×

Please use Chrome or Firefox for better user experience!
Humor
School
Apakah Kehidupan SMAku Akan Hancur Hanya Karena RomCom?
Co-Writer Fandi Abdillah*
Collaborators
  • G: General Audiences
  • PG: Parental Guidance Suggested
  • PG-13: Parents Strongly Cautioned
  • R: Restricted
PG-13
RATED
60 Reads
0 Likes
0 Bookmarks
Popularity

Facebook · Twitter

FAQ · Feedback · Privacy · Terms

Penana © 2018

Get it on Google Play

Download on the App Store

Apakah Kehidupan SMAku Akan Hancur Hanya Karena RomCom?
0 Bookmarks
Intro 1 2 3 4 5 6 7
#2
Bab 1: Apa Ini Ingatan Masa Laluku Atau Cuma Delusi Semata?
Fandi Abdillah
Sep 14, 2018
0
0
10
31 Mins Read
No Plagiarism!HGPjcqersDhgNCvqeORzposted on PENANA

Kenangan merupakan sebuah kejadian yang tak terlupakan di masa lalu, baik itu buruk ataupun indah. Dan kenangan itulah yang membuat seseorang berpikir untuk mengubah diri mereka menjadi lebih baik di masa yang akan datang setelah belajar dari hal tersebut.copyright protection10PENANAWGVrPPtAH8

Tapi apa seseorang sepertiku dapat berubah? Padahal aku sama sekali tidak mempunyai sebuah kenangan sedikitpun di masa lalu.copyright protection10PENANApoPeI1FWs8

Yang ada hanyalah sebuah ingatan sesudah kecelakaan 6 tahun lalu yang tidak ingin aku ingat. Bahkan aku tidak menganggap ingatan itu sebagai kenangan. Itu lebih seperti sebuah memori yang isinya penuh dengan sampah.copyright protection10PENANAzKpmmUNAIE

Waktu kecil, saat aku sudah diperbolehkan dokter dan orang tua untuk pergi ke sekolah. Aku dijauhi semua orang akibat luka bakar di wajahku ini yang terlihat mengerikan dan orang-orang di sekitar melihatku dengan pandangan aneh mereka dari jauh. Yah, mata itulah yang membuatku trauma sampai-sampai aku tidak masuk sekolah dan hanya berada di dalam kamar selama 1 minggu.copyright protection10PENANAaFl57aUAKC

Ketika aku lulus dan mencoba untuk sekolah di SMP Kagoshima yang berada jaub di Kota Kagoshima agar aku tidak bertemu dengan orang-orang yang satu SD denganku. Tapi tetap saja, semua orang yang ketemui selalu merasa takut akan kehadiranku, seakan-akan mereka menganggapku sebagai pengganggu dalam hidup mereka.copyright protection10PENANAJ91yoJA4G3

Yah, sepintas aku juga berpikir begitu dalam hati karena aku tahu bahwa sebagian manusia di dunia saat memandang orang asing, yang pertama kali mereka lihat dan nilai adalah penampilan. Jadi aku tidak bisa menyalahkan para normie itu sepenuhnya.copyright protection10PENANAcgNCD9wqKf

Sambil memikirkan hal itu, entah kenapa atmosfir di sekitarku mulai memanas sehingga badanku mengeluarkan sedikit keringat. Aku sadar kalau keadaan di sekitarku cukup ribut sehingga membuatku gerah.copyright protection10PENANA5VVq12BWCl

Hah... mungkin karena suasana kelas yang ribut, dan itu berdampak sekali untuk orang-orang sepertiku.copyright protection10PENANAylvAUTkuY0

Aku harus cepat-cepat pergi ke rumah dan bermain galge seharian penuh.copyright protection10PENANAybhlNVvkmg

Dengan raut wajah sedikit serius. Nagasaki-sensei mengakhiri pelajaran lebih awal daripada biasanya. “Oke pelajaran untuk hari ini sudah cukup.”copyright protection10PENANAArbvSdxt99

Sepertinya Nagasaki-sensei terlalu cepat untuk mengakhiri pelajaran, mungkin dia ada keperluan. Lebih cepat lebih baik dan aku bisa main galge setelah ini.copyright protection10PENANAOIvkipdCUc

Setelah Nagasaki-sensei keluar dari kelas. Aku bergegas mengemasi barang-barangku ke dalam tas. Terlihat semua murid sibuk dengan urusannya sendiri dan ada juga beberapa murid yang berkumpul, entah apa yang mereka bahas.copyright protection10PENANADsnUNaQjuc

Aku langsung pergi keluar dari kelas menuju ke rumah untuk pulang bermain galge seharian. Sesampainya di koridor, terlihat para siswa berkeliaran seperti sedang berada di sebuah kebun binatang dengan jumlah pengunjung relatif sedang.copyright protection10PENANAz5ELAwY7Z7

Itu hanyalah perumpamaan seorang penyendiri sepertiku, jadi tidak usah dipikirkan.copyright protection10PENANAhOQM98cnL6

Aku berjalan di tangga untuk menuju ke lantai 1. Saat sudah setengah jalan di tangga, entah kenapa firasatku mengatakan kalau aku sedang diikuti oleh seseorang.copyright protection10PENANAzozWjm79GC

Tanpa memedulikan hal itu, aku lanjut berjalan.copyright protection10PENANAlfH01hwZpw

Saat aku sudah sampai di koridor lantai 1, firasatku semakin menjadi-jadi. Karena tidak ada siswa yang berada di sekitarku, aku memastikan apa ada orang di sana atau tidak.copyright protection10PENANA7GlXtu6FRR

Dengan nada agak tinggi mengancam, aku memastikan apa ada orang di sana. “Siapa di sana?”copyright protection10PENANAMqflnzIuJo

Suara langkah kaki pun terdengar dari lorong lantai 2 setelah aku menanyakan hal itu.copyright protection10PENANA65EO5F5BFv

Heh, dia kabur. Yah, aku juga tidak berniat mengejarnya karena itu melelahkan.copyright protection10PENANA7NbtLFXRlP

Aku lanjut berjalan tanpa memedulikan hal itu dan langsung pergi menuju ke rumah.copyright protection10PENANAI7gYtDyb8h

“Hah biarlah, mending aku main galge saja di rumah.” Gumamku sambil berjalan keluar dari pintu sekolah.copyright protection10PENANAAfmf3rV93A

Setelah setengah perjalanan aku berjalan ke rumahku, tiba-tiba ada orang yang menepuk punggungku.copyright protection10PENANAEbnQE8vC0Q

Saat aku memutar tubuhku ke belakang. Ternyata yang menepuk pundakku adalah Eita si erotaku sialan.copyright protection10PENANArJYHIrkgDs

