×

Please use Chrome or Firefox for better user experience!
Berkelana dalam rasa
Co-Writer Deden Wirjadinata*
Collaborators
  • G: General Audiences
  • PG: Parental Guidance Suggested
  • PG-13: Parents Strongly Cautioned
  • R: Restricted
PG-13
RATED
466 Reads
0 Likes
3 Bookmarks
Popularity

Facebook · Twitter

FAQ · Feedback · Privacy · Terms

Penana © 2018

Get it on Google Play

Download on the App Store

Berkelana dalam rasa
3 Bookmarks
Intro 1 2 3 4 5 6 7
#2
Menahan rindu hingga menahun
Deden Wirjadinata
Mar 14, 2018
0
0
54
1 Min Read
No Plagiarism!GIiLcuOuWLNqWjZDABgFposted on PENANA

Ternyata benar, menahan rindu hingga menahun itu menyakitkan. Melihatmu bahagia meski bukan aku yang menjadi penyebabnya memang tak semudah saat mengucapkan. Merelakan sesuatu yang pernah di genggam erat memang selalu menyimpan ketidakmampuan bahkan kerapuhan.58Please respect copyright.PENANAi7ifqiT1T9
58Please respect copyright.PENANAGPTyWJZ8ch
Aku memilih berdiam dan menyimpan semua rasa agar tak membebanimu. Namun sepertinya itu sudah tak berlaku. Susah payah aku berusaha agar rasa ini tak mengganggumu, tapi pada kenyataannya bahkan aku tak pernah kau ketahui kehadirannya di hidupmu. Jadi, bagaimana bisa selama ini aku menahan hingga menahun agar rasa ini tak merusak harimu jika ternyata sedikitpun aku tak pernah kau fikirkan, juga kau hiraukan.58Please respect copyright.PENANA1kfDLYsGwL
58Please respect copyright.PENANAxPSQ5j8Yk2
Aku memilih bungkam agar kau tak tahu apapun tentang perasaanku. Sebab jika kau tahu, aku takut akan terjadi apa-apa pada kita. Atau mungkin hanyapada diriku. Maaf sayang, aku bahkan terlalu pengecut barang hanya sekedar memberikan sebuah 'kode' bahwa aku benar-benar telah jatuh dalam pesonamu.58Please respect copyright.PENANA70R0zNJyWW
58Please respect copyright.PENANAQXg5B144IA
Aku paham, aku sadar betul resiko dari jatuh cinta diam-diam. Semua rasa sayang, bahagia, sedih, kecemburuan bahkan kesakitan serta kerapuhan hati hanya bisa kurasakan seorang diri. Aku tak bisa menarikmu untuk bertanggungjawab pada luka yang terjadi. Sebab ini memang yang harus ku tanggung, pada sebuah rasa yang tak pernah berujung.58Please respect copyright.PENANAPgqI6v1etm
58Please respect copyright.PENANAgAn8BWVlvR
58Please respect copyright.PENANAhlPxqrzuvh
copyright protection54PENANAVJS7QqcshT

Menunggu; untuk apa? Agar apa? Tidak tahu. Hati dan logika seakan bertengkar untuk menemukan sebuah akhir dari rasa. Logika ingin berlalu, sementara hati ingin menunggu. Kapan kita akan bersatu? Entah.58Please respect copyright.PENANA5kxv3D05Su
58Please respect copyright.PENANAr95OhGLc1h
Jatuh cinta dala diam. Mengangumimu dalam diam. Memperhatikanmu dalam diam. Itu sudah menjadi makananku setiap hari. Entah sampai kapan aku terus menelan makanan ini hingga habis. Karena ketahuilah, dari lubuk hati yang paling dalam; aku ingin, agar persoalan rasa ini terselesaikan. Kita bersama dan bersatu, setelah itu kita bahagia dan menua bersama hingga salah satu dari kita terenggut maut.58Please respect copyright.PENANA3jDTR4kqzP
copyright protection54PENANA8YBqJOVxjR

54.224.133.152

ns54.224.133.152da2
Comments ( 0 )

No comments yet. Be the first!
Loading...
X