×

Please use Chrome or Firefox for better user experience!
Fantasy
Crime
My Husband Is Detective in Konoha
Writer Hana Puspa Rini
Writer
  • G: General Audiences
  • PG: Parental Guidance Suggested
  • PG-13: Parents Strongly Cautioned
  • R: Restricted
R
RATED
16 Reads
0 Likes
0 Bookmarks
Popularity

Facebook · Twitter

FAQ · Feedback · Privacy · Terms

Penana © 2018

Get it on Google Play

Download on the App Store

Follow Author
My Husband Is Detective in Konoha
0 Bookmarks
A - A - A
#3
Aku minta maaf istriku
Hana Puspa Rini
Sep 15, 2018
0
0
1
4 Mins Read
No Plagiarism!TQ4NY0PgkM89gerKFJofposted on PENANA

Narutocopyright protection1PENANA3FNy1uML4D

DC: Masashi kishimotocopyright protection1PENANASYtWLsXAIh

Rate: T-Mcopyright protection1PENANAnQrE5SoKBN

Genre: Mixcopyright protection1PENANA0FsOdui0gn

Pair: NaruHina Slight:SasuSakucopyright protection1PENANAD8l756z2Hh

warning: Typo, OOC, kekerasan, unsur dewasa 18++copyright protection1PENANAk48LIdE7Yg

Aku Minta maafcopyright protection1PENANAUZVnO8R797

Sudah hampir satu tahun lebih, sejak kelahiran boruto. Naruto cuti kerja, dia teringat ketika waktu itu hitana jatuh pingsan, semenjak bertugas. Kini dia akan cuti lagi untuk menemani buah hatinya. Udara di pagi hari begitu sejuk, angin sepoi-sepoi meniup taman bambu milik keluarga Hyuuga. Bel yang di pasang di pintu masuk berbunyi, menandakan musim panas dimulai. Burung bernyanyi di taman rumah, Naruto dan Hinata sedang melihat sang buah hatinya.copyright protection1PENANAuMgPUlWtoD

"Naruto, kamu tidak kerja?" Tanya Hinata, ke Naruto.copyright protection1PENANAKIHTuq78y6

"Aku kerja, untuk menjaga Boruto dan kamu Sayang." Ucap Naruto, Naruto langsung memberikan ciuman hangat kepada Hinata dan Boruto.copyright protection1PENANAos5jQUsI1B

Cuppp‼‼!copyright protection1PENANAPvo6lirhLP

Suara Hinata mencium Narutdengan tatiba-tiba, Hinata mencium kening Naruto dengan romantis dan penuh kasih sayang. Boruto di gendong oleh Hinata dengan lembut dan kasih sayang.copyright protection1PENANAUwyCp23xaB

"Lebih baik kamu kerja, aku tidak apa-apa bersama Boruto." Ucap Hinata dengan lembut, rambut hitamnya di kucir supaya tidak mengenai Boruto.copyright protection1PENANADy4JRUDkDE

"Jangan menunjukkan wajah itu Naruto. Boruto sayang, ayahmu pergi kerja sebagai detecktive." Ucap Hinata ke Boruto. Ia menyayangi anaknya dengan kasih sayang seorang wanita yang pintar dan supel.copyright protection1PENANAVs9kzuD0Mo

"Boruto anakku yang tercinta, jaga ibumu ya. Ayah akan kembali." Ucap Naruto, ia pergi memakai topi dan jaket. Tak lupa ia membawa kunci mobil dan tas kerjanya.copyright protection1PENANAQHVojlqmSA

Di kantor, suasana begitu hiruk pikuk. Jam kerja begitu padat, mereka sedang menangani kasus yang belum terselesaikan semenjak Naruto cuti. Yah mau bagaimana lagi, ketuanya saja Naruto tapi yang mengelola Kepolisian adalah Guru Kakashi dan Guru Tsunade. Susah kalau Naruto harus mengelola semuanya, karena Naruto dilantik menjadi Ketua Kepolisian pangkatnya masih rendah.copyright protection1PENANAYv82f0XSlA