Senyum tidak bersalah menghiasi wajahnya sambil membawa tas selempang yang berada di bahu kanannya. “Yoo, Yuuichi.”copyright protection10PENANAxeHUtLlpUo

Dengan nada kesal, “Kukira siapa ternyata kau, erotaku sialan.”copyright protection10PENANAZyAnpewUQw

Eita adalah teman dekatku, nama lengkapnya Kidou Eita. Walaupun dia berpenampilan seperti orang pintar kebanyakan. Dia adalah penyuka eroge berat dan ia juga pernah memberiku saran game eroge. Alur cerita gamenya bagus, tapi aku tetap tidak suka dengan scene 18+, bukannya tidak suka tapi aku tidak ingin dipanggil oleh adikku erotaku dan kata-kata itu akan menghantuiku terus-menerus.copyright protection10PENANALhfJZXbkeP

Karena aku bingung dia kemana saat di sekolah, aku menanyakan hal itu padanya. “Kau kemana saja, dari tadi kau tidak ada di kelas?”copyright protection10PENANAMM4uGyg2Xa

Sambil menepuk kedua telapak tangannya dan menundukan sedikit kepalanya. “Maaf, aku lagi ada kegiatan klub penuh untuk festival budaya nanti. Makanya aku ijin untuk tidak masuk kelas tadi.”copyright protection10PENANArXJ1k8fQ36

Klub yang Eita masuki adalah klub lari. Kudengar-dengar kalau klub lari sedang kekurangan anggota. Mungkin semua anggota yang masih ikut diwajibkan untuk berpartisipasi dalam festival budaya agar banyak mendapat anggota nanti.copyright protection10PENANAnOoDynBKHP

Dan aku tidak sadar, kalau acara festival budaya sudah dekat. Acara yang biasanya orang normie lakukan untuk berhura-hura dan yang aku lakukan di festival ketika SMP hanyalah menjadi tukang gulung kabel dan bekerja di belakang panggung.copyright protection10PENANAzuBEZicfk9

Itu adalah pekerjaan yang wajar bagi seorang penyendiri sepertiku.copyright protection10PENANAqM6aNri3im

Eita langsung mengganti topik dan berbicara dengan nada serius. “Aku baru ingat, dengar-dengar di kelas kita bakal kedatangan murid baru.”copyright protection10PENANAaFayiIWUsE

Murid baru? Heh, Sepertinya kelasku akan kedatangan 1 orang normie lagi, atau mungkin tidak.copyright protection10PENANAJ29lG8DToY

Dengan nada datar aku menjawab. “Owh…”copyright protection10PENANA2PK9ZyAiBS

Sambil memiringkan kepalanya dengan reaksi bingung. “Kok reaksimu gitu?” tanya Eita.copyright protection10PENANAELyPkRygL0

Sekali lagi dengan nada datar aku menjawab, “Aku gak tertarik ama murid baru.”copyright protection10PENANAVu34QKctDB

Buat apa juga aku tertarik, jika di sekolah kita kedatangan seiyuu galge, mungkin aku akan memesan kursi paling depan. Bahkan kalau bisa, di panggungnya sekalian.copyright protection10PENANAsFqcPqKqJm

Tunggu dulu padahal sekarang bulan Februari dan mau kenaikan kelas, kenapa ada murid pindahan mendadak? Aneh sekali kalau ada murid pindah sekarang. Yah, karena bulan depan sudah mau ujian kenaikan kelas. Apa bisa, ya pindah sekolah pada saat ini?copyright protection10PENANAin8RdsILJt

Kalau lewat jalur dalam mungkin bisa.copyright protection10PENANAMEYPIOAVid

Setelah cukup lama kami berjalan, akhirnya kami tiba di pertigaan jalan. Tempat di mana aku sering berpisah dengan Eita, yah karena rumah kami berbeda arah. Rumahku lurus ke depan sedangkan rumah Eita di arah kanan.copyright protection10PENANAxKTYWIoH87

Terlihat dari raut wajah Eita, ia nampak ingin pergi ke rumah. “Aku pergi dulu ya Yuuichi, soalnya aku mau kencan dengan Mayu-chan.”copyright protection10PENANA3rvbiIE0tn

Mayu yang dia maksud adalah heroin game eroge yang berjudul: Eternal Paradise. Mana mungkin dia kencan ama perempuan 3d. Jika dia kencan dengan perempuan 3d, kiamat lah dunia ini.copyright protection10PENANAug2s6LgGHy

Eita pun berjalan menuju ke rumahnya dengan santai.copyright protection10PENANATeiMcfvBXE

Aku mengejeknya dengan nada rendah. “Bye erotaku.”copyright protection10PENANAJ05ecoXRor

Ia pun mengejek balik sambil melambaikan tangan kanannya padaku sambil tersenyum aneh di wajahnya, “Bye, pecinta stocking.”copyright protection10PENANAeSHhlN2BtK

Aku memang pecinta stocking tapi aku tidak mesum sepertimu erotaku sialan!copyright protection10PENANAanYtabJFMG

Aku pergi menuju ke rumah dengan perasaan kesal dan senang yang bercampur secara bersamaan.copyright protection10PENANAjwHpKTNIKc

Apa aku ini benar-benar kesepian atau aku hanya menipu diriku sendiri?copyright protection10PENANA9Z5RhqEk28

Heh, peduli setan.copyright protection10PENANA4dv2GGepl0

copyright protection10PENANA5FwM5hGTZr

Setibanya aku di rumah, aku langsung membuka pintu rumah dengan perlahan.copyright protection10PENANA69rb0ICF2F

Dengan nada santai aku mengucap, “Aku pulang.” Sambil melepas sepatu dan kaosku. Setelah itu, kuletakan di rak dekat pintu.copyright protection10PENANAN6Sj9zZnYl

Ibu yang sepertinya berada di dapur, menjawab ucapanku dengan nada rendah. “Selamat datang.”copyright protection10PENANAn41UR7cy0c

Suara imut yang juga berasal dari dapur menyapaku dengan lembut. “Ah Onii-san, selamat datang”copyright protection10PENANAZ7lqjl8V1b

Saat aku hendak menuju ke dapur. Tiba-tiba tercium aroma daging sedap yang berasal dari arah dapur.copyright protection10PENANABOht8q28N1

Hah… Bau daging? Dari baunya nampak sangat enak.copyright protection10PENANAub6w6XDjvE

Secara tidak sadar, aku tergoda akan aroma daging sapi yang dimasak Ibuku di dapur.copyright protection10PENANAvvLQV5c41d

