Semenjak acara kobel memek beberapa hari lalu, entah kenapa aku jadi merasa sepeti ketagihan. Nafsu birahiku seperti terus meronta untuk dipuaskan. Tanpa mempedulikan waktu ataupun kondisi yang sedang kujalani.
3796Please respect copyright.PENANATSNzknmsm4
Seperti pagi ini. Disaat aku pulang mengantar Gea berangkat sekolah, rasa gatal di kemaluanku kembali memintaku untuk menggaruknya. Bukan, yang kumaksud bukan gatal karena penyakit kelamin. Melainkan gatal karena ingin mendapatkan kepuasan lebih.
3796Please respect copyright.PENANAkJmzwQG6wM
Aku yang memang tak punya banyak kegiatan berarti, seolah selalu terjebak dalam kegiatan yang tak produktif. Karena satu-satunya kegiatan yang menyita waktuku selain mengurus keluarga ini hanyalah mengurus online shopku. Terlebih, karena online shopku sudah sepenuhnya otomatis, hal yang bisa kulakukan hanyalan melamun.
3796Please respect copyright.PENANAUUlx5nz339
“Hmmm.. Sekarang aku harus ngapain lagi, yaa..?” Tanyaku setiap kali aku kehabisan kesibukan setelah semua kegiatan rumah kulakukan. “Beberes rumah sudah, masak sudah, cuci baju juga sudah. Yaudah… Akhirnya melamun deh… “
3796Please respect copyright.PENANAHaIl8MrGIj
Bagiku, melamun adalah hal yang lumrah. Karena melamun dapat memberikan banyak manfaat untuk bisa membuat mentalku tetap sehat, membuat stressku berkurang, dan dapat membantu untuk memecahkan masalah sedang kuhadapi. Melamun, juga bisa kugunakan untuk meningkatkan pola berpikir dan skill kreatifitasku.
Intinya, aku suka sekali melamun. Dan aku bisa menghabiskan banyak waktu untuk dapat menikmati keasyikan melamun. Hanya saja, setelah aku pindah kemari melamun lebih banyak membawaku ke hal-hal yang negatif. Kotor. Dan mesum.
3796Please respect copyright.PENANA823lsWC2pv
Karena beberapa saat setelah aku tenggelam dalam lamunan, otak kotorku selalu memunculkan hal-hal yang erat kaitannya dengan seks, kemaluan, dan kenikmatan ketika orgasme. Aku jadi sering terangsang sendiri. Dan ujung-ujungnya hanya bisa kuhilangkan dengan cara masturbasi.
3796Please respect copyright.PENANAkt4YwL9X3r
AAAHHH
Tiba-tiba, aku merasa kulitku menjadi lebih sensitif ketimbang biasanya. Dan hanya dari usapan tangan di kulit, aku jadi merasa horny sendiri. Aku menjadi birahi.
3796Please respect copyright.PENANA4xmWhy36dF
Nafsuku menaik dan tanganku secara otomatis, mulai meraba-raba payudara dan vaginaku yang sudah terlebih dahulu membasah.
3796Please respect copyright.PENANAYUWEfhRihi
Dengan tangan kiri, kuremas tetekku dan kuputar-putar putingnya. Sementara dengan tangan kanan, kuusap-usap celah vaginaku yang sudah membasah dari luar celana dalam.
3796Please respect copyright.PENANAX7VYrF8LJ6
“Aaaaahhhh…. Nikmatnyaaaa…” Lenguhku yang mulai larut dalam nikmatnya pra-masturbasiku. Aku mulai dilema. Karena jujur, kenikmatan masturbasi memang sangatlah sulit untuk kubendung. Satu sisi aku ingin bisa mengatasi lamunan jorokku. Di sisi lainnya aku nafsu birahiku menghilang karena telah terpuaskan.
3796Please respect copyright.PENANASEev7wkv3g
“Aaahh.. Masa bodoh… “ Seruku cuek yang tanpa menghiraukan dilema di hatiku.
3796Please respect copyright.PENANAAoAxGEjTTi
Kurogoh kancutku dari bawah lubang celanaku dengan tangan kananku. Kusibakkan kain penutup kemaluanku kesamping lalu kuselipkan jari tanganku masuk kevaginaku. Setelah itu, ku usap celah kemaluanku yang sudah mulai basah dengan perlahan.
