Please use Chrome or Firefox for better user experience!
Romance
By Your Side
Writer RGMiyasthi
Writer
  • G: General Audiences
  • PG: Parental Guidance Suggested
  • PG-13: Parents Strongly Cautioned
  • R: Restricted
G
RATED
503 Reads
1 Likes
2 Bookmarks
Popularity

Facebook · Twitter

FAQ · Feedback · Privacy · Terms

Penana © 2018

Get it on Google Play

Download on the App Store

Follow Author
By Your Side
2 Bookmarks
A - A - A
Intro 1 2 3 4 6 7 8 9 10 11
#5
Chapter 1 #5
RGMiyasthi
Jan 14, 2018
0
0
16
8 Mins Read
No Plagiarism!ZoWWjEkOw6CKuHuhYsCsposted on PENANA

"LEPASKAN DIA!!"copyright protection16PENANAlKPkisFZJd20Please respect copyright.PENANAKF41X5fdF5

"....." -Hane, Venoncopyright protection16PENANAUJBQGVv0J120Please respect copyright.PENANAWHNSH0FVVp

"Ayah. Apakah ini mimpi?" -Hanecopyright protection16PENANA6mMB4gS2Jv20Please respect copyright.PENANAp2pt17Kmzq

"Hey! Lepaskan dia. Apakah kamu tidak sadar banyak CCTV yang mengawasimu?" -Nolen Jeidcopyright protection16PENANAu4fkpyM5xw20Please respect copyright.PENANACk6Hm3MBhs

"Siapa anda?" -Venoncopyright protection16PENANAisfUiWQNWz20Please respect copyright.PENANAHdav5RvKMr

"Harusnya aku yang bertanya padamu. Apa yang kamu lakukan ini adalah hal yang memalukan." -Nolen Jeidcopyright protection16PENANAP3WBE0Sx3B20Please respect copyright.PENANAactzGuHqQh

"Ini sudah lewat 15 menit jam keluar kantor. Ah.. Kenapa Hane belum juga keluar? Apakah ada lembur? Dia pasti memberitahuku jika itu terjadi." -Jedcopyright protection16PENANA2yGiS5QFbo20Please respect copyright.PENANARtBXbX0Yzh

"A..." -Hanecopyright protection16PENANAbuQro9oeXk20Please respect copyright.PENANAqgvAMBshmf

"Diamlah. Aku sedang bicara dengan laki-laki ini. Bagaimana bisa dia bersikap kasar pada perempuan di depan umum." -Nolen Jeidcopyright protection16PENANAOMoKo3LgBP20Please respect copyright.PENANAIwrc67HNyy

"Tunggu. Apa yang anda katakan barusan? Kasar? Sedangkan anda sudah mencampuri urusan orang lain." -Venoncopyright protection16PENANASDnyWgEMWP20Please respect copyright.PENANA5p2GndEnbe

"Sebaiknya aku cari saja ke dalam." -Jedcopyright protection16PENANAa7j1zIaXX820Please respect copyright.PENANAFBvbchMEy8

"Cukup Ven. Aku sudah bilang berhentilah mengejarku dan meminta maaf dariku." -Hanecopyright protection16PENANAiLUHwjLiAm20Please respect copyright.PENANAThFluLsbz0

"Hane.. Ada apa?" -Jedcopyright protection16PENANA7s0v1WLGJH20Please respect copyright.PENANAJEqLlNY0ba

"Aku hanya ingin bicara padamu. Tapi kamu selalu menolak." -Venoncopyright protection16PENANAvUPPVpy6mv20Please respect copyright.PENANAeRLJ2Y1PCz

"HEY PRIA BRENGSEK! UNTUK APA BICARA PADA KEKASIHKU?" -Jedcopyright protection16PENANAfFh9mNt86320Please respect copyright.PENANAYvRDQlpjwZ

"Ah.. J.. Jed! Oh tidak." -Hanecopyright protection16PENANAudwuIyruea20Please respect copyright.PENANAkgEL10y00K

"Hah! Kamu lagi." -Venoncopyright protection16PENANAcK41z0q86N20Please respect copyright.PENANAafCWZFU0uw

"Berhentilah mengejar perempuan yang sudah memiliki kekasih kecuali kamu adalah pria yang tidak memiliki harga diri!" -Jedcopyright protection16PENANADltUvQIZYO20Please respect copyright.PENANAAs2r6TNwck