Sesaat terlintas di kepalaku kalau aku sudah bertekad untuk bermain galge sehabis pulang sekolah. Karena aku baru saja membeli game galge baru kemarin, jadi aku harus memainkannya malam ini. Jika tidak, akan ada banyak daftar game yang baru keluar dan akibatnya, aku tidak bisa menamatkan semuanya nanti.copyright protection10PENANAfC2x6bY9jM

Jangan tergoda sialan. Aku harus bermain galge hari ini.copyright protection10PENANAaOYgk4eYnK

Saat aku sudah berada di dapur dan hendak menuju ke kamar untuk bermain galge. Terlihat Adikku bersandar di sofa sambil menonton tv tentang berita artis dan kulihat di dapur, ibu sedang memasak makan malam.copyright protection10PENANADTfpKbuWgv

Ibu memberitahuku. “Yuu, jangan lupa mandi ya, setelah itu makan malam.”copyright protection10PENANAaw7c3eo1nI

Aku menjawab ibu sambil berjalan ke kamarku, “Iya Bu.”copyright protection10PENANANxwMORQ3Pe

Rin pun berdiri dan membalikan wajahnya ke arahku. “Onii-san kenapa muka mu lesu gitu?” tanya Rin.copyright protection10PENANANs83SSemOu

Dengan nada datar kujawab Rin, “Gak apa-apa.”copyright protection10PENANARZ0Zc4dA6A

“Tapi Onii-san pasti akan sembuh kan, jika bermain game eronya lagi.”copyright protection10PENANAiU8PGXGx0w

Pernyataan macam apa itu. Yah, walaupun dia tidak sepenuhnya salah. Tapi tetap saja membuatku kesal akan mulut embernya itu.copyright protection10PENANALOYURRM6dB

Aku menjawabnya dengan nada agak tinggi. “Mana ada bego. Lagipula aku gak main eroge.”copyright protection10PENANAB5AB5MGinM

Ibu yang berada di dapur, hanya mendengar kami berdebat, “Ara-ara.”copyright protection10PENANATFG2umZbT0

Sebaiknya Ibu ambil lakban untuk menutup mulut Adikku yang ember ini.copyright protection10PENANAHFOGAFxmLL

Adikku bertanya kembali dengan raut wajah yang membuatku kesal. “Apa benar Onii-san?”copyright protection10PENANAXmQxYVkFeH

Entah kenapa aku ingin sekali menghajarnya wajahnya itu sampai dia tidak bisa memasang wajah mengesalkan itu lagi.copyright protection10PENANAr7n8aSv93p

Jawabku dengan nada datar. “Hmmm...”copyright protection10PENANA9K4XrEDY1p

Daripada aku mengurusi setan kecil ini. Mending aku main galge aja di kamar.copyright protection10PENANAJYMAwKvQqK

Tiba-tiba terdengar suara kecil yang berasal dari ruang tamu. “Kau masih tidak berubah ya …”copyright protection10PENANAyRSVZ2NubR

Saat aku sadar kalau Adikku sedang mengatakan sesuatu, aku langsung menanyakan hal itu padanya, “Apa tadi yang kau bilang?”copyright protection10PENANATlBYj2DW1F

Apa yang digumamkan setan kecil itu?copyright protection10PENANAmKD8kaTQ0j

Sambil menelengkan kepalanya ke sana kemari sehingga membuat rambut dengan gaya twin tail itu ikut berputar, “Tidak apa-apa kok, sebaiknya kamu main saja game ero mu.”copyright protection10PENANAAzbsuaviFG

Aku mengehela napas setelah mendengar hal itu. “Heeh…”copyright protection10PENANA9z2LylOciP

Aku memutar kembali tubuhku dan lanjut jalan menuju ke kamarku. Ketika aku sudah berada di kamar, aku langsung duduk di kursi dekat meja pcku dengan rasa lega.copyright protection10PENANARFAuNVEHMF

“Akhirnya aku bisa duduk di kursiku dengan tenang.” Gumamku.copyright protection10PENANA0mebPJmk12

Saat aku duduk di kursiku, aku langsung mencari game yang kubeli semalam. Setelah kutemukan gamenya, kunyalakan pcku. “Langsung mainin aja.”copyright protection10PENANA1bB3XapLmI

Setelah 2 jam lamanya aku bermain, akhirnya aku ketiduran di meja pcku dengan pulas.copyright protection10PENANABdnbIb7nST

copyright protection10PENANA3Sgi461rq3

Terdengar suara gedoran pintu dan suara teriakan yang agak sayup-sayup, “Onii-san! Onii-san!!!!”copyright protection10PENANAtsf5wcfWXC

Gwahh, aku ketiduran. Itu siapa lagi yang nge-gedor pintu keras-keras.copyright protection10PENANAEyQ2KzdSW6

Aku mencoba mengucek mataku yang nampak buram dan menstimulisasikan pikiranku kembali. Saat aku sudah sadar sepenuhnya, aku melihat ke luar jendela dan terlihat cuaca di luar sedang hujan. Reflek aku memeluk tubuhku yang kedinginan akibat hawa dingin yang menusukku.copyright protection10PENANALZY2i38juz

Adikku yang berada di balik pintu kamarku menyuruhku turun ke dapur untuk makan. “Onii-san!! Waktunya makan, jangan mainin game ero mu terus!”copyright protection10PENANAnX1C3yOiuM

Sambil memeluk diriku yang kedinginan, “H-Hmmm iyaahh nanti aku turun.”copyright protection10PENANAV8lLb6kpYh

Sialan, di luar hujan dan hawanya dingin lagi. Kenapa harus di jam dan keadaan seperti ini, sial?copyright protection10PENANAvKhuMzxUT1

“Dasar Onii-san!”copyright protection10PENANAugZvT23Hly

Setelah mengucapkan hal itu. Terdengar suara langkah kaki yang berada di tangga. Nampaknya Adikku baru saja turun ke bawah menuju ke ruang makan.copyright protection10PENANAugHP2SVmhU

Aku cepat-cepat meng-save galgeku dan mematikan pcku. Setelah itu aku berjalan menuju ke ruang makan untuk menyantap makan malam.copyright protection10PENANADMEUgquOln

Ketika aku sudah berada di ruang makan. Kulihat Rin dan Ibu sudah berada di tempat duduknya masing-masing sambil menyantap makanannya.copyright protection10PENANAQQDPlwSped

Tanpa memikirkan banyak hal, aku langsung duduk di tempatku dan langsung menyatukan telapak tangan sebagai tanda penghormatan kepada Ibu dan Dewa yang telah memberiku makanan ini. “Baiklah, selamat makan.”copyright protection10PENANAYIuFywxuSP