"Pak, ini berkas dari manager Kakashi. Bapak kan sebagai ketua yayasan disini." Ucap Choji untuk menyerahkan dokumen, suasana di kantor Naruto terutama di ruangnya penuh dengan data-data pembunuhan yang belum terselesaikan.copyright protection1PENANAwg3GBCbeDX

"Nee...Choji... istriku sedang menyusui anakku, gizi yang baik untuk istriku apa ya?." Tanya Naruto. Ia kebingungan, karena baru pertama kali menjadi ayah yang super sibuk dan protective kepada anak dan istrinya. Naruto tiba-tiba teringat masa lalu, ia melamun duduk di kursi dan entahlah, apa yang sedang Naruto pikirkan.copyright protection1PENANADtEzRYUhlN

Flash back On:copyright protection1PENANASjj1my2kqn

"Naru-kun, arigatou kamu sudah menerima cintaku..."copyright protection1PENANAVXDZEfCPtg

"Maafkan aku tidak mengatakan cinta padamu, gomen.... Hountoni...... gomen."copyright protection1PENANAN6JsFBrATM

Hinata tiba-tiba mencium pipi Naruto di saat Hinata terluka...copyright protection1PENANAnL6HMtfOOG

"Naru-kun, itu alami buat seorang cowok kan. Kata mendiang Neji nii-sama kalau cowok itu biasa suka telat menyatakan cintanya."copyright protection1PENANAbJEPJi4l8y

Flash back Off:copyright protection1PENANABVFlolWPVP

Lamunan Naruto yang begitu sangat romantis, tiba-tiba buyar akibat teguran dari Choji teman bermain Naruto yang kini menjadi asisten Naruto dalam bertugas. Naruto tersadar, di saat Choji menghentikan lamunan Naruto.copyright protection1PENANABjBI0nbgc0

"Pak –pak apakah anda baik-baik saja?" Tanya Choji. Choji yang dari tadi melihat Naruto melmun, bingung mau berbuat apa?. Choji menyadari kalau Naruto melamun, mungkin karena stres memikirkan istrinya yang sekarang habis melahirkan dan merawat buah hati mereka.copyright protection1PENANAWnJBdtTiP1

"Ah... gomen sampai mana tadi." Ujar Naruto, yang lupa akan pembicaraan nya.copyright protection1PENANAQrXvMlQJbM

"Bpak tadi menanyakan makanan bagus buat ibu yang sedang melahirkan dan merawat bayikan?."copyright protection1PENANAzN5av6xHmJ

"Ah, iya itu yang ku maksud."copyright protection1PENANAHj7rUlUNDJ

"Daun katum, buah-buahan dan minyak zaitun serta biji hitam atau habatusauda." Ucap Choji, yang sering melihat Ayahnya membawa benda yang ia sebutkan. Karena Ayahnya dulu adalah bekas tentara dan dia sering mendapatcopyright protection1PENANAPtaNZX9QGk

"Kita bisa meminta di kota pasir pak ... kota padang pasir."copyright protection1PENANACg7IqDOYla

"Ah iya, Gara pasti punya biji hitam dan minyak zaitun."copyright protection1PENANAI2tPtnaobO

Di rumah, Hinata sedang susah payahnya menghibur Boruto yang rewel. Boruto rewel karenana kelaparan dan dia baru berusia kurang lebih 1 bulan.copyright protection1PENANA81ijOhgX8X

"Boruto... Borutooo..." Ucap Hinata, yang sedang menenagkan Boruto.copyright protection1PENANAiKdpsD3gBo

"Kamu lapar ya? ... sabar ya, ibu akan memberikan mu ASI nak." Hinat bergegas ke kamar menggendong Boruto untuk memberikan ASI.copyright protection1PENANArjrU9Vikju

