One Million Dollar Wedding - PROLOG | Penana
×

Please use Chrome or Firefox for better user experience!
Romance
Friendship
One Million Dollar Wedding
No tags yet.
Tags
Writer MissPhopho
Writer
  • G: General Audiences
  • PG: Parental Guidance Suggested
  • PG-13: Parents Strongly Cautioned
  • R: Restricted
PG-13
RATED
215 Reads
0 Likes
0 Bookmarks
Popularity

Facebook · Twitter

FAQ · Feedback · Privacy · Terms

Penana © 2018

Get it on Google Play

Download on the App Store

Follow Author
One Million Dollar Wedding
0 Bookmarks
A - A - A
#1
PROLOG
MissPhopho
Feb 12, 2018
0
0
35
3 Mins Read
No Plagiarism!u5Iq9S3zHYDcomyd8Mccposted on PENANA

Apa itu cinta, Sayang?39Please respect copyright.PENANAwim8HNTbi5
copyright protection35PENANAqEQ6hCWqT8

Bukankah itu merupakan jalan akhir dari pertemuan hati diantara kau dan aku?copyright protection35PENANAJodrOnkRW1

Aku tidak mau menjalani itu… karena bagiku kebersamaan kita sudah cukupcopyright protection35PENANAPAeeXNr5AE

Terbanglah ke dalam pelukanku… dan biarkanlah aku mencium bibir merah-mu itucopyright protection35PENANAi1j87AK40E

Sampai nafas yang ada didalam hidupku ini hilang lenyap bersama nafas terakhirmucopyright protection35PENANAcJ2pbQNvIK

Jangan membuatku menunggu lagi, sayang… karena aku ini hidup didalam kegilaancopyright protection35PENANAxykLMizdna

Gila karena menginginkanmu…copyright protection35PENANASGbbOiLzmM

Menginginkan Jiwa, Hati dan Pikiran-mu yang tercipta hanya bagiku seorang39Please respect copyright.PENANAHaNgsYyjR9
copyright protection35PENANAeywgYI7MdP

-Barisan puisi yang dibuat oleh S.A.D, 2015, didalam kamar pribadinya.-39Please respect copyright.PENANA0pqyAOZkVA
copyright protection35PENANAwLnRxa96ox

**********39Please respect copyright.PENANAZsSlBA9uLr
copyright protection35PENANAggdrs2KeB7

“Kak Annie… apakah kau sudah siap?”39Please respect copyright.PENANAztCnJ5mhod
copyright protection35PENANA0PFx6Efdqs

     Annie mendengar namanya dipanggil dengan nada setengah berteriak dari dalam kamar pribadinya.39Please respect copyright.PENANArpDRXeGXyC
copyright protection35PENANA3XerOLBYSZ

     Serra Abigail O’Smith, Adik Tiri Annie, sudah tidak sabar menunggu kakak perempuannya yang memang sedang bersiap-siap untuk pergi ke Pasar Malam yang tempatnya sangat dekat dengan rumah mereka.39Please respect copyright.PENANAxx4pSGZ2bK
copyright protection35PENANAv8gIAIKlWm

     “Serra, tidak baik berteriak seperti itu… Harusnya kau malu!” ujar Annie menegur Serra setelah gadis itu menghampiri Adik Tiri-nya di Pintu Depan O’Smith House.39Please respect copyright.PENANAuLe68XcvfA
copyright protection35PENANAsXc7uiMJvd

     “Habis kau lama, Kak. Nanti keburu selesai acaranya.”39Please respect copyright.PENANAIG0mxXAdV8
copyright protection35PENANAcyaqZYcBX4

     “Ya tapi… tidak harus berteriak seperti itu, Serra. Kalau sampai Mama mendengar kamu berteriak seperti tadi, bisa habis kupingmu di jewer olehnya.”39Please respect copyright.PENANAQsFURyBQAM
copyright protection35PENANAAscRaNzV8w

     “Ya, ya, ya... nanti-nanti saja aku mendengar omelanmu itu, Kak. Sekarang waktunya bersenang-senang—Ayooo!”39Please respect copyright.PENANAB5xPcFNob2
copyright protection35PENANAiAtuIYMvIi

     Annie menggeleng-gelengkan kepalanya ketika melihat ulah Adik Tiri-nya. Kemudian gadis itu menutup Pintu Depan rumah mereka dan menyusul Serra yang berjalan dengan sangat cepat sebagai tanda bagi Annie bahwa adiknya sudah tidak sabar lagi untuk segera sampai ke Pasar Malam.39Please respect copyright.PENANAZTJZghXQvS
copyright protection35PENANAIUQTlQSxrP

     Karena wilayah rumah mereka terkenal sebagai kawasan elit, Pasar Malam seperti itu jarang sekali bisa diadakan setiap tahunnya. Bukan karena masyarakat disitu sombong sehingga tidak mau menginjakkan kaki mereka ke tempat-tempat yang hanya disinggahi rakyat kelas bawah. Tapi karena event tersebut selalu diadakan di sebuah tempat dimana pemiliknya adalah seorang pengusaha dari Inggris dan hanya datang setiap dua tahun sekali untuk melihat aset-asetnya, yang membuat panitia acara terkadang sulit untuk meminta ijin dari pemiliknya.39Please respect copyright.PENANAYlkDgccR3N
copyright protection35PENANAB2hOTsBtoK

