×

Please use Chrome or Firefox for better user experience!
Fantasy
Romance
ZackLin
Writer Hana Puspa Rini
Writer
  • G: General Audiences
  • PG: Parental Guidance Suggested
  • PG-13: Parents Strongly Cautioned
  • R: Restricted
R
RATED
98 Reads
0 Likes
0 Bookmarks
Popularity

Facebook · Twitter

FAQ · Feedback · Privacy · Terms

Penana © 2018

Get it on Google Play

Download on the App Store

Follow Author
ZackLin
0 Bookmarks
A - A - A
#11
tree wish fot Violin
Hana Puspa Rini
Sep 15, 2018
0
0
3
4 Mins Read
No Plagiarism!p0MMTaQ3hwVnYGi5OfuOposted on PENANA

Isabelle sedang melihat daftar obat di lab nya, Violin masih belum sadar sedangkan Zacko menangis menunggu Violin sadar dan bangun –itu tak mungkin terjadi, karena kutukan itu sangat kuat jika ingin mengurangi kutukan itu Ratu Titania adalah ratu peri akan mengabulkan ketiga permohonan itu. Zacko ke luar, mengasah pedang dan membuat racun untuk membuat anak panah. Isabelle dan Mei menyadarkan Zacko yang melamun, ia tahu bahwa temannya sedang sedih karena Violin sakit.copyright protection3PENANAyX2prbz1rf

"Zacko, pergilah ke kediaman Titania. Ratu peri itu berhati baik. Bahkan di legenda dan cerita fantasy dia menolong magus dan peri lainnya." Ucap Mei, ia memberikan jubah perang untuk Zacko.copyright protection3PENANAYQfLD9Vucc

Ratu Titania Ratu Peri Yang Paling Baik Haticopyright protection3PENANA07AZOS4C8y

Mitos mengatakan Tirnanog adalah kediaman Ratu Titania, dia berada di sisi lain di dekat desa. Zacko membawa anggur untuk disuguhkan ke Ratu Titania, buah itu adalah kesukaan Titania.copyright protection3PENANAqGwt6XEGZ5

Hari ini matahari begitu cepat berlalu, walau sudah dua hari Violin terbaring koma. Zacko berharap bila Violin bangun dan tersenyum, Zacko ingin menjaga senyuman indah Violin saat pertama kali mereka bertabrakan. Zacko pergi ke hutan mencari Titania, Mei, mengikuti Zacko karena ia tahu kediaman Titania. Mei mendahului Zacko, ia menggunakan tongkat sihirnya.copyright protection3PENANAVYWaJzjE3w

"Zacko, aku yang akan memimpin jalanmu. Karena kekuatanku bisa melihat di malam hari seperti seekor kucing." Ucap Mei, Mei adalah Magus berbentuk kucing dia keturunan Magus jepang dan China dari orangtua Ibunya. Ayahnya Magus keturunan China, Ayah Mei adalah Magus yang tinggal di England.copyright protection3PENANAR4Dr3sj74r

Zacko yakin saat dia pergi, di asrama Violin sempat kesakitan dan memegang dadanya. Jika benar mungkin karena kutukan nya semakin kuat bisa membuat tubuhnya membiru, Felio memang jahat kutukan yang membuat ibu dan ayah Zacko meninggal adalah kutukan serangan jantung dan muntah darah. Namun hal itu berbeda dengan Violin, kutukan Violin adalah lemah jantung dan Epilepsi yang di derita Violin.copyright protection3PENANAGv8dYfaCWa

"Zacko, kita sudah sampai di kediaman Titania." Ucap Mei, Zacko mengetuk pintu kediaman Titania. "Ratu Peri, Kami adalah magus yang meminta bantuan untuk seseorang." Ucap Zacko. Titania datang dan menemui Zacko, ia bermahkota dan berpakaian seorang ratu sayapnya begitu indah.copyright protection3PENANAIR8E2Rdmvh

Zacko hanya ingin Violin sembuh dan bisa beraktivitas kembali, namun apalah dayanya ia hanya seorang magus bukan sang kuasa atau pun peri. Enam tahun setelah kematian orang tuanya, ia sebenarnya tidak ingin menjadi magus lagi namun setelah bertemu Violin ia begitu semangat dan ingin menjadi seorang magus. Tetapi ia menyadari bahwa kekasih tercinta nya sakit karena kutukan, sampai berbagai cara untuk menyelamatkan Violin.copyright protection3PENANASnlwPoY8w3

"Ratu, kamu tidak bisa bertemu dengan seorang magus." Ucap pengawal kerajaan peri.copyright protection3PENANAAdzJqxYBaU

