-[]-[]-[]-[]-[]-[]-[]-[]-[]-[]-[OKUCHI]-[]-[]-[]-[]-[]-[]-[]-[]-[]-[]-
692Please respect copyright.PENANAH4ycSW8OHn
author : azukane
created by : zusukane
692Please respect copyright.PENANA6B7XBrcMT8
genre : fantasy , action , adventure , comedy , slice of life , school , ecchi , romance
692Please respect copyright.PENANAVaxuyvJVmx
Chapter : 5
O»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»O
Judul : ayo semangat
O«««««««««««««««««««««««««««««««««««O
692Please respect copyright.PENANAtSrNUOoU66
**Ke esokan paginya**
692Please respect copyright.PENANAbxuWRUaR4H
“Ayo kita pergi ke pandai besi,” kata raja.
692Please respect copyright.PENANAZKkDO2V7gw
“Baiklah kami akan bersiap siap dulu,” kata Zusukane.
692Please respect copyright.PENANALyJfGa0Txw
Setelah bersiap-siap.
692Please respect copyright.PENANAABmDoALNGa
“Ayo, kita berangkat,” kata Zusukane dan teman temanya.
692Please respect copyright.PENANASVK2LjqSQB
“Baiklah aku akan tunjukan pandai besinya,” ujar raja.
692Please respect copyright.PENANA1jjOI3a0rn
**Setelah sampai di pandai besi**
692Please respect copyright.PENANAuadP9EL5lE
“Pilihlah zirah dan perlengkapan yang kalian suka,” kata raja.
692Please respect copyright.PENANAgfQkfsJrSp
“Baiklah,” kata Zusukane dan temanya.
692Please respect copyright.PENANAK0pMuhXFSW
**Zusukane dan temanya pun memilih zirah dan perlengkapan**
692Please respect copyright.PENANAJQgTfYkoE9
“Aku bingung mau memilih apa,” ucap Zusukane.
692Please respect copyright.PENANAVQFr1xZYEe
“Kayaknya kamu cocok jadi penyihir Zu chan,” ucap Tomori.
692Please respect copyright.PENANAnFn5PQ1jAw
“Yasudah kalo gitu ku ambil tongkat sihir saja, oh iya kalian sudah ketemu?” kata Zusukane.
692Please respect copyright.PENANAHpUPS7s1Ue
“Belum ketemu,” ucap Tomori dan Aiko.
692Please respect copyright.PENANA5YUb5CjJfx
“Kami juga belum nemu yang pas nih,” ucap Michiyo dan Akemi.
692Please respect copyright.PENANAlxF9XtaIHZ
“Sepertinya kami akan memilih yang sama seperti Zu chan,” jawab Tomori dan Aiko.
692Please respect copyright.PENANA5OxOSO82aj
“Ya, kita bisa menjadi trio penyihir,” kata Zusukane.
692Please respect copyright.PENANAcdG0kDLDHg
“Aku akan ambil jam sakti ini saja,” kata Akemi.
692Please respect copyright.PENANAzu9QUBMrXt
“Apa kekuatan jam itu?” tanya Zusukane.
692Please respect copyright.PENANAkubOzf5Dhi
“Kemampuan dasar jam itu untuk menghentikan waktu namun jika pengguna nya punya skill lain maka bisa mengundurkan/memajukan waktu,” kata pandai besi itu.
692Please respect copyright.PENANAADM4qKIOO3
“Wah, bapak tau ya,” kata Zusukane.
692Please respect copyright.PENANA3QLOqJfqR0
“Ya, jam itu sudah diisi kekuatan sihir jadi aku tahu,” jawab pandai besi tersebut.
692Please respect copyright.PENANAAqiFkaNLA3
“Lalu, Michiyo kau mau memilih apa?” tanya Zusukane kepada Michiyo.
692Please respect copyright.PENANACtKjdDqpts
“Sepertinya ku akan memilih perisai dan pedang ini lagipula kita butuh penahan juga kan,” jawab Michiyo.
692Please respect copyright.PENANA91ldgAYWtS
“Eh, betul juga kita tidak akan bisa bertahan karena sihir itu menggunakan waktu untuk mengaktifkanya,” ucap Zusukane.
692Please respect copyright.PENANAVi0vjlZANw
**Mereka pun ber rencana pergi ke tempat latihan namun diperjalanan Zusukane ingin ke perpustakaan dulu**
692Please respect copyright.PENANAv8n4Gl12Hw
“Hey, aku akan ke perpustakaan dulu,” ucap Zusukane.
692Please respect copyright.PENANA404KjLmVPV
“Ngapain ke perpustakaan Zu chan?” tanya Tomori.
692Please respect copyright.PENANA85SI98JwQc
“Ku ini kan penyihir jadi ku ingin mencari buku sihir dulu,” jawab Zusukane.
692Please respect copyright.PENANAhT5i57sv7Q
“Eh, betul juga ya aku dan Aiko juga penyihir ayo kita ke perpustakaan,” ujar Tomori.
692Please respect copyright.PENANAZYQaZru4AU
“Eh, Zu chan hebat langsung bisa berpikir,” kata Aiko.
692Please respect copyright.PENANAQPonZ87k3P
“Baiklah kami akan menunggu di luar,” kata Michiyo.
692Please respect copyright.PENANAtdA8Yy0ngA
“Hmm… karena ku menggunakan jam sakti sepertinya ku juga harus masuk,” kata Akemi.
