Menunggu Senja - Hai Senja | Penana
×

Please use Chrome or Firefox for better user experience!
Menunggu Senja
Co-Writer Richard Rolanda*
Beta Reader rectaav
Beta Reader Yohana Ekky
Collaborators
  • G: General Audiences
  • PG: Parental Guidance Suggested
  • PG-13: Parents Strongly Cautioned
  • R: Restricted
R
RATED
625 Reads
6 Likes
1 Bookmarks
Popularity

Facebook · Twitter

FAQ · Feedback · Privacy · Terms

Penana © 2018

Get it on Google Play

Download on the App Store

Menunggu Senja
1 Bookmarks
#1
Hai Senja
Richard Rolanda
Jul 26, 2017
1
7
77
1 Min Read
No Plagiarism!izN8IUq0M9nmoRbj9lrdposted on PENANA

         Betapa bahagianya saat senja datang, langit yang biru mulai berubah ke jingga. warna jingga yang menyejukan hati, warna jingga yang selalu di harapkan semua orang, warna jingga yang memiliki arti kehangatan dan kenyamanan. Jingga yang datang dikala senja, membawakan kenyamanan di dalamnya. Haaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa..... aku berteriak dalam hati.copyright protection77PENANA0GfuRCjumn

Andai saja senja dapat kulihat setiap saat, disaat hati merindukan suasana senja yang membuat nyaman, membawakan memori-memoriku saat aku masih bersamanya, menikmati indahnya langit disenja hari bersama. Angin sepoi-sepoi mengajakku menari seperti menghibur aku yang sedang duka kala itu. dan burung-burung yang berkicau seperti sedang menyanyikan lagu untuk aku yang sedang menikmati indahnya senja. Mentari yang terbenam menambahkan lagi kesan kerinduan, rindu akan dia, rindu untuk pulang.copyright protection77PENANAxEWkNFfdG1

Sunset namanya. Konsentrasiku hilang saat ada seorang wanita yang berkata seperti itu di belakangku, dia datang dan menghampiriku yang sedang menikmati senja.copyright protection77PENANAn3oLUA44Vv

Bolehkah aku ikut? wanita itu berkata kepadakucopyright protection77PENANAhVcwq48Jzv

aku hanya menganggukan kepalaku sambil tersenyumcopyright protection77PENANA76a4rXJGbq

wanita itu berkata kepadaku, Apakah kamu menyukai sunset?copyright protection77PENANAIyt7joInsD

aku diam tak berkatacopyright protection77PENANATJz6g0bpKK

wanita itu berkata, aku sangat senang dengan sunset dan udara senja yang seperti ini.copyright protection77PENANAVRQ6Wi4FYf

Aku hanya terdiam dan mulai meninggalkan tempatku, tak ada satupun yang dapat mengantikan dia disisiku, dia yang ada dalam kehidupanku dulu, aku berkata dalam hati. Seakan bertapa dinginnya diriku. Langitpun mulai gelap, dingin yang perlahan-lahan menusuk tulang, lampu taman satu demi satu mulai menyala. Senja yang kutunggu sudah tiada, tapi kenangannya masih menyelimutiku tentang dia (vk).copyright protection77PENANA5HNzP7Xxvp

copyright protection77PENANAbo9KvqLGQv

54.198.195.11

ns54.198.195.11da2
Comments ( 7 )

Yohana Ekky - Menarik, tapi memang singkat ya?
Anyways, mungkin kamu butuh editing untuk penulisan yang benar untuk dialog dan penggunaan bahasa asing ya. ^^
1 year agoreply

Richard Rolanda - Wah thanks nih sudah baca tulisanku hehehe.... oya kak boleh? mau translate ke inggris?
1 year agoreply

Yohana Ekky - @Richard Rolanda, Enggak, maksud aku kalo kamu ada Bahasa asing di dalam tulisan kamu, harusnya cetak miring. WKWKKW.

Anyways, sama-sama. :D
1 year agoreply

Richard Rolanda - @Yohana Ekky, Okey terimakasih masukannya :D thank you dah baca tulisan gua ya


1 year agoreply

Yohana Ekky - @Richard Rolanda, hehhee..no worries. Aku suka kok baca karya orang, lebih lg kalau orangnya dikasi masukan mau..  wkwkwk.
Semangat!
1 year agoreply

Richard Rolanda - @Yohana Ekky, oiya kak di bagian mana ya yang saya masih kurang ? mohon bimbingannya
1 year agoreply

Yohana Ekky - @Richard Rolanda, kalau menurut aku sih sementara di bagian editing. Kalo kamu ijinin ya aku akan suggest edit.
1 year agoreply

Loading...
X