Sementara di kantor, Naruto sedang menelepon Gara yang berada di Kota Pasir. Naruto memerlukan obat herbal untuk Nutrisi anak dan istrinya. Choji yang sedang melihat-lihat apakah berkasnya sudah dibawa semuanya, ia melihat dari lembaran pertama sampai akhir.copyright protection1PENANA8rvrKjI1hR

"Ah... Gaar... apakah kamu ada minyak zaitun dan biji hitam?." Tanya Naruto di telepon.copyright protection1PENANAYzBbZ4P2lr

"He... dobbe, lama tidak menelpon semenjak kelahiran anak pertamamu." Ujar Gaara, yang suka menggoda Naruto. Ia sudah kangen dengan sahabatnya semenjak sibuk di negra pasir dan naruto di negara api.copyright protection1PENANArMKSHUN0f7

"Heh... kenapa gaya bahasamu berubah seperti Sasuke?."copyright protection1PENANAuoyZPjjylA

"Gomen Naruto, oh iya emang ada masalah apa?. Soalnya kamu jarang meneleponku."copyright protection1PENANApja0v95kcq

"Ah kamu pasti taulah, aku kan sudah jadi ayah, Jadi aku meneleponmu ingin menanykan obat yang biasa di pakai untuk ibu hamil dan menyusui serta bayinya yang masih kecil."copyright protection1PENANALEcwwUrkUG

"Wow sugoi ne, Naruto. Ahahahaha tenang minyak zaitun dan Biji hitam akan ku kirim ke kota mu."copyright protection1PENANAro40oTkHrF

"Alamat ku di jalan Byakugan ... biasa di rumah elitku. Tempat klan Hyuuga dan semuanyalah"copyright protection1PENANAhRYsSuBXPO

"Aku tahu Naruto, jaa ne." Gaara menutup telephone, sementara Naruto menekan nomer telepon rumahnya. Ia menelephone Hinata untuk memberi kabar, bahwa ia akan membelikan makanan bergizi untuk Hinata dan Boruto.copyright protection1PENANAoAsB7Zvyjp

di rumah Hinata yang sedang menidurkan Boruto mendapat telephone. Boruto yang tadinya tidur terbngun karena suara telephone di kamar Hinata. Hinata mengangkat telephone dari Naruto.copyright protection1PENANAfKOjKcd4TF

"Oh... iya... Naru-kun tidak ada kerjaan?, kok kamu menelpon aku?"copyright protection1PENANAKbwJDpdfm2

"Maaf istriku tercinta, aku tidak bisa pulang awal. Ada kerjaan banyak di kantor. Kakashi sensei jahat."copyright protection1PENANA3KDwlLvRkO

"Ya...ya...aaaaaa....." Boruto usil saat mendengar suara ayahnya ditelephone.copyright protection1PENANAgzy5Sjh6ob

"Maaf, Naruto. Boruto dari tadi rewel sekali. Tak tahu kenapa dia sangat rewel, padahal sudah di ganti popoknya." Ucap Hinata yang menggendong Boruto.copyright protection1PENANAL8miR0H5f4

"Boruto... ini ayah nak... maaf ayah tidak bisa pulang jaga ibumu ya." Ucap Naruto di telephone dengan tergesa-gesa.copyright protection1PENANA7jPLPawk1Q

Boruto, jaga ibumu ya. Ayah akan membuat mu bahagia dan ayah akan membuat ibumu sehat. Kau adalah anakku yang tercinta, jangan sampai kau mengecewakan ibumu. Boruto. Ucap Naruto dalam hati, sambil memegang telephone genggam nya.copyright protection1PENANA9ipHni1Foq

TBCcopyright protection1PENANAQaydtqebvt

54.80.58.121

ns54.80.58.121da2
Comments ( 0 )

No comments yet. Be the first!
Loading...
X