Sup miso yang begitu hangat ini menjadi incaran pertamaku karena supnya dapat menghangatkan tubuhku yang kedinginan ini.copyright protection10PENANAowC2rStVHP

Awhh, sup misonya enak. Makanan ini menghangatkan tubuhku yang tadi kedinginan.copyright protection10PENANAjxFWm1terI

Sontak Adikku berdiri di kursinya dan nampak, ia sedang membanggakan dirinya karena telah membuat sup miso yang begitu enak ini di matanya. “Bagaimana sup misonya onii-san? Enak kan heheheheh. Itu buatanku loh”copyright protection10PENANAsprW4ZsCul

Kenapa makanan seenak ini adalah buatan setan kecil itu.copyright protection10PENANArSS3VkWpfD

Delusiku tentang dewi makanan ini pun hilang tak berbekas.copyright protection10PENANAezaUwwVZLn

Jawabku dengan tidak peduli. “Hmmm rasanya cukup enak….”copyright protection10PENANAIdM9aQ9CsD

Sambil mendekatkan dirinya ke arahku sehingga belahan dada atasnya kelihatan sedikit. “Ayolah onii-san jangan bohong gitu? Pasti sangat enak kan.”copyright protection10PENANAYUwQXsaTRq

Bisakah kau berhenti membanggakan dirimu itu. Aku merasa sedikit kesal dengan sifatmu itu.copyright protection10PENANAw6ZG1wdXvZ

Dengan nada tinggi aku memujinya, agar dia tidak mengganguku lagi. “Iyahh ini sangat enak sekali.”copyright protection10PENANAkec7nnXx0q

Dengan raut wajah senang. Adikku mengusap kepala belakang dan kembali duduk ke kursinya. “Heheheheh”copyright protection10PENANAbYlIPia0c2

Adikku ini benar-benar bodoh. Saking bodohnya, ia bahkan menganggap ledekanku tadi sebagai pujian. Tapi itulah yang kusuka darinya, dalam artian lain.copyright protection10PENANArI9rpbXD8t

Tidak lama setelah itu. Aku memakan semua makanan yang kusukai hingga perutku terasa sakit dan penuh.copyright protection10PENANACtHPA5cyCd

Sambil memegang perutku yang agak buncit akibat kebanyakan makan. “Ah... akhirnya kenyang juga.”copyright protection10PENANAYObjw1CH1O

Setelah selesai makan malam. Aku pergi kembali ke kamar untuk ngelanjutin savean gameku dan aku main game selama lebih dari 3 jam. Dan akhirnya aku tertidur pulas di meja komputerku akibat terlalu lama bermain.copyright protection10PENANAKtxUUX5RBe

copyright protection10PENANAkeH23h7gPK

Terdengar teriakan yang berasal dari arah pintu dan suaranya agak sayup-sayup. “Onii-san bangun waktunya sarapan!”copyright protection10PENANAtOyF75GKNI

Aku menjawab teriakannya dan mengucek mataku yang buram sambil mencoba untuk berdiri. “Iyaa, aku udah bangun.”copyright protection10PENANAyxb6s53xXF

“Cepet turun, nanti sarapan nya dingin lagi”copyright protection10PENANALiTskWKsdz

Aku mencoba memaksakan diri untuk menjawabnya dengan tenaga yang masih setengah-setengah ini. “Iya, Iya.”copyright protection10PENANAcHnLmvR3fE

Lalu terdengar suara langkah kaki turun ke bawah setelah aku mengatakan hal itu.copyright protection10PENANAMOcXVE3Yb1

Seperti nya dia keburu-buru, padahal masih jam 07:00. Owh…… aku tahu, mungkin dia mau ngerjain pr yang gak di kerjain di rumah.copyright protection10PENANADXjxqEta6H

Hah mampus.copyright protection10PENANAJjo75LCWPS

Setelah aku dipanggil setan kecil itu, aku cepat-cepat turun ke bawah untuk mandi. Aku cepat-cepat naik ke atas dan memakai baju seragam sekolah, dan jaketku setelah selesai mandi.copyright protection10PENANAABHMzCrDBC

Ketika aku turun ke bawah untuk sarapan pagi. Kulihat Adikku sudah berada di depan pintu rumah, sedang memakai sepatunya itu.copyright protection10PENANAEfAXM0CgaJ

Sambil memegang bekal yang ia bawa di tangan kanannya dan membuka pintu rumah. “Bu, Rin berangkat dulu ya.”copyright protection10PENANAXU2m178E4Y

Untung saja Adikku tidak sambil memakan roti. Jika dia melakukan hal itu, maka akan terjadi hal-hal yang di luar nalar orang normie.copyright protection10PENANAwEzdr9PTMq

Ibu yang berada di dapur sambil menggoreng telur. “Kenapa cepat-cepat Rin, ibu baru saja masak makanan kesukaanmu.”copyright protection10PENANAwqG6os60Ih

Blak-blakan aku menyatakan hal yang ada dalam pikiranku dengan cukup nyaring. “Pasti dia mau ngerjain pr nya di sekolah.”copyright protection10PENANAKFcM2dUaRY

Tatapan Adikku yang sinis itu pun langsung tertuju padaku setelah aku mengatakan hal itu. Aku tertawa dalam hati dengan tingkah lakunya itu.copyright protection10PENANA9oDJB5SrYE

Ternyata benar tebakanku.copyright protection10PENANASu5yAt0HuJ

Tidak lama setelah adikku pergi ke sekolah. Akupun bersiap-siap pergi ke sekolah ketika aku sudah selesai menyantap sarapanku.copyright protection10PENANAZeob1rpWCg

Aku memasang sepatu dan setelah selesai, aku membuka pintu rumah. “Bu, aku pergi dulu ya.”copyright protection10PENANAVLEzugEmHD

“Hati-hati di jalan ya.”copyright protection10PENANA1z768IA8q5

copyright protection10PENANARqkgBlI0ik

Apa apaan ini?!copyright protection10PENANAhd6WNAcrXU

Baru saja aku sampai di gerbang sekolah, para laki-laki sudah berbaris seperti pbb.copyright protection10PENANA4Yuc5CUFLl

Setahuku hari ini tidak ada acara sekolah?copyright protection10PENANAKDL5TnrCoJ

Para laki-laki itupun sangat antusias menyambut perempuan pindahan itu. Teriakan laki-laki pun memenuhi gendang telingakucopyright protection10PENANAWGX2CKDPcA

“Woaah, gila CANTIK!!”copyright protection10PENANAJgzdtEPokA

“RATUKU!!”copyright protection10PENANAJ5eva8SBKh

Para laki-laki di sekolahku otaknya udah sedeng apa, teriak-teriak segala.copyright protection10PENANAkGXiJz3mof