"Benar katanya. Apakah kamu punya harga diri? Pergilah atau aku akan membuatmu benar-benar kehilangan harga dirimu." -Nolen Jeidcopyright protection16PENANA3s2zXL7ogm20Please respect copyright.PENANAvwA9iC9QCa

"Kalian...." -Venoncopyright protection16PENANAys6CtGDUOJ20Please respect copyright.PENANABNpdJoTEon

..copyright protection16PENANAIr5bmB25B020Please respect copyright.PENANAbYQdqX6etj

"Kamu tidak apa-apa, Han? Duduklah dulu.." -Jedcopyright protection16PENANAUEtWeqImOY20Please respect copyright.PENANAyZQ998LjZo

"Tidak..." -Hanecopyright protection16PENANAInqO0UvDPj20Please respect copyright.PENANAtAbTOVhHAG

"Bagaimana kamu bisa bilang tidak apa-apa? Lihatlah wajahmu muram lagi.." -Jedcopyright protection16PENANAnxLtJ75LcG20Please respect copyright.PENANA5LFWZ6T6kn

"Jed... Ayah..." -Hanecopyright protection16PENANAM6lf3zGMWv20Please respect copyright.PENANApTmf2wnNPn

"A.. Ayah?" -Jedcopyright protection16PENANAKESbtS6YwV20Please respect copyright.PENANAcjYncMjuuT

"Ayah.. Ayah........... Kenapa? Kenapa Ayah baru menemuiku sekarang? Ayah......... Aku benar-benar merindukan kalian. Sejak lama aku tahan semua ini. Aku bertahan demi kalian. Ayah............" -Hanecopyright protection16PENANAiTt3ncbsYo20Please respect copyright.PENANAbAFRwEXqKi

"Sstt....... Sudah... Jangan menangis disini. Ayah juga merindukanmu. Apalagi Mama. Sangat merindukanmu, Nak." -Nolen Jeidcopyright protection16PENANA9Kvu0y3GkZ20Please respect copyright.PENANAO9bbpdHN1x

"Ayah.. Ini Jed." -Hanecopyright protection16PENANAb5E4h8Xn6t20Please respect copyright.PENANAadQ8B3VUxq

"Kekasihmu?" -Nolen Jeidcopyright protection16PENANAipnLsKXDdW20Please respect copyright.PENANAOJ0uAx8yXT

"Ah... Ehm... Saya bisa menjelaskannya.. Maafkan saya.." -Jedcopyright protection16PENANA1mGxQH5Unq20Please respect copyright.PENANARL32WsgEgh

"Haha.... Baiklah.. Saya bisa mendengarnya. Tapi, tidak disini. Ayo kita cari tempat bicara." -Nolen Jeidcopyright protection16PENANAUzwzDNHAaO20Please respect copyright.PENANAbrv2z65v1D

"B... Baik.. Silahkan.." -Jedcopyright protection16PENANA4sdreFccjp20Please respect copyright.PENANAVQmWkXttwr

"Ah... Tunggu! Bisakah aku pergi bersama kalian? Aku akan boros jika harus naik taksi lagi." -Nolen Jeidcopyright protection16PENANA8lLPSCwYwT20Please respect copyright.PENANAmncpq9SGO9

"Haha... Ayah.." -Hanecopyright protection16PENANAprsV05IHGT20Please respect copyright.PENANAYZAt29A7FB

"Haha.. Tidak masalah.. Silahkan." -Jedcopyright protection16PENANAvKmJcApoMI20Please respect copyright.PENANAKAs7wM50fB

..copyright protection16PENANANU4zJXbfWI20Please respect copyright.PENANArBZE1qNU6C

Crown Bar & Loungecopyright protection16PENANA9l9Bh9H0Ro20Please respect copyright.PENANA35CDzEN9Lt

"Saya pesan 3 iga bakar, 2 cocktail, 1 beer dingin."copyright protection16PENANATn8f6lPvJC20Please respect copyright.PENANALw3dEAZJAf

"Baik.. Silahkan menunggu."copyright protection16PENANAexwi7ggjwc20Please respect copyright.PENANAl1RlFTLtNS

"Ayah, kenapa ayah ada disini?" mataku sesekali melihat wajah ayah yang sudah lama aku rindukan. Dia tampak masih sehat. Segar. Tampan.copyright protection16PENANA1FybhPlZPc20Please respect copyright.PENANA6RXIvwmjG8