3796Please respect copyright.PENANAwLhffzousQ
Sementara itu, tangan kiriku kuselipkan masuk kedalam kaosku. Merayap kebawah beha kemudian meremas payudaraku. Tak lupa aku juga memilin putingku yang makin mengeras.
3796Please respect copyright.PENANA41NQ9qSwOC
“Aaahhhh… Nggghhhh.. Memekku gatel banget…” Lenguhku sambil memejamkan mata. Kusandarkan punggungku kesofa ruang tamu, dan melebarkan kedua pahaku.
3796Please respect copyright.PENANAR8wSfXwgGA
CLEK CLEK CLEK CLEK
Ruang tamu yang awalnya sepi, sekarang mulai terisi oleh suara decak vaginaku yang basah. Becek, berisik, dan penuh lenguhan serta suara desahanku.
3796Please respect copyright.PENANA74zfW8pzUT
TING TONG… TING TONG…
“PAAAAAAKEETT….” Seru seorang laki-laki tiba-tiba terdengar saat aku baru saja memulai masturbasi pagiku. Membuat dilemaku kembali muncul. Apakah aku harus menghentikan kobelan jariku untuk menerima kiriman? Atau meneruskan hingga aku orgasme.
3796Please respect copyright.PENANAwK0qGWFB0x
CLEK CLEK CLEK CLEK CLEK CLEK CLEK
“Tentu saja…. Daripada harus mengambil paket, aku lebih memilih untuk bisa dapet Orgasme…” Seruku yang makin mempercepat usapan vaginaku.
3796Please respect copyright.PENANAKXUOTs8KAP
CLEK CLEK CLEK CLEK CLEK CLEK CLEK
“Mirna.. STOOOPPP… Hentikan Mirnaaa…” Ucap batinku yang mencoba menyadarkanku jika ada orang lain yang ada disekitarku. Namun, bukannya aku peduli, aku malah makin mengucek biji klitorisku secepat mungkin.
3796Please respect copyright.PENANAKrAItsxg2C
Berharap bisa mendapatkan orgasmeku secepat mungkin.
3796Please respect copyright.PENANAbNG5AhpN3K
TING TONG… TING TONG…
“PAAAKEEEEEEEETT….” Seru kurir expedisi lagi-lagi berteriak dari luar pintu rumahku. Dengan suara yang lebih lantang daripada sebelumnya.
3796Please respect copyright.PENANAqMuSiX0TUN
“Aaahhhh… Sialan…. Ngeganggu banget sih kamu jadi orang, Mas… ? “ Ucap batinku kesal karena mendapat gangguan kurir expedisi itu.
3796Please respect copyright.PENANAKL3MMIElll
KROSAK KROSAK
Tiba-tiba, kudengar dedaunan kering yang terinjak. Disusul oleh bayangan seseorang diluar jendela ruang tamu yang melongok-longok kedalam rumahku.
3796Please respect copyright.PENANAWusM6KF8K0
TOK TOK TOK
“Mbaaakk…..? PAKEEETTT…!!!” Suara lantang kurir itu kali ini berteriak. Sambil mengetuk-ketuk kaca jendela disamping teras rumahku.
TOK TOK TOK
3796Please respect copyright.PENANAy8CpKoZ3df
“Mirna… Ada orang diteras rumahmu…!!” Jerit batinku saat melihat dari sela kedua pahaku, ada lelaki kurus yang mengintip ulah mesumku. Buru-buru, kukatupkan pahaku.
3796Please respect copyright.PENANAF3uZHpUANc
Menyembunyikan bukaan celana dalam yang sudah basah karena lendir kemaluanku. Dan menghentikan ulah cabulku.
3796Please respect copyright.PENANA9jmmsD3abm
ANJIMMMM.
“Kurir sialan…! Ngapain juga dia sampe celingukan disitu…?” Seru batinku. Leherku tiba-tiba tercekat. Membuatku susah bernafas. Kurasakan hawa panas didada. Yang perlahan merambat naik keleher hingga wajahku.
3796Please respect copyright.PENANAXzLGZaQOy2
Aku yakin, saat itu wajahku pasti merona merah karena khawatir jika ulah mesumku barusan bisa dilihat dari luar ruangan.
