Please use Chrome or Firefox for better user experience!
Romance
Friendship
One Million Dollar Wedding
No tags yet.
Tags
Writer MissPhopho
Writer
  • G: General Audiences
  • PG: Parental Guidance Suggested
  • PG-13: Parents Strongly Cautioned
  • R: Restricted
PG-13
RATED
120 Reads
0 Likes
0 Bookmarks
Popularity

Facebook · Twitter

FAQ · Feedback · Privacy · Terms

Penana © 2018

Get it on Google Play

Download on the App Store

Follow Author
One Million Dollar Wedding
0 Bookmarks
A - A - A
#1
PROLOG
MissPhopho
Feb 12, 2018
0
0
23
3 Mins Read
No Plagiarism!3ZQwVGEGLJcOOLfuLjUPposted on PENANA

Apa itu cinta, Sayang?27Please respect copyright.PENANAOum2eW6xoD
copyright protection23PENANAiIOZWe0W8t

Bukankah itu merupakan jalan akhir dari pertemuan hati diantara kau dan aku?copyright protection23PENANAcct2JpIn6t

Aku tidak mau menjalani itu… karena bagiku kebersamaan kita sudah cukupcopyright protection23PENANA7iiV4ypPRk

Terbanglah ke dalam pelukanku… dan biarkanlah aku mencium bibir merah-mu itucopyright protection23PENANAF93t9ZIaVR

Sampai nafas yang ada didalam hidupku ini hilang lenyap bersama nafas terakhirmucopyright protection23PENANAE847aNxTbD

Jangan membuatku menunggu lagi, sayang… karena aku ini hidup didalam kegilaancopyright protection23PENANAniWFd0dDQ4

Gila karena menginginkanmu…copyright protection23PENANAYve1Zn1HyX

Menginginkan Jiwa, Hati dan Pikiran-mu yang tercipta hanya bagiku seorang27Please respect copyright.PENANAaBVY9OHs9m
copyright protection23PENANAyc5CkfqR8B

-Barisan puisi yang dibuat oleh S.A.D, 2015, didalam kamar pribadinya.-27Please respect copyright.PENANAu4jPIR1VDb
copyright protection23PENANAuwTrb7roLi

**********27Please respect copyright.PENANAdsGzuVwBsV
copyright protection23PENANAtJNHLM5MuD

“Kak Annie… apakah kau sudah siap?”27Please respect copyright.PENANAfDwaBGZj98
copyright protection23PENANAJ2QPFa452d

     Annie mendengar namanya dipanggil dengan nada setengah berteriak dari dalam kamar pribadinya.27Please respect copyright.PENANAGDdZtVRuRv
copyright protection23PENANAGxJAYVIqkt

     Serra Abigail O’Smith, Adik Tiri Annie, sudah tidak sabar menunggu kakak perempuannya yang memang sedang bersiap-siap untuk pergi ke Pasar Malam yang tempatnya sangat dekat dengan rumah mereka.27Please respect copyright.PENANAG4YnEsib4L
copyright protection23PENANAINdwvZiBMM

     “Serra, tidak baik berteriak seperti itu… Harusnya kau malu!” ujar Annie menegur Serra setelah gadis itu menghampiri Adik Tiri-nya di Pintu Depan O’Smith House.27Please respect copyright.PENANA6kpCu1juks
copyright protection23PENANAewP5lufqAh

     “Habis kau lama, Kak. Nanti keburu selesai acaranya.”27Please respect copyright.PENANAD16Q0zMS4D
copyright protection23PENANAEhOoRNjAdD

     “Ya tapi… tidak harus berteriak seperti itu, Serra. Kalau sampai Mama mendengar kamu berteriak seperti tadi, bisa habis kupingmu di jewer olehnya.”27Please respect copyright.PENANAnLIl8nOqyT
copyright protection23PENANA3VqhrWgKx3

     “Ya, ya, ya... nanti-nanti saja aku mendengar omelanmu itu, Kak. Sekarang waktunya bersenang-senang—Ayooo!”27Please respect copyright.PENANAcEdBhICBcX
copyright protection23PENANAxMzmRUR7ls

     Annie menggeleng-gelengkan kepalanya ketika melihat ulah Adik Tiri-nya. Kemudian gadis itu menutup Pintu Depan rumah mereka dan menyusul Serra yang berjalan dengan sangat cepat sebagai tanda bagi Annie bahwa adiknya sudah tidak sabar lagi untuk segera sampai ke Pasar Malam.27Please respect copyright.PENANA3QYaGZKsRO
copyright protection23PENANApZJenB1Gbe

     Karena wilayah rumah mereka terkenal sebagai kawasan elit, Pasar Malam seperti itu jarang sekali bisa diadakan setiap tahunnya. Bukan karena masyarakat disitu sombong sehingga tidak mau menginjakkan kaki mereka ke tempat-tempat yang hanya disinggahi rakyat kelas bawah. Tapi karena event tersebut selalu diadakan di sebuah tempat dimana pemiliknya adalah seorang pengusaha dari Inggris dan hanya datang setiap dua tahun sekali untuk melihat aset-asetnya, yang membuat panitia acara terkadang sulit untuk meminta ijin dari pemiliknya.27Please respect copyright.PENANA6eAPAIcp9L
copyright protection23PENANAkfaLxCHNne