"Ayah ada tugas, seharusnya minggu depan aku datang. Tapi, kantor ingin Ayah berangkat lebih awal. Disini sangat dingin daripada yang Ayah bayangkan. Lalu, bagaimana keadaanmu disini?" Ayah menatapku lembut.copyright protection16PENANAnJzwYFROaB20Please respect copyright.PENANAMrFQFjrF21

"Aku baik. Apalagi setelah bertemu dengan Jed. Aku merasa lebih menikmati hidupku disini. Rasa rinduku pada kalian sedikit aku lupakan dengannya. Jed selalu menolongku Ayah.." aku memandang mereka bergantian. Aku lega menyampaikan semua yang aku rasakan kali ini.copyright protection16PENANAro9XHgeYAK20Please respect copyright.PENANAUo3MJJFudt

"Jed.. Bagaimana denganmu, apa benar kamu kekasih anakku?" Ayah langsung mengalihkan pandangannya kearah Jed yang tampak tenang dengan posisinya sekarang.copyright protection16PENANAaBqINIy8Hn20Please respect copyright.PENANAmjkk1QRo9x

"Tidak Om. Maafkan saya untuk itu. Aku ingin Hane tidak diganggu pria tadi. Aku tidak ingin melihatnya terluka, makanya aku meminta Hane untuk berpura-pura menjadi kekasihku. Hanya di depan pria tadi. Maafkan saya." jawab Jed sesekali melihatku dengan mata tajamnya.copyright protection16PENANAl56VB5AtUL20Please respect copyright.PENANAxWZcMEvejx

"Apa hubunganmu dengan pria tadi, Nak?" tanya Ayah mendadak.copyright protection16PENANA5laejSvxQ520Please respect copyright.PENANAgeVj0F3F9g

"A... Ehm... Dia mantan kekasihku Ayah. Tapi..." aku berhenti menjelaskan. Aku tidak sanggup merusak suasana hati Ayah yang baru saja sampai disini.copyright protection16PENANAi1HJJurhD920Please respect copyright.PENANA8wztRBjIZt

"Tapi apa?" tanya Ayah menatapku.copyright protection16PENANAFYeMTQRukL20Please respect copyright.PENANAgwpgIcUdqe

"Tapi, dia sudah membohongiku Ayah. Ah.. Bisakah kita tidak membahasnya." aku berusaha mengalihkan pembicaraan kali ini.copyright protection16PENANAgp6rEpjaX920Please respect copyright.PENANALGtH0tm39w

"Jed, aku ingin bertanya padamu. Aku punya waktu terbatas disini." kata Ayah menatap serius ke arah Jed.copyright protection16PENANAfgaXZUsrc520Please respect copyright.PENANAji3TMUu6Dt

"Silahkan Om.." jawab Jed tenang.copyright protection16PENANAAS4PEXFvs020Please respect copyright.PENANAzU0ZaJb5XC

"Apakah kamu menyukai putriku?" tanya Ayah langsung mengenai sasaran. Ayah memang tidak suka basa-basi dalam hal apapun.copyright protection16PENANAgIqn94NsfK20Please respect copyright.PENANAjIjNqjhNmr

"Apa? Bagaimana aku harus menjawabnya. Apa Hane akan marah padaku jika aku berkata jujur? Tapi ini adalah kesempatanku besarku seumur hidup. Maafkan aku Om, Hane. Aku sangat........ Sangat menyukai Hane." aku melihat raut wajahnya berubah sekarang. Inikah kejujuran yang dia simpan selama ini?copyright protection16PENANACu1Ns1IUsV20Please respect copyright.PENANAjGJnzwi3CV

"Baiklah. Bagaimana denganmu, Nak?" tanya Ayah padaku.copyright protection16PENANAZ3N3Sr1yWt20Please respect copyright.PENANAxcQxb0hm5e

"Ah... Ayah.... Benar.. Aku mulai menyukai Jed. Maafkan aku Ayah." jawabku tertunduk. Aku tidak sanggup melihat siapapun sekarang.copyright protection16PENANAydcYBl3oOi20Please respect copyright.PENANAZpXicnBuaY

"Jed, Hane. Ayah sudah mendengar pengakuan kalian. Jadi apa yang kalian mau sekarang? Apakah menjadi teman? Atau kekasih dalam dunia nyata?" tanya Ayah melihat kami bergantian. Ayah tersenyum sambil sesekali mengunyah daging iga bakarnya.copyright protection16PENANA9rNaefbXaE20Please respect copyright.PENANAVuFFRebaiO