3796Please respect copyright.PENANAsfEpPIq82b
“Apa dia pengen mengintip aku saat sedang enak-enak…?” Batinku kesal karena melihat kurir itu celingak-celinguk di depan jendelaku sambil berusaha memfokuskan matanya. Sepertinya, dia ga mungkin dia bisa melihat kedalam, karena dijendelaku masih ada vitrase. Selain itu, cahaya didalam rumahku juga lebih gelap, sehingga aku yakin jika kelakukan cabulku tak dapat ia lihat.
3796Please respect copyright.PENANAxzgYoPIALh
“Ahhh… Nanggung banget kalo harus berhenti disini…!” Ucapku setelah mendapat keyakinan barusan. Segera saja kulepas celana dalamku, kemudian membuka kedua pahaku lebar-lebar.
Setelah itu, kulanjutkan acara kobel memekku yang tadi sempat tertunda tanpa mempedulikan adanya pengantar paket diluar sana, “Aku harus bisa ngecrot secepat mungkin…”
3796Please respect copyright.PENANASptE3pAaHt
GILA
Tanpa berpikir panjang, aku segera mengocok kembali liang senggamaku. Membiarkan seseorang mengintip masturbasiku. Tanpa menghiraukan wajah penasaran kurir ekspedisi yang terus celingukan menatap kearahku.
3796Please respect copyright.PENANA5jlpk1OfA5
Aku tak tahu, kenapa bisa seberani ini.
3796Please respect copyright.PENANAobLmmzzR2p
Bukan.
Ini bukan berani.
Melainkan nekat.
3796Please respect copyright.PENANAnYB2AF72Wa
Karena seumur hidupku, aku tak pernah melakukan hal semesum ini. Jangankan melakukan hal mesum, untuk memikirkannya saja aku tak pernah. Apalagi sampai membiarkan orang asing melihatku masturbasi seperti ini.
3796Please respect copyright.PENANA8mfnBuSdin
Diotakku, tubuh ini hanyalah milikku. Dan orang lain yang bisa dan berhak menikmatinya adalah Mas Haryo. Suamiku. Oleh karenanya, ketika ada orang selain suamiku yang ingin mencoba-coba untuk ikut menikmati tubuhku, harusnya aku marah.
3796Please respect copyright.PENANAkiJrTbNjAK
Harusnya aku murka.
Bukan malah bingung karena melihat rasa penasaran di muka mesum mereka.
3796Please respect copyright.PENANAn6n0cY8eep
“Ini aneh…” Erangku yang terus merasakan dilema sekaligus antusias di dadaku….” Kenapa aku gak marah…? Kenapa aku malah deg-degan seperti ini…?” Sambungku ketika aku merasakan vaginaku makin gatal karena tatapan liar kurir ekspedisi itu.
3796Please respect copyright.PENANAjlDG2clgq8
CLEK CLEK CLEK CLEK CLEK CLEK CLEK
Suara kecipakan vaginaku terdengar makin keras. Bergerak cepat menggelitik lubang kencingku. Yang tanpa kusadari jariku kembali masuk, mengaduk-aduk liang senggamaku.
3796Please respect copyright.PENANAdgrOYthGR9
“Aaaaahhhhh… Nggghhhh… “ Desahku lirih, sambil menggigit bibir bawahku. Sedikit menahan suaraku supaya tak terdengar keras oleh kurir paket itu. Pinggulku pun mulai bergoyang.
3796Please respect copyright.PENANA9Z9mR0JwJ2
Seiring dengan gerakan jariku yang maju mundur saat menggelitik bibir vaginaku.
3796Please respect copyright.PENANAUHqDJzd0Uw
Akupun kemudian memejamkan mataku kemudian membayangkan jika jari yang sedang mengorek liang senggamaku adalah penis suamiku. “Sssshhhh.. Ooohhh…. Mas Haryoooo…” Lenguhku makin keras saat mengorek serta menusuk-nusukkan lubang kenikmatanku. “Uuuhhhh… Entot memekku Maassss… Sodok memek gatalku dengan penismuuuu…. Ooohhh…” Sambungku yang makin tak peduli dengan suara cipakan selangkanganku.
3796Please respect copyright.PENANAcRN210RtKW
KROSAK KROSAK
Suara dedaunan kering dibawah jendela terasku, terdengar begitu berisik. Terinjak tak berdaya karena injakan kaki kurir ekspedisi yang semakin belingsatan. Setelah itu, kudengar suara denting besi gesper dan tarikan resleting celana.
