOTHING MUCH. cuma gegoleran, sama makan, sama nafas, sama ngedip, udah gitu doang. tapi ada satu perasaan yang ngga bisa gue dapetin pas di Jakarta, ketenangan batin. disini itu, nyaman. suaranya ngga bikin ruwet kepala. Sampe suara orang-orang yang lagi ngobrol pun, menyenangkan. Percakapan sederhana, tenang masalah sehari-hari. Bukan omongan berat tentang politik, pendidikan, sistem ekonomi, mimpi-mimpi untuk mengubah dunia.  Cuma sekedar percakapan "masak apa hari ini?" Dan semuanya itu menarik. Tidak perlu berat berat.Dan satu hal yang tidak bisa gue dapatkan ketika di ibu kota, yaitu, sosialisasi. I mean, interaksi dengan strangers. Seperti barusan pas balik ke rumah, di angkutan umum, kita ngga terbentengi untuk tidak saling menyapa. hanya sekedar bertanya "Tinggal dimana Dek?" dan percakapan pun mengalir. Coba di Jakarta? wah, sudah muncul kecurigaan kecurigaan jika ada yang berusaha ramah. Langsung memeluk erat semua barang-barang berharga. tatapan sinis dan mata runcing pun terbentuk dengan sempurna di bawah alam sadar.. Insecure. takut ini. takut itu....ini, yang aku butuhkan untuk hidup sebenarnya. sederhana. dan tenang. btw, itu foto sama cerita emg ngga nyambung sih. itu bukan di Ciamis, tapi di Napoli. cuma pengen sombong aja kalau gue pernah ke Napoli. bareng sama Raisa. hahaha. ❤️

Other
Family
Short Story
Read More
Solo Work

HOMEY

Weekend, apalagi long weekend, apalagi kalau long long long weekend, merupakan kesemptan emas bagi para perantau, seperti gue, untuk kembali ke kampung halaman dan melepaskan penat dari ibu kota yang bisa bikin gila. dari bisingnya, panasnya, asap knalpotnya, emosi orang-orangnya, lampu merah yang ngga punya power sama sekali nya, dari penjual yang parkir elegan dimana aja, dan masalah masalah lainnya yang saking kebanyakan dan terjadi salam satu waktu yang bersamaan, sehinggal lebih sering memutuskan gue untuk ambil sikap DIEM AJA LAH. Karena kalau ngikutin emosi, dan di konversi jadi keringet, mungkin berat badan gue skrg udah cuma 2,5 ons, standard ala ala Victoria Secret model gitu kan. CAPEK BGT.Makanya, tiap ada kesempatan, gue selalu lebih memilih untuk menghabiskan waktu di rumah aja. Meskipun harus duduh 90 derajat di kursi kereta ekonomi selama hampir 9 jam dan selama itu jg gue terjaga sebab tidur manjha adalah sesuatu yang tabu, ya, gue rela. demi bisa nginjek rumah. emang di rumah ngapain sih? DOING NOTHING MUCH. cuma gegoleran, sama makan, sama nafas, sama ngedip, udah gitu doang. tapi ada satu perasaan yang ngga bisa gue dapetin pas di Jakarta, ketenangan batin. disini itu, nyaman. suaranya ngga bikin ruwet kepala. Sampe suara orang-orang yang lagi ngobrol pun, menyenangkan. Percakapan sederhana, tenang masalah sehari-hari. Bukan omongan berat tentang politik, pendidikan, sistem ekonomi, mimpi-mimpi untuk mengubah dunia.  Cuma sekedar percakapan "masak apa hari ini?" Dan semuanya itu menarik. Tidak perlu berat berat.Dan satu hal yang tidak bisa gue dapatkan ketika di ibu kota, yaitu, sosialisasi. I mean, interaksi dengan strangers. Seperti barusan pas balik ke rumah, di angkutan umum, kita ngga terbentengi untuk tidak saling menyapa. hanya sekedar bertanya "Tinggal dimana Dek?" dan percakapan pun mengalir. Coba di Jakarta? wah, sudah muncul kecurigaan kecurigaan jika ada yang berusaha ramah. Langsung memeluk erat semua barang-barang berharga. tatapan sinis dan mata runcing pun terbentuk dengan sempurna di bawah alam sadar.. Insecure. takut ini. takut itu....ini, yang aku butuhkan untuk hidup sebenarnya. sederhana. dan tenang. btw, itu foto sama cerita emg ngga nyambung sih. itu bukan di Ciamis, tapi di Napoli. cuma pengen sombong aja kalau gue pernah ke Napoli. bareng sama Raisa. hahaha. ❤️

Read More
Solo Work