     “Lihat, Kak… meriah ya.”39Please respect copyright.PENANADESau4Qht2
copyright protection35PENANA0Glua4sWza

     Annie menatap kagum ke arah Pasar Malam itu karena terlihat meriah dengan pemasangan lampu-lampu gantung seperti di Kawasan Singapura ‘Orchad Road’ yang pernah dikunjunginya beberapa tahun lalu.39Please respect copyright.PENANAksW4rclp2Q
copyright protection35PENANAfi56bqW3Xo

     Hingar bingar musik yang sedang trend in terdengar dimana-mana. Stan makanan, minuman, baju-baju bahkan sampai pernak-pernik untuk perempuan ada semua di dalam Pasar Malam itu. Tempat tersebut terlihat ramai dengan para pengunjung yang memadati stan-stan yang ada disana.39Please respect copyright.PENANAh1cCEsORjR
copyright protection35PENANATyranlDYO1

     “Sebentar, Kak, aku kirim pesan ke handphone Kat dan Rion dulu. Aku tadi sudah janjian sama mereka ketemu disini.”39Please respect copyright.PENANAEXww81BZj4
copyright protection35PENANAJOH5iR9LOJ

     “Oke. Aku duluan ke tempat pernak-pernik yang disitu ya,” kata Annie sambil menunjuk salah satu stan yang ada didekat mereka dan adiknya mengiyakan sambil mengacungkan jempol.39Please respect copyright.PENANA1DwXIY93nb
copyright protection35PENANAV3109dr6ho

     Ketika Annie sampai di stan pernak-pernik tersebut pelayan yang menjaga stan tersebut langsung menyambut gadis itu dengan senyum yang sangat lebar. “Mari Kak… silahkan dipilih. Kita punya kalung, anting dan cincin yang cantik-cantik. Harganya murah-murah, Kak.”39Please respect copyright.PENANAUFc6iRy7JS
copyright protection35PENANAvaXWlkhYj6

     Annie tersenyum mendengar tawaran mereka yang berulang-ulang dan menjual kalimat murah sebagai pancingan agar para pengunjung mau mampir ke stan mereka dan membeli barang-barang yang ditawarkan. Sejenak mata Annie melihat dengan penuh selidik ke pernak-pernik yang ditawarkan oleh mereka.39Please respect copyright.PENANAZnPvTYxvXQ
copyright protection35PENANAZ3VH8ezhZn

     Mata Annie langsung tertuju ke bagian cincin dimana gadis itu melihat sebuah cincin yang sangat unik. Cincin itu terbuat dari perak dan memiliki ukiran berbetuk pita kecil. Di bagian tengah cincin tersebut, diletakkan sebuah batu kecil berwarna hijau yang terlihat berkilau seperti green diamond.39Please respect copyright.PENANAzYu6Vc45gs
copyright protection35PENANA0Vr2WAgnHx

     Annie mulai memasangkan cincin itu ke jari manis sebelah kirinya dan hampir saja dia menjatuhkan cincin itu ketika tiba-tiba mendengar sebuah suara yang sangat lembut di telinganya mengatakan, “Be mineI’ll give you a million green diamond rings, which are bigger than what’s in your hands right now.”39Please respect copyright.PENANAha8ugqmPy5
copyright protection35PENANALcIJ833q2n

     Annie menoleh kearah suara itu dan menjadi terkejut ketika melihat sepasang mata berwarna biru kehijauan sedang menatapnya dengan begitu intens. Wajah pria asing itu hanya berjarak beberapa senti dari wajah Annie.39Please respect copyright.PENANAIxsy3mwARt
copyright protection35PENANAx2qsJyGiQG

     Lalu pria itu mulai memeluk Annie dipinggangnya. Dengan gerakan yang sangat lembut, tubuh Annie diarahkan untuk lebih merapat kepadanya. Dan kemudian, tanpa menyadari apa yang akan dilakukan pria itu selanjutnya, sebuah kecupan yang sangat manis di bibir-nya langsung membuat Annie menjerit kaget.39Please respect copyright.PENANAqrsUxo6Ctm
copyright protection35PENANAGQC7TyI9Vp

     Karena ketakutan, Annie berlari keluar dari tempat itu dan berusaha menghilang dibalik kerumunan para pengunjung Pasar Malam agar pria itu tidak bisa mengejarnya.39Please respect copyright.PENANA5KxdeNEADc
copyright protection35PENANAHHCpqKtubw

     “Interesting…” ujar pria asing itu sambil tersenyum.39Please respect copyright.PENANAFlK8TNuqom
copyright protection35PENANASIyibiQSAG

(To Be Continued . . . # Chapter One)39Please respect copyright.PENANATONlIlJPXd
copyright protection35PENANAyhxaorJ7AF

54.198.126.110

ns54.198.126.110da2
Comments ( 0 )

No comments yet. Be the first!
Loading...
X