3796Please respect copyright.PENANAw2DdV9j3xl
Buru-buru, kubuka mataku. Mencari tahu apa yang sedang terjadi diluar jendela terasku. Dan ketika aku mendapati apa yang sedang kurir ekspedisi itu lakukan, jantungku seolah berhenti berdetak, karena melihat sesuatu yang membuat nafsuku makin meledak-ledak.
3796Please respect copyright.PENANAC4NnzkPWFY
ASTAGAAA.
Mungkin, karena kurir itu sudah begitu sange, ia tak menghiraukan keberadaannya saat itu. Dengan berani, ia menelanjangi dirinya sendiri. Mengeluarkan batang penisnya yang sudah mengeras, tepat didepan mataku.
3796Please respect copyright.PENANA2t7mxip5MB
TUING
Ukuran penis kurir itu membuatku kaget. Karena memiliki ukuran yang terlihat begitu besar dan panjang. Menjulang hingga sebatas pusar. Dengan urat yang bertonjolan disekujur batang penisnya. Kepala penisnya berwarna merah kecoklatan, dengan mulut kemaluan yang sudah basah karena berlumuran air madzi-nya.
3796Please respect copyright.PENANAn4KUeyjh2u
“Wuih… Penisnya…. Ternyata besar bangeeettt…” Seruku kagum saat mencoba memfokuskan diri untuk melanjutkan masturbasiku. “Ukurannya, benar-benar jauh lebih besar daripada ukuran penis Mas Haryo. …”
3796Please respect copyright.PENANAYMh0PAyftd
Belum juga rasa kagumku terpuaskan, kurir itu segera meraih batang penisnya. Kemudian mengocok batang penjangnya itu dengan kecepatan penuh.
3796Please respect copyright.PENANAzze6RFlZ9T
Membuat biji zakarnya terombang-ambing, seiring gerakan tangannya yang maju mundur.
3796Please respect copyright.PENANA5ymFL9oqrS
TEK TEK TEK TEK TEK
“Ngggghhhh…. Ssshhhh…” Desahan kurir itu saat membetot kulit penisnya kuat-kuat sambil menatap lurus kearah jendela teras didepannya. .
3796Please respect copyright.PENANAnWenYIV4h5
3796Please respect copyright.PENANArw4X6WS8A2
CLEK CLEK CLEK CLEK CLEK
“Aaaahhhggg.. Mas Haryooo…” Begitupun denganku yang kali ini, sengaja mengencangkan kobelan jari serta suara lenguhanku. Seolah ingin menunjukkan keberadaan diriku yang juga sedang berusaha mendapatkan kenikmatan orgasmeku.
3796Please respect copyright.PENANAmRr7EVZynz
Dengan hanya terpisah oleh jendela teras, aku dan kurir itu, seolah sedang berlomba dalam meraih orgasme masing-masing. Aku sibuk mencolok-colok lubang vaginaku. Sementara lelaki itu sibuk mengocok-kocok batang penisnya.
3796Please respect copyright.PENANAMVZ72hTm7f
TEK TEK TEK TEK TEK
3796Please respect copyright.PENANATObIRmVcF8
Aku benar-benar tidak bisa menahan diri untuk menahan jari-jariku supaya tak masuk semakin dalam keliang senggamaku. Mengocok lebih cepat saat melihat tatapan wajah lelaki dihadapanku yang sedang dilanda birahi itu.
3796Please respect copyright.PENANAEF9RHZRh3K
Bulu kudukku tiba-tiba merinding karena sensasi aneh saat memamerkan tubuhku. Tubuhku juga menggelinjang keenakan dan tak henti-hentinya aku melenguh. Semakin lama aku menggosok celah kemaluanku dengan cepat. Sembari menggelitik tonjolan klitorisku yang sudah mengeras.
3796Please respect copyright.PENANAW5phA6o1oV
CLEK CLEK CLEK CLEK CLEK
3796Please respect copyright.PENANAyPlUaK4eYr
“Aaaaarrrgghhhhhhh… “ Raungku menggila. Saat merasakan geli nikmat di klitorisku yang makin membuatku menggila dan tak mampu mengontrol kendali tubuhku. volume lenguhanku pun makin lama makin lantang.