"......" aku dan Jed hanya saling melihat untuk waktu singkat. Aku tidak tahu harus berkata apapun sekarang.copyright protection16PENANAS9HFdz6e8320Please respect copyright.PENANA6Q0WobWFy2

"Han, maukah kamu berdiri disampingku sekarang? Berjalan bersamaku untuk setiap pergantian musim? Berbagi bersamaku setiap hari?" Jed tiba-tiba meraih tanganku dan menggenggamnya erat, memandang wajahku penuh permohonan.copyright protection16PENANAIGgUFRgJg420Please respect copyright.PENANATxsQQEdr9o

"J... Jed..." aku tidak tahu apakah ini hanya mimpi atau kenyataan. Aku senang mendengarkannya. Apalagi di depan Ayah. Aku mengangguk kearah Jed. Dan tersenyum yang membuatku terlihat sedikit cantik.copyright protection16PENANA1pvPAK5LIf20Please respect copyright.PENANAq4S5KKkVVD

Plak plak plakcopyright protection16PENANApAp7gDGmSO20Please respect copyright.PENANAK1tKXRWUwu

"Jed, kamu sama denganku. Inilah diriku saat muda dulu. Baiklah. Kalian Ayah anggap kalian resmi menjadi sepasang kekasih. Jed, jagalah putriku semampumu. Hane, berbagilah dengan Jed, jangan menyimpan apapun sendiri. Ayah dan Mama tidak bersamamu. Bertahanlah bersama Jed. Aku akan mengawasi kalian juga walaupun kita berjauhan. Jed, aku bukan Ayah yang sempurna. Jadilah pelengkap dari kelemahanku." jelas Ayah menatap kejalanan. Aku tahu Ayah berat menjalani hidupnya. Walaupun aku hanya anak tirinya, Ayah selalu mengkhawatirkanku.copyright protection16PENANApBvGvayLUO20Please respect copyright.PENANAXq2pgS4ukd

"Baik, Ayah. Bisakah kita menghabiskan waktu selama Ayah disini?" kataku dengan wajah memohon.copyright protection16PENANAQWdmLN7RzP20Please respect copyright.PENANASLiLR2wcYr

"Terima kasih atas kepercayaannya, Om. Aku akan berusaha." jawab Jed pelan.copyright protection16PENANA7Ypx5FbM2320Please respect copyright.PENANAPItjtraplH

"Panggil saja aku Ayah. Tidak apa-apa. Aku mempercayaimu bukan tanpa alasan. Aku mempercayakan putriku padamu. Kita akan menghabiskan waktu bersama nanti." jawab Ayah dengan raut wajah bahagia.copyright protection16PENANABsE68ahGWb20Please respect copyright.PENANAUi7WInPMSa

"Baiklah, Ayah." jawab Jed tersenyum.copyright protection16PENANAuM7I8TvfL520Please respect copyright.PENANAZKVhwNk2Zi

"Oh, hotel Ayah didekat sini. Kalian pulang saja. Ayah akan memanggil taksi nanti." kata Ayah pelan.copyright protection16PENANA5S4uqaaBWd20Please respect copyright.PENANAuO0Y8tpiTL

"Ah.. Saya akan mengantar. Saya dan Hane akan pergi sebentar setelah ini." kata Jed dengan cepat.copyright protection16PENANAEyFjENtWup20Please respect copyright.PENANA0N47JMvyyn

"Berhentilah menggunakan bahasa formal padaku. Baiklah. Terima kasih, Nak." jawab Ayah sedikit tersenyum.copyright protection16PENANA8ZcgHl9dBV20Please respect copyright.PENANAJx7EPEr9Hq

"Haha..." ini pertama kalinya aku tertawa lagi setelah berjuang bertahun-tahun mengatasi rasa kesepianku. Ayah. Ini kejutan luar biasa untuk kelanjutan hidupku.copyright protection16PENANAiGNmbewlPt

..copyright protection16PENANAyu1eNG1hCw

"Ayah, jaga dirimu. Aku pergi dulu. Hubungi aku jika perlu sesuatu. Aku akan memberikan alamatku nanti. Ayah, aku akan mengunjungi Ayah besok. Ehm... Ayah..." -Hanecopyright protection16PENANAHKvT1cfbqQ