Sesaat aku mau masuk ke gerbang, aku melihat wanita yang di puja laki-laki idiot itu. Dari penglihatanku, rambutnya berwarna hitam dan panjang, stocking sepinggang, ukuran dada E cup, memakai kacamata dan dari raut wajahnya, dia orang yang dingin. Seperti heroin sempurna di game galge yang sulit untuk di taklukan rutenya.copyright protection10PENANAX8wwlZbbnv

Tunggu dulu, kenapa aku tahu ukuran dadanya? Apa aku telah diracuni si erotaku mesum sialan itu?!copyright protection10PENANAM6A0BK8ulS

Sepertinya aku harus pergi ke kelas. Jika tidak, kegilaan orang-orang ini akan menular kepadaku.copyright protection10PENANALGzIYji1GH

Aku tidak memedulikan keributan itu dan lanjut berjalan ke kelas.copyright protection10PENANAhDPNabMlm9

Setelah sampai di kelas. Aku duduk di kursiku dan kulihat, di kelas cuma ada perempuannya saja. Mungkin laki-laki di kelas lagi memuja perempuan itu.copyright protection10PENANAQ8gq9Sbhmx

Tidak lama kemudian, Koyomi-sensei datang untuk memulai homeroom. Secara tidak sadar, aku melihat para laki-laki sudah berada di tempat duduk mereka masing-masingcopyright protection10PENANAa8dKRc39eJ

Tunggu, sejak kapan laki-laki idiot tadi ke sini. Cepet banget.copyright protection10PENANARvmGixS4Se

“Baiklah semuanya silakan duduk.” Ucap Koyomi-sensei dengan gembira.copyright protection10PENANAeInu9xmlOJ

“Hari ini kita kedatangan murid baru.” Sambungnya.copyright protection10PENANASZS6JJiMTw

Perempuan pindahan itupun masuk ke dalam kelas tanpa ragu-ragu dengan rambut hitam panjangnya yang terurai dan tatapan dinginnya yang berada di balik kacamatanya itu.copyright protection10PENANAvK2Srkqjpi

“Ayo perkenalkan dirimu.”copyright protection10PENANAyE1V8btvwh

Ia pun memperkenalkan dirinya dengan nada dingin yang begitu dalam. “Perkenalkan namaku Sakuraba Aika.”copyright protection10PENANAfoh7u0RNNL

Setelah perempuan itu memperkenalkan dirinya. Laki-laki di kelasku langsung berteriak. “KAWAIII!!”copyright protection10PENANAkjwmcXHCh7

Laki-laki di kelas ini apa gak ada yang punya urat malunya ya? Padahal perempuan itu menunjukan raut wajah yang dingin, tapi kenapa laki-laki di kelas ini malah senang. Apa laki-laki di kelasku ini kebanyakan masokis?copyright protection10PENANAUQLWMU7fpD

Koyomi-sensei menepuk tangannya agar para murid tetap tenang. “Harap tenang ya semuanya! Ayo lanjutkan Sakuraba-san.”copyright protection10PENANAxF2ONxOEkB

“Aku pindahan dari SMA Hakuryu. Mohon kerja samanya”copyright protection10PENANApFUW16TJJb

Nampkanya perempuan ini tipe orang yang tidak memedulikan sekitarnya. Yah, terlihat dari raut wajahnya yang tidak terlihat seperti orang yang ingin bergaul dengan sesama. Bisa dibilang dia hampir sama denganku, hanya saja aku tidak bisa memasang raut wajah yang dingin. Tapi, mau seperti apapun ekspresiku, tetap saja orang akan ketakutan melihatku.copyright protection10PENANAQD1BzNvH3V

Salah seorang siswi yang berada paling depan di barisan ketiga bertanya pada Koyomi-sensei. “Ibu…! Kenapa ada murid pindahan sekarang? Padahal kita bulan depan mau ujian kenaikan kelas.”copyright protection10PENANAkABnooVd3f

Akhirnya ada murid yang waras terhadap sistem sekolah yang aneh ini.copyright protection10PENANAOtVJpWQjGz

Dengan senyum yang terpampang di wajahnya, Koyomi-sensei menjawab dengan santai. “Hmmm…, ibu juga gak tau. Tapi untuk urusan nilai, semuanya sudah teratasi.”copyright protection10PENANAuwdw8NkEun

Otakku langsung berpikir keras setelah Koyomi-sensei mengatakan hal itu.copyright protection10PENANAAPXbdlA8yD

Aku masuk sekolah apaan sih? Gak jelas sistem dan kepala sekolahnya.copyright protection10PENANAon6j7vgYOW

“Baiklah Sakuraba-san, silakan duduk di tempat hmmm, di mana ya? Owh, di samping Kisaragi-kun kosong. Silakan duduk di sana.”copyright protection10PENANAyjtLPBzaf4

Perempuan itu hanya menundukan kepalanya sebagai jawaban iya kepada Koyomi-sensei.copyright protection10PENANAxQTv16RBeq

Dan kenapa ada kursi kosong di sampingku? Baru sadar aku.copyright protection10PENANAfCOlWVQcTE

Sesaat kemudian, pandangan laki-laki di kelas menatap iri padaku dan dia duduk di sampingku tanpa menghiraukan apa pun.copyright protection10PENANA8sYBdOdNYt

Tolong jauhkan perempuan ini.copyright protection10PENANARwjL2lRTX6

Perempuan ini menatapku dengan tatapan dinginnya sambil merapikan poni yang berada di atas alis kanannya, “Bisakah kau berhenti melihatku?” tanya perempuan itu padaku.copyright protection10PENANAjcJ8xF3oSX

“Ahh…. H-Hmmm, maaf.” Jawabku sambil memalingkan wajahku ke arah papan tulis.copyright protection10PENANA31p1DDPQrO

Secara tidak sengaja aku melihatnya secara terus-menerus.copyright protection10PENANAkikE3nZVgX

Saat aku memutar kepalaku ke arah papan tulis. Tiba-tiba penglihatanku menjadi sedikit buram dan tubuhku terasa ringan.copyright protection10PENANA1A9LIHrM6j

“Aduh… kenapa penglihatanku jadi buram ya?” Sambil mengucek mataku dan semakin lama pandanganku semakin buram dan gelap, kepalaku juga terasa sakit.copyright protection10PENANAK9k9bXN1Oe

Apa gara-gara malam tadi aku begadang ya, padahal malam tadi cuma main 3 jam.copyright protection10PENANAP8waMAxMvO