3796Please respect copyright.PENANAaA5N4R7XFW
“Ohhh… Mbaaakkk Mirnaaaa… Seksi sekali kobelan memekmu… Mbaaakkk…” Lenguh kurir itu, sambil menatap kearahku. Sesaat sebelum ia orgasme. ”Andai aku bisa masuk dan bisa ngentotin memekmu… Pasti kamu ga akan ngobel memek seperti itu…”
3796Please respect copyright.PENANApS4lnpYhwi
“Heeeehh…?” Kok…? Kurir itu bisa tahu namaku…?” Kagetku saat kedua mata kami, saling bertatapan dalam waktu yang cukup lama. Yang membuatku jadi bertanya-tanya,
Kurir itu cuman menghayal khan…?
Dia tak tahu kalau aku sedang mempertontonkan kobelan memekku ini khan…?
3796Please respect copyright.PENANAfNW8Q2CO0W
TEK TEK TEK TEK TEK TEK
“OOOHHH MBAK MIRNAAAA… AAHHHHH…NGENTOOOOTTTT.”
3796Please respect copyright.PENANAPRFvc4Fpy1
CROOOTT CROOOTT CRROOOOOCROOOOTTT CROOOTTTT CROOOOOTTTT
Tubuh pemuda itu pun tiba-tiba bergetar. Punggungnya melengkung-lengkung kebelakang saat ia menyemburkan seluruh persediaan benih kejantanannya yang begitu banyak, kental dan tepat di kaca jendela terasku.
3796Please respect copyright.PENANARfFO1y0hSS
Dan seolah kehabisan tenaga, tubuh kurir itupun terlihat doyong. Terhuyung-huyung sebelum akhirnya langsung jatuh dikedua lututnya. Merosot kebawah lalu lenyap. Menghilang begitu saja tanpa membersihkan ceceran spermanya yang masih berceceran di jendela terasku.
3796Please respect copyright.PENANAfP6sEz3bHC
Saat kurir itu menghilang dari pandanganku, hatiku mendadak kosong. Seperti menyayangkan jika lelaki asing itu tak melihat klimaksku yang sebentar lagi datang. Akan tetapi, biarlah. Mungkin ini waktu terbaik buatku untuk segera melepaskan penantian orgasmeku
3796Please respect copyright.PENANAL0ZWUctfb9
CLEK CLEK CLEK CLEK CLEK CLEK CLEK
Segera saja, kulanjutkan sodokan jariku. Mengorek liang senggamaku sedalam yang kumampu guna menyambut gelombang orgasmeku yang mulai meletup-letup.
3796Please respect copyright.PENANAmNMNqmIChd
“Aaaahhh.. Mas Haryooo… Ayo pulang Maaasss… Aku perlu penismuuuu…” Erangku saat mengaduk kemaluanku dengan cepat, “Aaahhh.. Ayo entotin aku, Maasss… Aku pengen kontolmuuu… Aaahhh… Aku pengen konttooollll….!!!” Sambungku saat merasakan ada sebuah kehangatan yang begitu aku kenal terasa di area sekitar rahimku.
3796Please respect copyright.PENANAtCIdNnv4Gw
KROSAK KROSAK.
Saat aku hampir orgasme. Tiba-tiba, aku mendengar suara gemerisik dedaunan kering yang tadi kudengar. Lalu disusul dengan suara benda berat yang menabrak kaca jendelaku.
DUG
3796Please respect copyright.PENANAAIGC0xvBYz
“Heeehhh…? Kurir itu ternyata belum pergi…!!” Ucapku dalam hati dengan perasaan kaget bercampur senang saat melihat wajah pengirim paket yang baru saja mendapat orgasmemua itu, menempel erat di kaca jendelaku.
3796Please respect copyright.PENANAf0PvS6WCS4
“AAAAHHHH… HHHHH… Kurir SIALAAAANN… Kenapa kamu ga nongol daritadi siiihhh… Khan aku bisa ngobel memekku sambil ngeliat KONTOL BESARMU…!!! Aaaaahhhh…. NGENTTTOOOTTT…!!”
3796Please respect copyright.PENANA9kC0rYdJSv
Kurentangkan kedua kakiku lebar-lebar kearah jendela terasku. Mempertontonkan ulah mesumku yang sedang menyodok-sodok vaginaku ke hadapan kurir paket itu.