692Please respect copyright.PENANAxRA8JSlp36
“Yah, sudahlah ku ikut sekalian cari cara menggunakan pedang dan perisai dengan benar,” kata Michiyo.
692Please respect copyright.PENANASTpIpGfx9i
**Di dalam perpustakaan**
692Please respect copyright.PENANA3pjoDpYcF6
Setelah beberapa saat mencari.
692Please respect copyright.PENANACNbGXJqQyj
“Aku menemukan buku mantra sihir,” ujar Zusukane.
692Please respect copyright.PENANAWIjOBczKLQ
“Aku juga menemukan buku tentang sihir waktu,” kata Akemi.
692Please respect copyright.PENANAf9WzmZdWZu
“Yah, aku juga sudah menemukan buku ku,” jawab Michiyo.
692Please respect copyright.PENANAizrJvo8Qzi
“baiklah ayo kita keluar,” kata Tomori.
692Please respect copyright.PENANAyX6OnVKOLp
**Setelah keluar mereka pergi ke tempat latihan**
692Please respect copyright.PENANA4Lwn88Awae
Di tempat latihan.
692Please respect copyright.PENANAPxdyYLUTLI
“Aku akan coba mempelajari mantra api dulu,” kata Zusukane.
692Please respect copyright.PENANAPiQspMWwjK
“Aku akan mencoba mantra air,” kata Tomori.
692Please respect copyright.PENANALeJzverU3X
“Sepertinya aku akan mencoba mantra angin,” ujar Aiko.
692Please respect copyright.PENANAwNYUq8wEaK
“Aku akan mencoba mantra menghentikan waktu,” kata Akemi.
692Please respect copyright.PENANAbO89xFdJJd
“Yah, aku akan mempelajari cara menggunakan pedang dan mencobanya di monster yang ada disana,” kata Michiyo sambil menunjuk ke arah monster di luar area latihan.
692Please respect copyright.PENANAVTAxGm30Eo
“Sebaiknya kamu jangan macam macam Michiyo,” jawab Zusukane.
692Please respect copyright.PENANAGuM2Yl5AeZ
“……” Michiyo tidak menjawab.
692Please respect copyright.PENANAaUModRCr6u
**Beberapa saat kemudian**
692Please respect copyright.PENANAQDskHN9KTC
Zusukane berhasil menciptakan api meski dengan sekala kecil dan Aiko berhasil menciptakan pusaran angin namun Tomori tidak berhasil menciptakan sihir air nya.
692Please respect copyright.PENANA9RLakSSka9
“Kalian berhasil tapi kenapa aku tidak berhasil,” kata Tomori.
692Please respect copyright.PENANATIkYUWHs0M
“Jangan menyerah ku yakin kau bisa,” Zusukane memberi semangat.
692Please respect copyright.PENANA0NyEeitp40
Sementara itu Akemi dan Michiyo.
692Please respect copyright.PENANAXmWkuNUPh8
Akemi berhasil menghentikan waktu meski masih dengan area kecil dan Michiyo sudah bisa menguasai pedang nya dan berniat mencobanya pada monster secara diam-diam.
692Please respect copyright.PENANAla9U5n3qbf
“(hmm… aku akan mencobanya pada monster)” kata Michiyo dalam hati.
692Please respect copyright.PENANADrh5POZF5M
Tiba tiba Michiyo berteriak minta tolong sambil berlari.
692Please respect copyright.PENANANeLpIBQP05
“Tooooolloooooooooonggg,” teriak Michiyo sambil lari.
692Please respect copyright.PENANAVbCAxCIPf9
Seketika itu mereka semua lari karena dikejar monster itu.
692Please respect copyright.PENANAbZERoA3sCf
“Kau itu sudah kubilang jangan macam macam,” kata Zusukane sambil berlari.
692Please respect copyright.PENANA3SN34c88a6
“Maafkan aku, aku hanya mencobanya sedikit,” kata Michiyo meminta maaf.
692Please respect copyright.PENANA6q4krCRDdB
“Aiko gunakan sihir angin mu ku akan gunakan apiku,” kata Zusukane.
692Please respect copyright.PENANATPyO51SvWw
“Baiklah!” jawab Aiko.
692Please respect copyright.PENANAjCTGopOOVI
Aiko menggunakan sihir angin dan Zusukane menggunakan sihir apinya jadilah topan api dan monsternya hangus seketika.
692Please respect copyright.PENANAYiKTd2zNAo
“kita berhasil,” kata Zusukane.
692Please respect copyright.PENANAdBgSeY9aiv
“Huh… untung saja,” kata Michiyo.
692Please respect copyright.PENANAYJzzTVvwkC
“Hei, ini semua salahmu tau,” kata Zusukane.
692Please respect copyright.PENANAJyuFzXPOH4
“Iya-iya maaf,” kata Michiyo minta maaf.
692Please respect copyright.PENANAvrlmSN7MZr
“Sepertinya sudah sore sebaiknya kita pulang sebelum malam,” ujar Zusukane.
692Please respect copyright.PENANA9SqTme3of4
“Iya, sebaiknya kita pulang,” kata Akemi.
692Please respect copyright.PENANATvYEqkDqlD
Mereka pun pulang ke istana.
692Please respect copyright.PENANAhM69iQZKuQ
BERSAMBUNG
692Please respect copyright.PENANApcR6VizmuQ