Lambat laun penglihatanku semakin buram dan tubuhku terasa ringan sampai-sampai aku bisa terbawa angin. Dan tidak lama kemudian penglihatanku jadi hitam semua dan aku tidak bisa lagi merasakan tubuhku.copyright protection10PENANAJxpTi8BJUH

“Kisaragi-kun!!?”copyright protection10PENANA3ERnO2lB39

copyright protection10PENANAQThn44XBQt

Terlihat ada 2 anak perempuan yang marah padaku dengan wajah yang samar-samar.copyright protection10PENANAqz0PtjX43S

Anak perempuan yang berada di sebelah kanan memarahiku sambil menunjuk jarinya ke arahku. “Yuu-kun itu bekalku kenapa kau makan!?”copyright protection10PENANAM6wDtlGOWK

Anak perempuan yang berada di sebelahnya ikut memarahku juga. “Iyah…, itu bekal punya Ai-chan, kenapa kau makan!!?”copyright protection10PENANAYNEfaIk8ka

“Habis bekalnya enak jadi ketagihan hehehe.”copyright protection10PENANABKKCzeWxiZ

Kenapa aku mengingat masa kecilku lagi? Dan sekarang ada satu perempuan baru, ini cukup gila untuk kuingat.copyright protection10PENANAp55WIzhpne

Tidak lama kemudian aku terbangun dari mimpi itu. Tetapi saat mataku sudah terbuka, penglihatanku masih agak buram. Saat penglihatanku sudah bagus, aku melihat seorang guru perempuan yang sedang duduk di pojokan dengan baju dokternya yang agak kebesaran dan ditambah stockingnya yang cukup menggoda.copyright protection10PENANA9l1NBcvWkQ

Dialah Nikaido-sensei, guru uks di sekolah ini. Dia dulunya adalah suster yang merawatku saat aku koma dan membantu pemulihanku saat rehabilitasi. Dia juga pernah membujukku saat aku mengurung diri waktu sd dulu akibat trauma yang kualami.copyright protection10PENANA6WARza5vHo

Bisa dibilang dia adalah orang yang berjasa bagiku tapi di sisi lain, ia juga orang yang paling membuatku kerepotan karena ia selalu menggodaku terus-menerus.copyright protection10PENANAu7tA3c9kCw

“Kau sudah baikan Kisaragi-kun?” tanya Nikaido-sensei.copyright protection10PENANAyMSAzuM5r7

Sambil memegang bagian belakang kepalaku yang masih terasa sedikit sakit. “Hah… ehm… sedikit”copyright protection10PENANAVx4wpEGvao

“Jika kau masih belum pulih kau bisa berbaring di pangkuanku.” Sambil mendekatiku dengan wajah yang agak mesum.copyright protection10PENANATEvnfyAoTc

Benarkan, dia ini memang merepotkan seperti Adikku. Jika aku tidak tertarik dengan 2d, mungkin aku sudah menerima tawarannya itu.copyright protection10PENANAVsYO3yiPEK

Dengan nada datar. “Tidak… terima kasih.”copyright protection10PENANAXAh26HHNcR

Nikaido-sensei langsung cemberut ketika aku menjawabnya seperti itu. “Hmm, baiklah…”copyright protection10PENANAb6wHuLf499

Tolong siapapun pecat guru UKS ini sebelum terlambat.copyright protection10PENANAh4BgSEPbut

“Sudah berapa lama aku tidur disini?” tanyaku.copyright protection10PENANAVs4dvaVcY7

Sambil melihat jam yang berada di tangannya dan menjawabku. “Kira-kira 20 menit.”copyright protection10PENANA49eAQIm6Mv

Berarti homeroom sudah selesai.copyright protection10PENANAg4ARktw9F1

Sekarang masih istirahat dan setelah ini pelajaran sejarah lagi, Aduh!copyright protection10PENANADBuHP0SKdQ

Dengan cepat aku beranjak dari tempat tidur dan cepat-cepat pergi ke kelas.copyright protection10PENANAShZ6SQPeXB

Aku menundukan kepalaku pada Nikaido-sensei sebagai ucapan terima kasihku padanya. “Terimakasih Nikado-sensei.”copyright protection10PENANAKdGk51OCat

Dengan tatapan mesum yang di arahkannya pada celanku, “Tidak perlu sungkan lagipula ibu juga sudah dapat bayarannya”copyright protection10PENANADO58vU8nEl

Seketika sekujur tubuhku langsung mengigil. Apa yang kau lakukan guru mesum sialan?copyright protection10PENANAdwDdDv4sJ1

Aku membuka pintu uks. “A-Akhh…, permisi.”copyright protection10PENANA4ueLOjMDVW

Seketika aku berlari kecil ke kelas dengan bulu kuduk yang sedikit merinding.copyright protection10PENANA6zKbIg6QDK

Siapapun tolong beritahu aku. Apa yang dia lakukan terhadap tubuhku ini?copyright protection10PENANAcRhP5Vl9o5

Sesampainya aku di kelas. Kulihat kelas sedang sepi tetapi ada beberapa murid laki-laki yang berkumpul di samping kursiku.copyright protection10PENANAaszpdoJZ1F

“Sakuraba-san apa kau ada acara sabtu ini?”copyright protection10PENANAW8fHkXXqNB

“Apa-apaan kau ini, aku sudah mengajak Sakuraba-san kencan sabtu ini!”copyright protection10PENANAb0stPxoaHM

“Hah, aku duluan tadi.”copyright protection10PENANAgSfPhtd1sf

Sepertinya hari ini akan menjadi hari yang panjang untukku.copyright protection10PENANAHpnW6HT48H

Aku duduk di kursi tanpa menghiraukan kegaduhan di sebelahku. Tapi nampaknya perempuan itu tidak peduli dengan orang yang ada di sekelilingnya, malah ia terlihat fokus dengan buku yang ia baca.copyright protection10PENANAFjH8MxGbIo

Dilihat dari covernya yang berjudul Sherlock Holmes. Dapat dipastikan, ia adalah penggemar karya Sir Arthur Conan Doyle.copyright protection10PENANAYYgdOyG1z9

Tak disangka-sangka, perempuan berwajah es ini suka dengan genre misteri. Yah, kebanyakan perempuan menyukai apa yang sedang trend sekarang. Tidak peduli apa hal itu baik atau tidak, yang penting hal tersebut dapat membuat popularitas atau derajatnya menjadi naik.copyright protection10PENANAggzEdGm6Ku

Tidak lama kemudian Eita si erotaku datang menghampiriku sambil membawa roti dan jus di tangannya.copyright protection10PENANAOqOwzA3gMM

