Please use Chrome or Firefox for better user experience!
Dark
Marriage
LUST OF MADNESS
Writer LEONIDAS_Lee
Writer
  • G: General Audiences
  • PG: Parental Guidance Suggested
  • PG-13: Parents Strongly Cautioned
  • R: Restricted
PG
RATED
89 Reads
19 Likes
10 Bookmarks
Popularity

Facebook · Twitter

FAQ · Feedback · Privacy · Terms

Penana © 2018

Get it on Google Play

Download on the App Store

Follow Author
LUST OF MADNESS
10 Bookmarks
A - A - A
#1
90.1 | BLOOD
LEONIDAS_Lee
No Plagiarism!TIUMo7PNpEP0P6q0on83posted on PENANA
Duan mencari keberadaan maid dan ia sungguh terkejut saat melihat para bodyguard dan maid yang lainnya terkapar di lantai tak sadarkan diri. 
38Please respect copyright.PENANAB7Hz5mVbR5
Racun itu secara perlahan mempengaruhi kinerja tubuhnya meski secara lambat. Mulai dari sesak napas dan pandangan mata yang mengabur buram. 
38Please respect copyright.PENANAG14c0a90Et
Namun, dia berusaha untuk tidak merasakannya dan berbanding terbalik dengan rasa sakit yang menghujam kepalanya bertubi-tubi. 
38Please respect copyright.PENANA8cMHEHJu4N
Duanovic terus berusaha melangkah akan tetapi tiba-tiba sekujur badannya melemas dan ia jatuh berlutut. 
38Please respect copyright.PENANAjFU1f0oacg
Pria itu menumpukan beban tubuhnya ke sisi dinding sembari mengusap kasar keringat dingin yang mengembun di keningnya. 
38Please respect copyright.PENANAfShk5huei9
Permukaan kulit wajahnya sepucat kapas namun tidak dapat menyembunyikan amarah yang menguasai dirinya dan menggelegak bagai bara api yang membakar dadanya sedemikian rupa. 
38Please respect copyright.PENANAIqlv8ZcSug
Umpatan demi umpatan di lontarkannya dalam hati dengan napas terengah-engah. 
38Please respect copyright.PENANAFOWAPcBdmN
"Bereng-sek..." desisnya berusaha menjaga kesadarannya yang kian tidak dapat dia kendalikan. 
38Please respect copyright.PENANAtCGKXL2rZk
Derap langkah di mansion megah nan luas itu menggema seolah mengejek ketidak berdayaannya. Sepasang sepatu mengkilat berhenti di hadapannya. 
38Please respect copyright.PENANAAILWdUVqMq
Duanovic terpaksa mengangkat kepalanya seiring renggutan keras seseorang pada rambutnya. 
38Please respect copyright.PENANAHseE33QFhd
Dalam penglihatannya, wajah seseorang asing itu begitu samar. Pria asing tersebut mendekatkan wajahnya dan menekan keningnya ke kening Duanovic bersama seringai penuh kemenangan yang terukir di sudut bibirnya. 
38Please respect copyright.PENANAsLQ8wNTyfT
"Akhirnya kita berjumpa lagi, Adik." Kekehnya sembari membuang asap rokok tepat ke wajah Duanovic. 
38Please respect copyright.PENANATPCFLQzHgm
Di antara batas kesadarannya yang kian menipis, Duanovic tertawa sumbang serta dalam sekejap menghantamkan kepalanya ke kening Alek hingga sang musuh nyaris terhuyung ke belakang. 
38Please respect copyright.PENANA8YPmDSqtyI
Namun, Alek tidak tinggal diam
Hantaman telak bersarang di rahang Duanovic hingga pria dari klan Romanov menyemburkan darah segar mengental setelah kepalanya terpelanting ke samping. 
38Please respect copyright.PENANAH0tx9Zl3yA
BUGH! 
38Please respect copyright.PENANAXrqz7cqHUH
BUGH! 
38Please respect copyright.PENANA32FTpiMPMk
"Ke-pa-rat..." umpat Duanovic penuh rasa kesal. Baru kali ini dia merasa tidak berdaya. 
38Please respect copyright.PENANAxtl01u0myy
Baru kali ini ia membenci dirinya. Satu yang memenuhi benaknya. 
38Please respect copyright.PENANAWv0n57zvOt
Bagaimana kondisi Bella dan Ivan? 
38Please respect copyright.PENANAdSwSLVbxLX
Bagaimana kondisi calon buah hatinya? 