"Haha.... Aku melewatkan banyak waktu tanpa putriku. Sekarang kamu sudah dewasa, Nak? Kamu mengkhawatirkan Ayah? Terima kasih anakku. Ayah sayang padamu. Kemarilah. Peluk Ayah......" -Nolen Jeidcopyright protection16PENANA6IwU5H8B3X

"Selamat Malam, Ayah. Sampai jumpa." -Hanecopyright protection16PENANA4Cs6QfMSxo

"Selamat Malam, Ayah." -Jedcopyright protection16PENANAoe9T8a6nlx

"Selamat Malam. Jangan pulangkan putriku terlalu larut. Haha...." -Nolen Jeidcopyright protection16PENANAdsfKmlruWv

"Baik. Sampai jumpa. Kami pergi sekarang. Silahkan masuk, Han...." -Jedcopyright protection16PENANAs17U7XaUQH

"Baiklah...." -Hanecopyright protection16PENANAjeWs85DfsZ

"Ayah... Sudah lama sekali sejak terakhir kali kita bersama. Ayah masih seperti dulu, mengkhawatirkanku. Aku ingin bersamamu malam ini Ayah. Tapi, aku tahu akan berat jika harus berpisah lagi nantinya. Aku pasti akan merindukanmu lagi......" -Hanecopyright protection16PENANAMGr2qNnSik

"Han.. Han.." -Jedcopyright protection16PENANAnLlvFtsQni

"Ah..." -Hanecopyright protection16PENANAyGxu9FANV2

"Ada apa? Apa masih ingin bersama Ayahmu?" -Jedcopyright protection16PENANANHJeJa272k

"Hah... Iya.. Tapi itu tidak mungkin, dia pasti banyak kerjaan yang harus disiapkan untuk rapat.." -Hanecopyright protection16PENANArq5MVLgoBE

..copyright protection16PENANAHaleEvUfiQ

Ballon Playground And Parkcopyright protection16PENANAh5x1khbmoe

"Wah.......... Tempat apa ini? Aku baru tahu ada tempat sebagus ini.." aku menatap Jed sedikit bingung dan senang.copyright protection16PENANAHPENCzzSYb

"Kamu terlalu lama tenggelam dalam duniamu sendiri, Han. Kamu melupakan betapa indahnya dunia disekelilingmu. Benar?" jawab Jed pelan.copyright protection16PENANAxFlSU0nPfG

"Ya........ Bisakah kita keatas sana?" tanyaku menunjuk gedung paling atas.copyright protection16PENANAFxMcy6uJtS

"Ayo..." Jed langsung menarik tanganku dengan sedikit berlari kearah gedung yang aku tunjukkan tadi.copyright protection16PENANAYaICYkcxda

..copyright protection16PENANAIKQ3DK30zj

"Wa.......w! Seandainya aku bisa membawa Ayah dan Mama kemari. Aku ingin kami berfoto bersama. Apakah ini nyata? Ini seperti mimpi.. Jed..." aku merentangkan tanganku dan memejamkan mata. Aku menghirup udara yang segar malam ini.copyright protection16PENANAHeQtrozV82

"......" Jed tiba-tiba memelukku dari belakang. Dia tidak mengucapkan apapun beberapa detik. Menyembunyikan wajahnya di pundakku. Kami diam sesaat. Jed semakin memeluk leherku erat.copyright protection16PENANAO6dwJbQVI3

"Terima kasih, Jed." kataku pelan hampir berbisik.copyright protection16PENANA6rOWvrGysg

"Aku yang seharusnya berterima kasih padamu. Aku tidak merasakan kesepian lagi sekarang. Terima kasih, Han. Sudah mau berada disampingku." jawab Jed masih membenamkan wajahnya dipundakku. Suara pelan. Tapi itu suara yang tidak pernah aku dengar sebelumnya. Begitu lembut dan penuh kejujuran. Dia mengatakannya seakan itu isi hatinya yang terpendam selama ini.copyright protection16PENANAR9uICW6cRf

"Jed..." aku memanggilnya pelan tanpa bisa menggerakkan kepalaku ke kiri atau ke kanan.copyright protection16PENANAeFlsc5D20m

"Katakan saja apa yang kamu katakan, Han. Aku masih mendengarkanmu." jawabnya hampir berbisik.copyright protection16PENANA66NV2jnJRP