“Yuuichi, ayo makan bareng!”copyright protection10PENANAEKLUXzsEB2

“Enggak, aku sedang malas hari ini.”copyright protection10PENANAOSjnww3SDO

“Ayolah, padahal kamu juga mau makan sama aku kan?”copyright protection10PENANAmrfaXOL14x

Bisakah kau berhenti membuat asumsi bahwa akulah yang menginginkannya?copyright protection10PENANAOIizDg95UK

Karena aku lapar dan secara terpaksa aku ikut karena aku tidak ingin makan di sebelah orang yang berisik, jadi tidak tenang aku makan jika berada di sebelah orang-orang ini.copyright protection10PENANA8JCr68Xa0A

Sambil mengambil bekal yang ada di laci mejaku. “Di mana?” tanyaku.copyright protection10PENANAYn2ey02j17

“Bagaimana kalau di atap, sekalian aku mau cari inspirasi di sana sebentar.”copyright protection10PENANARQQaptqyyl

Inspirasi? Mungkin kau mau menghayal bersama waifumu lagi.copyright protection10PENANAjH4V8b46l5

Akupun mengangguk. “H-Hmmm baik”copyright protection10PENANAHksKy1KBlL

Saat aku hendak keluar dari kelas, secara tidak sengaja aku melihat Sakuraba-san yang sedang memperhatikanku sesaat dan setelah itu, dia langsung kembali membaca buku ketika aku melihat ke arahnya.copyright protection10PENANAJcBzn12NAB

Aneh.copyright protection10PENANA9TidPrpTxL

Eita yang berada di depanku langsung memutar tubuhnya. “Kenapa Yuuichi, ada yang tertinggal?” tanya Eita.copyright protection10PENANAYf5rZEsJgN

“Awh, tidak ada.”copyright protection10PENANAvZ07yo9AbJ

Eita pun menatap curiga padaku. “Owh…”copyright protection10PENANAclDuzsWYlt

“Beneran gak ada apa-apa?” Sambung Eita.copyright protection10PENANAJkJPMItfsK

Sambil berlari kecil. “Yaudah ayo cepat, nanti jam istirahat keburu abis.”copyright protection10PENANA3YJ45iseTE

Untung saja dia tidak peduli jika aku melihat perempuan tadi, jika tidak mungkin dia histeris gara-gara aku tertarik dengan perempuan 3d. Padahal aku tidak tertarik sama sekali dengan 3d.copyright protection10PENANAY5ZBAy3wxp

Tidak lama kemudian kami sampai dan atap dan setelah itu kami langsung menyantap makan siang kami sambil mengobrol. Kami pun kembali ke kelas setelah selesai makan siang.copyright protection10PENANA0gKJ6xsAMU

Sesampainya di kelas, terlihat kelas nampak ribut daripada sebelumnya.copyright protection10PENANAkQS4UYmndf

Dan secara tidak sadar, di belakang kami ada Hasegawa-sensei yang berjalan mengikuti kami, lantas aku dan Eita langsung masuk ke kelas dan duduk dengan rapi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan.copyright protection10PENANA1bl1NVARr7

Dengan secepat kilat murid yang tadi berbunyi seperti pasar, sekarang yang terdengar hanya suara “fight of mikage” Yang nyaring di luar kelas.copyright protection10PENANAhso1buzE4m

Sambil menatap ke arah Eita. “Hmmm, sekarang buka halaman 171!”copyright protection10PENANAzocrt7qPuD

Eita pun mengucurkan keringat tanpa henti seperti air mancur.copyright protection10PENANA5wPqxCm7uO

Sungguh kasian sekali dirimucopyright protection10PENANAfLgDNr7m5c

Aku tertawa kecil melihat Eita yang gugup setengah mati itu.copyright protection10PENANAIEBV642xUw

Dengan suara nyaring, Hasegawa-sensei menyuruh Eita untuk membaca. “Kidou-kun BACA!”copyright protection10PENANAbZ20qADMI7

Dengan tubuh gemetaran dan buku yang ia pegang dengan kedua tangannya. “B-B-Baik”copyright protection10PENANABXSRAFiI2o

Eita pun gemeteran ketika membuka bukunya.copyright protection10PENANAVL3wGaAIHu

Jujur antara kasihan ama lucu.copyright protection10PENANAfSuiTVSxIA

copyright protection10PENANAEjyxa8dtRg

Ibu menutup pelajaran sambil merapikan buku. “Baiklah pelajaran kali ini selesai, Ibu harap kalian mengerjakan tugasnya ya”copyright protection10PENANASM1ViH6TqN

Semua pun serempak mengatakan, “Iyaa.” Hanya aku saja yang tidak terlalu memedulikannya.copyright protection10PENANAoFGTXAOP7w

Akhirnya bel berbunyi dan guru killer pun pergi, akupun memasukan buku kedalam tasku dengan lega.copyright protection10PENANAqMQYk07ytZ

“Yuuichi, pulang bareng yuk!”copyright protection10PENANAOlLPh4xnXX

Entah perasaanku saja atau dia yang terlalu antusias.copyright protection10PENANAbmCSfAs4qA

Sebenarnya kau ini kenapa? Dekat-dekat mulu dari tadi.copyright protection10PENANABQnrPIrWgV

“Gak, lagipula kau gak ada tugas di klub?” tanyaku.copyright protection10PENANAW5hHUyLsWJ

“Untuk hari ini klub kami tidak ada kegiatan dan kami boleh pergi ke ruang klub atau tidak.”copyright protection10PENANAp762ZlCsq3

Dengan nada datar. “Owh….”copyright protection10PENANA31TqsJ9UGp

Matanya pun bersinar-sinar, “Jadi mau gak? Mau dong kan-kan?” tanya Eita.copyright protection10PENANAQCu7jpG5RC

Anak ini bikin kesel, lama-lama aku kunci mulutmu itu. Ahh… biarlah, aku sudah kehabisan kata-kata. Sebaiknya aku menuruti maunya saja daripada ia berteriak padauk terus-menerus.copyright protection10PENANAPhJVkJhXcH

Aku pun berjalan ke luar kelas tanpa mempedulikannya dan Eita berjalan mengikutiku dengan raut wajah senang.copyright protection10PENANA0fJUGcDP6k

Setelah setengah perjalanan menuju rumahku, Eita pun memulai pembicaraan.copyright protection10PENANAeWWJ4g8Km0

“Hei Yuuichi, apa kau tertarik dengan murid pindahan itu?”  Tanya dia dengan nada yang membuat orang seperti ku jengkel.copyright protection10PENANAmbi67CPpA2