38Please respect copyright.PENANARjrcksHkPf
Perlahan tubuh yang bersandar pada sisi dinding tersebut terkulai dan terjatuh ke samping. Dia merasa sangat berat hanya untuk sekedar membuka kedua kelopak matanya. 
38Please respect copyright.PENANASLLT9R0InP
"Bawa ke tiga orang ini dan masukan ke dalam mobil. Sekarang!" perintah seseorang dengan intonasi tegas nan dingin tak berperasaan. Tawa itu kembali menggema dalam mansion. Di iringi bentakan demi bentakan dari anak buah Aleksey. 
38Please respect copyright.PENANAcAHJssEE0q
........... 
38Please respect copyright.PENANABRJ243vLnk
38Please respect copyright.PENANA1g6M9fDaY0
Seorang pria terlihat tidak sadarkan diri. Tempat itu terasa dingin menusuk dan pengap. Membuat seluruh tulangnya seolah remuk redam.
38Please respect copyright.PENANAZbAGU39zH9
Dia perlahan membuka kedua kelopak matanya. Entah sudah berapa lama dia dalam kondisi seperti ini. 
38Please respect copyright.PENANAZj1Im5MRRa
Sesaat dirinya mengerjapkan mata serta menajamkan penglihatannya yang berangsur membaik kemudian mengangkat kepalanya yang terkulai. 
38Please respect copyright.PENANAbSqiEAxiKv
Duanovic menggerakkan kedua tangannya. Rasa perih yang menyengat pergelangan tangannya tidak dia hiraukan. 
38Please respect copyright.PENANAiJHTqBXAaF
Demi Tuhan! 
38Please respect copyright.PENANAKaYLTlRFcI
Dia hanya ingin memastikan kondisi isterinya dan calon buah hatinya serta keadaan sang Ayah. Dia belum sempat mengatakan bahwa dirinya menyayangi Ivan dan telah memaafkan kesalahan sang Ayah.
38Please respect copyright.PENANAPoAgGeQewA
Duanovic takkan semudah itu di tumbangkan. Takkan pernah ada kata menyerah dalam kamus hidupnya. 
38Please respect copyright.PENANAKPjrJK2Gkd
Dia mengedarkan pandangan ke seluruh ruangan persegi kusam itu. Kemudian menatap langit-langit tempat tersebut. Kembali melirik ke arah kanan dan ke arah kiri demi mencari celah agar dapat melepaskan diri dari jerat borgol berantai yang memerangkap pergelangan tangannya. 
38Please respect copyright.PENANAl4nkQgFHVS
"Shit!" 
38Please respect copyright.PENANApLgZ1XeSbL
Umpatnya keras tatkala ia baru saja menyadari bila dirinya berada dalam jeruji besi yang muram.
38Please respect copyright.PENANAsVAMmjwo0R
Gema langkah kaki membuat Duanovic waspada. Tawa keparat memuakkan itu merampas perhatiannya dalam sekejap. 
38Please respect copyright.PENANABlWZGMfltb
Seseorang berdiri bersama sebuah alat perekam suara berada di tangannya dan dia menekan tombol play. 
38Please respect copyright.PENANAdSXuSYr6RC
Duanovic mendesis penuh amarah saat suara isterinya terdengar sangat menyakitkan. Rintihan itu membuat Duanovic menggeram tidak suka. Dia bersumpah akan segera mencabut nyawa Alek dengan kedua tangannya. 
38Please respect copyright.PENANARjys6ULDjL
'Lepaskan aku... Jangan lakukan ini berengsek! Di-dia akan membunuhmu.'
38Please respect copyright.PENANAuU7rUOd99G
'Tidak. Tidak... jangan sakiti anakku... hikzz hikzz...' 
38Please respect copyright.PENANAknziSsgkz8
BUGH! 
38Please respect copyright.PENANAWqrvTypFbI
'Aarrgghh!' 
38Please respect copyright.PENANArGDy7xnkHx
'Uhuk...uhuk...ka-lian penge-cut...'
38Please respect copyright.PENANA12UBkN3B7C
'Aku lelah...ku-mohon jangan menyentuhku...' 
38Please respect copyright.PENANAJ43bzXJYCV
Alek tersenyum renyah sembari menekan tombol pause dan menatap Duanovic dengan pandangan dingin. 
38Please respect copyright.PENANAH3BlCJSZ4A