"Jed..." aku menggenggam erat kedua tangannya yang melingkar di leherku. Aku tidak bisa mengatakan apapun saat ini. Rasanya seperti mimpi. Berdiri disini bersama pria tampan. Apakah aku termasuk perempuan yang beruntung? Aku tidak peduli sama sekali. Aku bahagia sekarang. Sangat bahagia.copyright protection16PENANAZJZusCqyOi

"Han... Berjanjilah satu hal padaku.." Jed melepaskan pelukannya dan membalikkan tubuhku pelan. Ini sangat dekat. Jarak kami terlalu dekat.copyright protection16PENANAO3Yavaf9df

"A.. Apa?" tanyaku sedikit gugup karena melihat wajahnya yang terkena pantulan lampu itu tampak sangat tampan daripada tadi.copyright protection16PENANAvkljfoCC7u

"Jangan membuangku seperti yang dilakukan kedua orangtuaku." katanya berbisik.copyright protection16PENANAr7erBG31fS

"Apa? Hah... Jangan membuangku seperti yang dilakukan kedua orangtuaku......" -Hanecopyright protection16PENANAk3VidrttAG

"Jed!" aku langsung memeluk Jed tanpa berpikir dia suka atau tidak. Aku tidak bisa membendung perasaanku saat ini.copyright protection16PENANAI604qft3RA

"Mari kita saling jaga, Han. Perasaan apa ini? Rasanya aku pernah merasakannya. Dimana? Kapan? Kenapa aku begitu bahagia saat ini, seakan semuanya ingin aku keluarkan dari diriku." Jed membalas pelukanku. Sangat hangat kali ini.copyright protection16PENANAyjHMLjtOlJ

..copyright protection16PENANAGFMCX03rtE

Flowers Dormcopyright protection16PENANA7cL7gcnJff

"Jed, masuklah dulu.." -Hanecopyright protection16PENANAkNy2Akm48H

"Ya, aku berencana mengantarmu juga.." -Jedcopyright protection16PENANANPmzskAvL4

"Apa kamu akan pulang hari ini?" -Hanecopyright protection16PENANAaSgW0x8nhn

"Aku pikir begitu. Oh ya, apakah tidak menghubungi Ayahmu?" -Jedcopyright protection16PENANACCbbFMv1QE

"Besok saja. Aku ingin dia istirahat. Ayah pasti lelah setelah perjalanan panjang.. Ayo masuk.." -Hanecopyright protection16PENANAIDt5dVpOrb

"Han..." -Jedcopyright protection16PENANASC49y4GHrY

"Ehm.. Ada apa?" -Hanecopyright protection16PENANA54Agff2LgS

"Aku mencintaimu......." -Jedcopyright protection16PENANApZwT4JPtxg

"....." -Hanecopyright protection16PENANAFpTJzsNf9f

"....." -Jedcopyright protection16PENANAdekOvA3ylk

"Buatlah aku mencintaimu lebih dari yang baru saja kamu katakan, Jed.." -Hanecopyright protection16PENANAqLjXEnGtRe

"Haha..." -Jedcopyright protection16PENANAKwEEfd63sg

"Tunggu disini. Aku akan mengambilkan minuman.." -Hanecopyright protection16PENANAiGvDu0dyyy

"Ya..... Perempuan yang sempurna. Kenapa aku bahagia sekali setiap ada disisinya. Aku senang melihatnya tersenyum. Tertawa. Bahkan menangispun rasanya dia tetap terlihat cantik." -Jedcopyright protection16PENANASZjcWYACsr

"Silahkan.." -Hanecopyright protection16PENANARcXvRdIXgb

"Oh ya, aku tidak menyangka akan secepat ini mengungkapkan perasaanku padamu." -Jedcopyright protection16PENANAezRJcmJpVi

"Ini karena Ayah. Ayah memang begitu. Dia tidak suka memperpanjang apapun. Baginya itu hanya membuang waktu. Makanya dia adalah sosok idolaku sejak dulu..." -Hanecopyright protection16PENANAYOhi0dgAQI

"Seandainya saja Ayahku juga begitu. Apakah kita akan bertemu, Han?" -Jedcopyright protection16PENANA2HVZcMdVKu

"Aku rasa tidak. Kita akan menjalani kehidupan kita. Di dunia yang berbeda pastinya." -Hane copyright protection16PENANA6Z4YIglsGg

54.144.14.134

ns54.144.14.134da2
Comments ( 0 )

No comments yet. Be the first!
Loading...
X