3796Please respect copyright.PENANAzvY9JrygQC
Hingga akhirnya, tubuhku bergetar hebat dan
3796Please respect copyright.PENANAQtr24qfHLm
CREEEETT CREEETTTT CREEEECREEETTT CREEETTTTT CREEEETTTTTT
“AAARRRGGHHHHHH…. AAAANJJIIIIMMMM.. EENNNNAAAKKKNYAA… OOHH NGENTTTOOOOOTTTT.”
Semua anggota tubuhku menggelinjang tak terkendali saat kelejat orgasme mulai menghampiriku.
3796Please respect copyright.PENANAwEmFx2RuvV
Ingin rasanya aku memejamkan mata untuk menikmati denyut orgasmeku. Namun nyatanya, aku harus membuka mata lebar-lebar karena tak mau kehilangan moment untuk menatap wajah penuh nafsu kurir paketku yang terus mengintip penuh nafsu kearahku.
3796Please respect copyright.PENANAOOS7qNvuOr
Hingga beberapa detik kemudian, aku akhirnya menutup mata. Menikmati denyut orgasmeku dengan jari yang masih tertancap di dalam kemaluanku. Setelah itu, kucabut dan kujilat-jilat jari dengan mata yang menatap nakal kearah jendela terasku..
3796Please respect copyright.PENANAidXvjVA5RW
Aku tak peduli jika seandainya kurir paket itu benar-benar melihat kemesumanku. Dan akupun tak peduli jika lelaki asing itu menganggapku murahan. Karena pagi itu, entah kenapa, aku merasa benar-benar bahagia.
3796Please respect copyright.PENANAjC1GgHlYF6
Dan saking bahagiannya, akupun langsung bangun dari posisi tidurku. Kuraih handphoneku dan berjalan menuju jendela terasku. Kunyalakan aplikasi video lalu kubuka tirai vitrase-ku. Setelah itu kurekam kurir paket yang masih mencoba mengintipku dari luar.
3796Please respect copyright.PENANAMtyNzl2pfq
“Lagi ngapain, Mas…?” Tanyaku dengan naga ketus.
“Eehhh… A… Aku… Aku mau.. Ki.. Kirim paket Mbak…” Seru kurir itu kaget. Wajahnya memucat dan kalimatnya terbata-bata
“Kirim paket kok ga pake celana..?” Tanyaku lagi sambil menzoom kearah penis lelaki asing yang belepotan sperma dan masih setengah lemas itu.
“Ehhh…?” Tanyanya sambil buru-buru melihat kearah selangkangannya.
3796Please respect copyright.PENANAYedKHGVMqq
“Gausah dipake…!!” Seruku saat melihat kepanikan kurir itu untuk mengenakan celananya lagi. “Aku mau ambil bukti ulah cabulmu yang kurangajar… Buat aku viralin…”
“Hah… Ja.. Jangan Mbak.. Please… Aku ga sengaja…”
3796Please respect copyright.PENANAfMjvvsAU0W
“Ga sengaja kok sampe ngecrot keenakan gitu…?” Kesalku makin menjadi-jadi.
“Nggg… Ha.. Habisan Mbak Nggg… Seksi….”
“Seksi…? Heeehh. Berani-beraninya kamu ngomentarin aku seksi…? Emang kamu tadi ngeliat apa..?”
“Aku ngelihat… Nggg…. Anu….”
“Anu apa…?”
Aku ngeliat… Mbak sedang… Aduh… Gimana ya ngomongnya…?” Bingung kurir itu sambil celingukan mencari jawaban,
“Ngeliat apa…?
“Aku ngeliat Mbak ngobelin memek…”
3796Please respect copyright.PENANA55ooVkFW9a
AH SIAL
Mukaku merona. Malu mendengar jawaban kurir paket ini tadi. Ternyata lapisan tirai vitrase-ku tak bisa memberikan privasi yang maksimal. Karena lelaki ini masih bisa mengintip kelakuan mesumku dari luar jendela.
3796Please respect copyright.PENANAvWDmTtjHSA
“Namamu siapa…?”
“Acil Mbak…” Jawab kurir itu malu-malu, “Tolong Mbak… Jangan viralin aku ya… Anak istriku butuh makan…” Serunya sambil bersimpuh di kedua lututnya dan meminta ampun.