"Apakah aku telah mendapatkan sedikit saja perhatian darimu, Adik?" tanya Alek bersama senyuman yang bertambah lebar. 
38Please respect copyright.PENANAw6CrHWeLxm
Alek melangkah masuk ke dalam jeruji sel setelah membuka kunci tersebut di susul suara derit karat yang beradu ngilu. 
38Please respect copyright.PENANAogqrrZobY1
Krieet... 
38Please respect copyright.PENANA6G4I1HsUGw
Alek berdiri di depan Duanovic seraya berkata. "Mengapa kau terdiam? Tebaklah. Aku selalu memantau dan memata-matai kalian. Kupikir takkan semudah ini. Ternyata ck ck," kekeh Aleksey dan dalam sepersekian detik, ia melayangkan hantaman keras pada ulu hati Duanovic berulang kali. 
38Please respect copyright.PENANAucC6Ek2S5z
BUGH! 
38Please respect copyright.PENANAftQFVhFktD
"Uhuuk! Uhukk! Aku takkan menyerah padamu, Alek. Aku takkan memohon padamu," desis Duanovic dengan lelehan darah mengental di sudut bibirnya akibat dari daging yang pecah dan robek. 
38Please respect copyright.PENANAlzjqik7KeN
Sorot mata Duanovic penuh semangat menggebu-gebu dan dia akan bertahan serta takkan menuruti perintah Alek, apa pun itu. 
38Please respect copyright.PENANAhI0TPFeRyk
Namun, jauh dalam lubuk hatinya. Tangis penuh rasa sakit menggema dalam kepalanya membuat jantung Duanovic serasa di tikam oleh ribuan jarum. 
38Please respect copyright.PENANArNOhsJz742
Mendengar suara Bella yang kesakitan sanggup membuatnya menggila. 
38Please respect copyright.PENANAKqC4QUpXFD
Sebenarnya terselip rasa takut menyelinap diam-diam saat ini. 
38Please respect copyright.PENANALWmMQbr43Z
Sebenarnya rongga dadanya berderak perih karena demi apa pun dia rela menjadi tameng untuk keselamatan keluarganya. 
38Please respect copyright.PENANApuMdLeXkm1
Alek mencengkeram leher Duanovic hingga napas pria itu tercekat. 
38Please respect copyright.PENANAn6rZbhUAfz
"Kau akan memohon padaku-Leonardo dan Duanovic. Memohonlah agar aku mengampuni isterimu yang cantik itu," geramnya seraya mengulas senyuman culas penuh maksud terselubung. 
38Please respect copyright.PENANAe0vBNmNeqQ
"Memohonlah agar setiap helai pakaiannya masih melekat lengkap." Alek kembali menyeringai. "Dan memohonlah agar Erastrabella tidak aku sakiti tepat di hadapanmu." 
38Please respect copyright.PENANAdPkZ36e0qA
Alek mengerutkan alisnya keheranan melihat Duanovic yang hanya mengatupkan rahangnya dan menghujamkan tatapan menantang kepada dirinya. 
38Please respect copyright.PENANA1OHsNSKIt0
"Masih membisu rupanya." Alek menghantam wajah pria itu untuk yang ke sekian kalinya hingga tercipta jejak-jejak membiru serta aroma pekatnya darah menguar dalam mulut Duanovic. 
38Please respect copyright.PENANAhH1NjO962A
"Bawa wanita itu kemari!" tukas Alek tanpa mengalihkan tatapannya dari wajah Duanovic dan memerintahkan anak buahnya yang berdiri beberapa meter di belakangnya. 
38Please respect copyright.PENANAWfqhftnuuO
Terjadi hening yang mendominasi dan hanya embusan napas saling menderu. 
38Please respect copyright.PENANA4vCMYqEJ88
Alek berbisik tepat di samping telinga Duanovic. "Lalu... telanjangi dia di depan suaminya tercinta," ujarnya sembari terkekeh pelan bersama rasa senang dan bahagia menyaksikan pria angkuh dari klan Romanov terlihat tidak berdaya karena perbuatannya. 
38Please respect copyright.PENANAJpPKd8ynfA
Hell, Alek bisa saja dengan mudahnya membekuk Duanovic atau pun Leonardo. Namun, Alek menunggu waktu yang tepat. 
38Please respect copyright.PENANAXbQot6SQAm
Membunuh calon anak Bella tepat di depan mata adik tirinya. Bukankah ini rencana yang cerdas? 