"Mereka adalah tamu kita, dan mereka sudah bersusah payah menyiapkan hidangan untuk kita." Mei masuk memimpin Zacko, dan mengobrol bersama peri. Mei membungkuk kan badannya ke Titania.copyright protection3PENANALSMTxPLLbh

Violin aku akan menyembuhkan mu dari mimpi buruk mu, jadi kamu hanya tertidur satu jam saja dan mengobati luka di jantung dan syaraf otak mu. Pikir Zacko, sambil masuk ke kediaman Titania. Zacko menunjukkan cermin, di sana terbaring seorang magus cantik berambut pirang.copyright protection3PENANA24EoAtMzCj

"Saya minta tolong, kabulkan permintaan saya peri." Ucap Zacko, dia berlutut kepada titania.copyright protection3PENANADdwcWWKVyV

"Apa ke tiga permohonan mu, sehingga kamu rela berjalan bersama gadis magus ini." Ucap Titania yang duduk di kursi kediamannya. Ia terbang dan berdiri mendekati Mei.copyright protection3PENANAQjNDdlsY6E

"Tolong sembuhkan penyakit Violin, kurangi kutukan nya dan tolong rubah masa tidurnya menjadi satu jam saja." Ucap Zacko, sang ratu mengambil cermin dari tangan Zacko. Mei menunduk hormat, Zacko juga ikut menunduk hormat.copyright protection3PENANAf8ITwjnjS0

Zacko melihat sang ratu peri menyihir Violin seperti menyihir putri-putri yang malang, ratu tersenyum dan mengambil buahnya, Zacko dan Mei menunduk –andai saja Zacko mengetahui jika sang ratu Titania dapat memberikan kenyamanan pada Violin, mungkin saja Violin tidak sakit yang menahun seperti ini.copyright protection3PENANADvd9Ia6s6F

Zacko dan Mei memberi penghormatan perpisahan kepada Ratu Titania, mereka berjalan melewati hutan menuju ke perkemahan tentara kerajaan. Ia menuju ke tenda tempat Violin baring dan di rawat, Zacko melihat keadaan Violin sudah membaik.copyright protection3PENANAnXYbAcw3aC

Isabelle menemui mei dan Zacko yang melihat kondisi Violin, Isabelle melihat denyut nadi Violin dan rekaan ECG. Zacko memegang tangan Violin, dilihatnya tubuh Violin yang sudah kembali segar dan tidak berwarna biru. Kamu harus bangun dari tidurmu, aku sudah membuatkan kalung untukmu, pikirnya. Violin mulai menggerakkan tangan dan membuka matanya. Zacko memeluk Violin, ia bersyukur berkat pertolongan Ratu Titania.copyright protection3PENANAHpLqjhJHBC

"Syukurlah, kamu tidak pegal atau sakit." Ucap Zacko, yang melihat tubuh Violin.copyright protection3PENANAHe7VoP6vic

"Tidak, aku malah bermimpi ketemu nenek lagi dan akhirnya nenek bilang sudah waktunya kamu kembali. Karena kekasihmu memanggilmu." Ucap Violin.copyright protection3PENANAbF99QJlnNw

Dua hari sudah Zacko menunggu Violin sadar dari koma nya, akhirnya Violin sudah siuman dan tubuhnya kelihatan segar kembali warna kulit tubuhnya bagaikan warna kulit putri istana. Zacko menggendong Violin ke tempat Violin dan Zacko beristirahat.copyright protection3PENANAZuWKVg2EYE

"Apa ini, kalian pergi bermesraan lagi." Ucap Isabelle yang tersenyum.copyright protection3PENANAgFToBieHOw

"Diam kamu Isabelle, hari ini adalah hari penantian lama ku dengan Violin." Ucap Zacko dengan marah. Violin dan Zacko ke tenda yang berwarna putih, di tenda ada pembatas tempat Violin tidur dengan tempat Zacko tidur. Namun hari ini adalah hari bahagia Zacko dan Violin mereka berciuman dan tidur berduaan.copyright protection3PENANATZc383NuqA

"Ini semua aku dan Mei yang membuat mu sehat, kami datang ke tempat Queen of Fairy." Zacko mengelus pipi Violin.copyright protection3PENANA1p5Xa0edFc

"Maaf, membuat mu menjadi kerepotan."copyright protection3PENANARWSKku2zbR

"Hmm." Deham Zacko dia sudah tertidur pulas, Violin tidur di samping Zacko.copyright protection3PENANA55Qi8ZlWuL

54.80.96.153

ns54.80.96.153da2
Comments ( 0 )

No comments yet. Be the first!
Loading...
X