3796Please respect copyright.PENANAscKhNHRMTp
“Kalo butuh makan ya kerja yang serius, Cil…! Bukan kerja sambil coli ngintipin customer…” Hardikku dengan nada keras. “Sini…!! Mana paketku…!” Pintaku sambil membuka daun jendela terasku. “Siniin juga KTPmu…?”
3796Please respect copyright.PENANA5vzbK6kfKz
Begitu kurir itu menyerahkan paketnya, aku tiba-tiba ingin melakukan kenakalan lain. Buru-buru kujulurkan tanganku kearah selangkangannya. Lalu kutarik penisnya kuat-kuat, sambil terus merekam kemaluannya dengan handphoneku.
3796Please respect copyright.PENANAEFUHoiCyqx
NYUUUTTT
Astaga. Penis besar Acil, benar-benar terasa tebal. Hangat. Dan kenyal. Yang meskipun baru setengah lemas, ukurannya sudah melebihi ukuran suamiku.
3796Please respect copyright.PENANAmaPfrbBNbf
“Aaaarrgghhhh…… “ Jerit Acil tanpa berani berbuat apa-apa, “Ampun Mbak…”
“Biar kamu kapok…!!” Seruku sambil menimang-nimang penis kurir itu. “Yaudah.. Awas aja ya… Kalo kamu sampe ngulangin ulah mesummu lagi… Nanti videomu ini aku viralin… !”
3796Please respect copyright.PENANAzK6M77HMTn
“Iya Mbak… Maaf…”
“Yaudah, sana pulang…” Ucapku masih dengan nada ketus sedikit mengusirnya.
3796Please respect copyright.PENANAYzK9diLrmQ
Dan untuk kenang-kenangan, sebelum ia pergi, kuremas juga kedua biji pelernya hingga membuat Acil melolong kesakitan.
3796Please respect copyright.PENANA5xUkXVRpsy
Sampai sebagian aku tak mengira jika sisa spermanya bisa kembali keluar dan menyembur ketanganku.
3796Please respect copyright.PENANA7v6pSXfWE4
“Ihhhsss… Kok masih keluar aja sih pejuhmu ini…!!!!” Seruku yang sebenarnya kaget, sekaligus kagum.
“Eeehhhh… Maaf Mbak.. Maaff… Sini biar aku bersihin…”
“Gak perlu… !” Ucapku sambil menghempas batang penis Acil dan menutup jendela terasku.
3796Please respect copyright.PENANAEQcxNR07tT
- - - - - - -
3796Please respect copyright.PENANAAMGzuqig6l
3796Please respect copyright.PENANAEwzSvQ1GW5
Kutatap lendir bening kekuningan yang melumuri telapak tanganku. Mengendusnya pelan dan menatap tajam kearahnya. “Pejuh Acil…” Ucapku yang entah kenapa, begitu terpesona dengan sperma kurir yang baru saja menyabuliku barusan.
3796Please respect copyright.PENANAbvQtEnumkl
“Aroma pandannya benar-benar pekat…” Seruku saat mencoba menghirup dalam-dalam benih kejantanan lelaki itu. Lalu kujulurkan lidahku, dan mencoba mencicipinya. “Hmmmm.. Asin… Tapi enak…” Sambungku yang kembali mencolek-colek lidahku ke lendir kental bening milik penis Acil hingga habis tak tersisa.
3796Please respect copyright.PENANAIBrSSogyoI
Bulu kudukku pun langsung meremang. Tak pernah menyangka jika aku melakukan hal seliar ini. Bisa-bisanya aku mencicipi sperma orang yang tak kukenal dengan sukarela. Sementara aku tak pernah mau mencicipi sperma suamiku, meskipun ia berulang kali memintanya.
3796Please respect copyright.PENANAl5E0CPF5pR
“Kalo pejuh kontol Acil rasanya asin… Kira-kira, gimana ya rasa pejuh kontolnya Pak Ami…?”
Tanyaku yang secara tak sadar, kembali memikirkan lelaki tua sialan itu.
3796Please respect copyright.PENANAxsn9LvxzbW
“Ahhhh.. Kenapa otakku selalu memikirkan dia…?”
3796Please respect copyright.PENANAHEt4fYXdAK
3796Please respect copyright.PENANAuGJUKfmLXX
3796Please respect copyright.PENANAyASHScwuLi
Bersambung
By Tolrat
ns216.73.217.39da2