38Please respect copyright.PENANAFFShrQI6zQ
Sialan!
38Please respect copyright.PENANAejg43tdCRs
Dia masih ingat meski masih samar bagaimana saat sang Ayah kandung meregang nyawa dengan tenggorokan yang nyaris putus--tepat di depan Alek yang saat itu masih berusia lima tahun. Usia yang seharusnya mendapatkan kasih dan sayang. 
38Please respect copyright.PENANAdPE4d7a6XL
Alek Meringkuk di sudut kamar sang Ayah dengan sekujur tubuh bergetar bersama kedua bola mata yang melebar terkejut. 
38Please respect copyright.PENANAsCqkURbCYL
Bagaimana rasanya bila kilasan demi kilasan mengerikan yang berusaha dia singkirkan, diam-diam menerobos alam bawah sadarnya? 
38Please respect copyright.PENANAtc4Jg8dtK4
Sehingga memupuk rasa sayang sekaligus kebencian pelik terhadap Ivankov serta Leonardo. 
38Please respect copyright.PENANAVYTz27GddE
Bagaimana rasanya jika dia telah berusaha keras membuat Ivankov bangga kepadanya? Namun, semua jerih payahnya pada akhirnya percuma. 
38Please respect copyright.PENANAZGhp1chcOf
Alek hanya ingin di sayangi oleh Ivankov. Bahkan dia bersedia mengubur ingatan kematian Ayah kandungnya. Namun, apa yang di dapatkannya? 
38Please respect copyright.PENANAXhr21IaebV
Ivan sialan itu selalu saja menomor dua 'kan dirinya. Aleksey selalu tidak terlihat. 
38Please respect copyright.PENANAj7UdHWlnaz
Alek hanyalah bayang-bayang yang tidak memiliki arti apa pun. Alek bersama rasa sepi yang mengungkung jiwanya. 
38Please respect copyright.PENANA29fjzgvRtk
Alek dengan semua pengharapannya yang tinggi dan pada akhirnya mendapatkan kekecewaan bersama puing-puing hatinya yang hancur kemudian melahirkan kebencian yang pekat. 
38Please respect copyright.PENANA6rCytDhESs
Maka dia juga merampas satu-satunya yang tersisa dari Ivankov yaitu Leonardo atau sang alter ego yang bernama Duanovic, setelah membunuh jalang Neva Cedric tepat di hadapan Leonardo. 
38Please respect copyright.PENANAAbAuphrKFB
Hanya untuk sekedar mencari perhatian Ivan dan untuk ke sekian kalinya Alek gagal. Tidak ada ruang di hati Ivan untuk dirinya. 
38Please respect copyright.PENANAjHLz1lQxcj
"Kau akan menyesalinya, Alek." Desis Duanovic sambil menghujamkan tatapan menusuk kepada Alek. 
38Please respect copyright.PENANASjLuSe89T0
"Hm. Masih sanggup mengancam bahkan dalam kondisi menyedihkan seperti ini. Aku akan memberikan pilihan padamu. Apakah kau akan meyelamatkan nyawa Papa kita atau 'kah lebih memilih menyelamatkan nyawa isteri dan calon anakmu," ucap Alek datar tanpa perubahan emosi yang terlihat pada raut wajahnya. 
38Please respect copyright.PENANACtccXBtom8
Alek berbalik pergi dan memerintahkan anak buahnya agar melempar Bella ke hadapan suaminya dengan kondisi yang pasti akan membuat Duanovic meradang. 
38Please respect copyright.PENANA0GQMfR75pj
"Selamat berpikir," gumam Alek seraya menutup pintu tersebut. 

_______copyright protection34PENANAYqUBtnr1Zf

TBCcopyright protection34PENANA3SXYFm5u9v

Happy Reading copyright protection34PENANA9ZwZ5XZuk8

—LEONIDAScopyright protection34PENANAxiysU1Pm3P

54.83.81.52

ns54.83.81.52da2
Comments ( 6 )

Mashel DW - Ditunggu, part selanjutnya :D
12 hours agoreply

pusparum - Hollaa leee.. 😘😘😘😘
6 days agoreply

LEONIDAS_Lee - Kok belum tidur mak??? Hehehe. 😍😍😁
6 days agoreply

pusparum - @LEONIDAS_Lee, hihihihi gak isa tidur lee,, guling2 di kasurr👻👻👻👻
6 days agoreply

Lintangsafriana - Cemunguttt kakaklele 😘
6 days agoreply

LEONIDAS_Lee - Kwkwkkwkwk bentaran lagi juga tamat. 
6 days agoreply

Loading...
X