×

Please use Chrome or Firefox for better user experience!
Berkelana dalam rasa
Co-Writer Deden Wirjadinata*
Collaborators
  • G: General Audiences
  • PG: Parental Guidance Suggested
  • PG-13: Parents Strongly Cautioned
  • R: Restricted
PG-13
RATED
667 Reads
0 Likes
3 Bookmarks
Popularity

Facebook · Twitter

FAQ · Feedback · Privacy · Terms

Penana © 2018

Get it on Google Play

Download on the App Store

Berkelana dalam rasa
3 Bookmarks
Intro 1 2 3 4 5 6 7
#2
Menahan rindu hingga menahun
Deden Wirjadinata
Mar 14, 2018
0
0
75
1 Min Read
No Plagiarism!DiWksTu85br99HOtcVtEposted on PENANA

Ternyata benar, menahan rindu hingga menahun itu menyakitkan. Melihatmu bahagia meski bukan aku yang menjadi penyebabnya memang tak semudah saat mengucapkan. Merelakan sesuatu yang pernah di genggam erat memang selalu menyimpan ketidakmampuan bahkan kerapuhan.79Please respect copyright.PENANAqTaAAZ3NUw
79Please respect copyright.PENANAsXMDyYZmoM
Aku memilih berdiam dan menyimpan semua rasa agar tak membebanimu. Namun sepertinya itu sudah tak berlaku. Susah payah aku berusaha agar rasa ini tak mengganggumu, tapi pada kenyataannya bahkan aku tak pernah kau ketahui kehadirannya di hidupmu. Jadi, bagaimana bisa selama ini aku menahan hingga menahun agar rasa ini tak merusak harimu jika ternyata sedikitpun aku tak pernah kau fikirkan, juga kau hiraukan.79Please respect copyright.PENANATvcJzW1vbt
79Please respect copyright.PENANAxCmHcWHgJB
Aku memilih bungkam agar kau tak tahu apapun tentang perasaanku. Sebab jika kau tahu, aku takut akan terjadi apa-apa pada kita. Atau mungkin hanyapada diriku. Maaf sayang, aku bahkan terlalu pengecut barang hanya sekedar memberikan sebuah 'kode' bahwa aku benar-benar telah jatuh dalam pesonamu.79Please respect copyright.PENANAMbyyP6xOtW
79Please respect copyright.PENANAAnsN61K8xV
Aku paham, aku sadar betul resiko dari jatuh cinta diam-diam. Semua rasa sayang, bahagia, sedih, kecemburuan bahkan kesakitan serta kerapuhan hati hanya bisa kurasakan seorang diri. Aku tak bisa menarikmu untuk bertanggungjawab pada luka yang terjadi. Sebab ini memang yang harus ku tanggung, pada sebuah rasa yang tak pernah berujung.79Please respect copyright.PENANAB4yYMLUt1E
79Please respect copyright.PENANA4OQDnGKUud
79Please respect copyright.PENANAR5AkSHmCPT
copyright protection75PENANA3gbAclOpNx

Menunggu; untuk apa? Agar apa? Tidak tahu. Hati dan logika seakan bertengkar untuk menemukan sebuah akhir dari rasa. Logika ingin berlalu, sementara hati ingin menunggu. Kapan kita akan bersatu? Entah.79Please respect copyright.PENANAyrY7pKSkeU
79Please respect copyright.PENANAZjIPW5wH00
Jatuh cinta dala diam. Mengangumimu dalam diam. Memperhatikanmu dalam diam. Itu sudah menjadi makananku setiap hari. Entah sampai kapan aku terus menelan makanan ini hingga habis. Karena ketahuilah, dari lubuk hati yang paling dalam; aku ingin, agar persoalan rasa ini terselesaikan. Kita bersama dan bersatu, setelah itu kita bahagia dan menua bersama hingga salah satu dari kita terenggut maut.79Please respect copyright.PENANAUR6vcZcyC2
copyright protection75PENANA7qP3KiWer1

54.166.203.17

ns54.166.203.17da2
Comments ( 0 )

No comments yet. Be the first!
Loading...
X