     “Lihat, Kak… meriah ya.”27Please respect copyright.PENANAilpvWHdziq
copyright protection23PENANAQU0qhRk8YG

     Annie menatap kagum ke arah Pasar Malam itu karena terlihat meriah dengan pemasangan lampu-lampu gantung seperti di Kawasan Singapura ‘Orchad Road’ yang pernah dikunjunginya beberapa tahun lalu.27Please respect copyright.PENANAwmguwXtgql
copyright protection23PENANAAnFkB3VDJ7

     Hingar bingar musik yang sedang trend in terdengar dimana-mana. Stan makanan, minuman, baju-baju bahkan sampai pernak-pernik untuk perempuan ada semua di dalam Pasar Malam itu. Tempat tersebut terlihat ramai dengan para pengunjung yang memadati stan-stan yang ada disana.27Please respect copyright.PENANA5xAFmanzzw
copyright protection23PENANAR4m2PTFwH2

     “Sebentar, Kak, aku kirim pesan ke handphone Kat dan Rion dulu. Aku tadi sudah janjian sama mereka ketemu disini.”27Please respect copyright.PENANAkSSKnPsBoK
copyright protection23PENANAKyWKYdBjmA

     “Oke. Aku duluan ke tempat pernak-pernik yang disitu ya,” kata Annie sambil menunjuk salah satu stan yang ada didekat mereka dan adiknya mengiyakan sambil mengacungkan jempol.27Please respect copyright.PENANA2V7jqDhUUH
copyright protection23PENANAZXYFhAIdds

     Ketika Annie sampai di stan pernak-pernik tersebut pelayan yang menjaga stan tersebut langsung menyambut gadis itu dengan senyum yang sangat lebar. “Mari Kak… silahkan dipilih. Kita punya kalung, anting dan cincin yang cantik-cantik. Harganya murah-murah, Kak.”27Please respect copyright.PENANAfZfPEB02bA
copyright protection23PENANAk5wH7lAMSi

     Annie tersenyum mendengar tawaran mereka yang berulang-ulang dan menjual kalimat murah sebagai pancingan agar para pengunjung mau mampir ke stan mereka dan membeli barang-barang yang ditawarkan. Sejenak mata Annie melihat dengan penuh selidik ke pernak-pernik yang ditawarkan oleh mereka.27Please respect copyright.PENANAzwsrgQgIsF
copyright protection23PENANAPCQLnPZZ9m

     Mata Annie langsung tertuju ke bagian cincin dimana gadis itu melihat sebuah cincin yang sangat unik. Cincin itu terbuat dari perak dan memiliki ukiran berbetuk pita kecil. Di bagian tengah cincin tersebut, diletakkan sebuah batu kecil berwarna hijau yang terlihat berkilau seperti green diamond.27Please respect copyright.PENANAtvBBO1e5W8
copyright protection23PENANAz9jyOB8wPl

     Annie mulai memasangkan cincin itu ke jari manis sebelah kirinya dan hampir saja dia menjatuhkan cincin itu ketika tiba-tiba mendengar sebuah suara yang sangat lembut di telinganya mengatakan, “Be mineI’ll give you a million green diamond rings, which are bigger than what’s in your hands right now.”27Please respect copyright.PENANANb821ME2PQ
copyright protection23PENANAZaqvRyRskK

     Annie menoleh kearah suara itu dan menjadi terkejut ketika melihat sepasang mata berwarna biru kehijauan sedang menatapnya dengan begitu intens. Wajah pria asing itu hanya berjarak beberapa senti dari wajah Annie.27Please respect copyright.PENANACom5PCV6lo
copyright protection23PENANAKamBVJrVJA

     Lalu pria itu mulai memeluk Annie dipinggangnya. Dengan gerakan yang sangat lembut, tubuh Annie diarahkan untuk lebih merapat kepadanya. Dan kemudian, tanpa menyadari apa yang akan dilakukan pria itu selanjutnya, sebuah kecupan yang sangat manis di bibir-nya langsung membuat Annie menjerit kaget.27Please respect copyright.PENANAMPToqIpFOm
copyright protection23PENANAhiJBQydY53

     Karena ketakutan, Annie berlari keluar dari tempat itu dan berusaha menghilang dibalik kerumunan para pengunjung Pasar Malam agar pria itu tidak bisa mengejarnya.27Please respect copyright.PENANAOBxWEzJiBy
copyright protection23PENANAk4dKA4iswD

     “Interesting…” ujar pria asing itu sambil tersenyum.27Please respect copyright.PENANA8eWvjM7fTt
copyright protection23PENANAchNyTJikE1

(To Be Continued . . . # Chapter One)27Please respect copyright.PENANAEGjx4Jgup4
copyright protection23PENANAUWkEybcLah

54.80.82.9

ns54.80.82.9da2
Comments ( 0 )

No comments yet. Be the first!
Loading...
X