Dengan nada santai aku menjawab, “Tertarik? Buat apa aku tertarik dengan wanita 3d?”copyright protection10PENANA7AhQvX28M9

“Jangan sok gak peduli gitu. Lagipula suatu saat nanti kau pasti juga akan terjatuh dalam rayuan 3d.” Jawab dia dengan tampang muka keren.copyright protection10PENANAs16pLaFTV1

Bukankah sudah jati diriku menjadi orang yang tidak peduli dengan sekitarku. Jika aku dengan mudah terjatuh dalam pesona 3d, maka aku bukanlah orang yang berpegang teguh pada prinsipku.copyright protection10PENANAUhddolQeKq

“Hah, bodoh sekali.”copyright protection10PENANAgR1xIwvLFi

Eita pun melihatku seperti berkata. “Alah, Jangan bohong”.copyright protection10PENANAU7k1x5cdZ7

Aku gak mau menanggapi orang ini lagi. Jika aku mendapat banyak cobaan, aku juga akan mendapat keberuntungan yang banyak. Sumber: Kisaragi Yuuichi yaitu aku sendiri.copyright protection10PENANAeTps7ONX2y

Ia mengganti topik. “Hei, Yuuichi kenapa kau tadi pingsan?”copyright protection10PENANAnipoQ8VmTA

“Aku juga gak tahu, padahal malam tadi aku hanya begadang sampai jam 1 aja.”copyright protection10PENANAEOIYPf32s2

Dengan nada datar, ia menjawab. “Hmmm……”copyright protection10PENANA9HWz93nX1q

“Kalo aku setiap hari begadang, apa aku juga akan pingsan setiap hari? Enggak kan?”copyright protection10PENANAvpJVNz3JWX

Sambil menunjukan wajah bingungnya. “Yaudah, tapi kenapa murid pindahan itu ngeliatin kamu terus ya?” tanya Eita balik.copyright protection10PENANAjAL1zBgDDJ

Dan dia mengganti topik pembicaraan yang berat.copyright protection10PENANAGNqCnAGKyI

“Mana aku tau bego! Coba kau tanyakan langsung ama orangnya.”copyright protection10PENANAa47T0Vt4Eq

“Apa mungkin karena bekas lukamu itu dia ngelihatin kamu?” tanya ia dengan mengejekku.copyright protection10PENANA1X0NYAofd2

Karena aku tidak tahan dengan ejekannya, aku langsung menatap sinis ke arahnya. “Hey…. erotaku sialan!”copyright protection10PENANAYTPpwcZcXx

Untung aku orang nya tidak peduli apa kata orang kecuali kata-kata adikku. Jika tidak, dia mungkin sudah mati di tengah jalan.copyright protection10PENANAU8B12BXvFB

Dengan ekspresi kekanak-kanakannya, “Bercanda, jangan marah gitu dong. Heheheh”copyright protection10PENANAVHyWuxwSMJ

Apa dia ini gak puas ya, mengganguku dari tadi?copyright protection10PENANAULDKa9W9mT

Secara tidak sadar kami berdua sudah sampai di rumahku, Sepertinya dia kelewatan jalan rumahnya.copyright protection10PENANAHh2jj4VgAA

Hah mampus lo!copyright protection10PENANARvipsMXZEK

Dengan suara yang cukup nyaring sambil menepuk kepalnya. “ADUHH!! Aku baru sadar kalau udah kelewatan.”copyright protection10PENANAJzvmjGvgQR

“Itulah karma yang kau dapat jika membully orang.”copyright protection10PENANAax8cQrgMHQ

Sepertinya kata-kataku tadi memang benar.copyright protection10PENANAmymFYPrVO6

Setelah aku mengatakan hal itu, Eita langsung lari sambil melambaikan tangannya ke arahku.copyright protection10PENANAFxFbTZRpfH

Saat aku sudah berada di depan rumah. Aku melihat Rin yang melompat-lompat dengan wajah cerianya itu di depan pintu.copyright protection10PENANAgqfpC6RSSy

Sadar akan kedatanganku. Rin langsung melihat ke arahku sambil membuat tanda peace dengan senyum lebar di wajah.copyright protection10PENANAJf75U6Ul2J

Kau ini kenapa coba?copyright protection10PENANArIg7Ta6Kzm

“Ahh, Onii-San selamat datang!”copyright protection10PENANAsQMHgpN7iF

“Hmmm, kenapa kau gembira gitu?” tanyaku bingung akan tingkahnya.copyright protection10PENANAG1UO7OU2aW

Ia menunjuk jari telunjuk tangan kanannya ke arah tanah. “Heheheh, tadi gantungan kunci edisi terbatasku hilang. Dan pas aku mencarinya, untung saja ada di sini.”copyright protection10PENANALBE2IycPiM

Sambil memutar kepalaku dan membuka pintu. “Owhh… gitu ya.”copyright protection10PENANAcLDYsTog1G

Mendengar ucapanku itu, Rin langsung menggembungkan pipinya seolah-olah dia marah padauk. “Hmmm…. Bodoh…”copyright protection10PENANAVHHQvOEqQO

Hahh…, sepertinya aku harus menenangkan pikiranku dengan bermain galge setelah ini.copyright protection10PENANAmCq1E9zQZS

Akupun masuk ke dalam rumah setelah Adikku masuk.copyright protection10PENANADbDga6aymb

copyright protection10PENANAeiTV8oKMPB

Sambil mengarahkan wajahku ke langit. “Hahh… semoga hari ini aku melewati neraka dengan tenang.”copyright protection10PENANABce2dScNJb

Tiba-tiba ada seseorang menepuk punggungku. “Hei, pecinta stocking! Jangan melamun.”copyright protection10PENANAGmmkDwqO5N

Dia ini, tidak sore, tidak pagi. Pasti menggangguku mulu.copyright protection10PENANAZj5Tfdi007

Dengan nada kesal, “Kau ini….”copyright protection10PENANACCjQEwIQkr

Sambil memperlihatkan wajah polosnya yang aneh itu. “Heheheh, maaf.”copyright protection10PENANA20OoksVKg1

Bisakah kau berhenti menunjukan muka seperti itu, jika tidak akan kuhajar dan kubuang kau ke sungai.copyright protection10PENANAyfkD9AQrAR

“Ngomong-ngomong, nanti aku gak bisa temenin kamu makan siang. Jadi maaf ya.” Ucap dia sambil memohon.copyright protection10PENANAydtR38oMZI

Tunggu dulu, buat apa kau memohon? Emang pernah aku minta temenin aku untuk makan siang seperti “Heii, Eita-kun ayo kita makan bersama.” Gak kan.copyright protection10PENANAe1I2p3ulOK

“Buat apa kau minta maaf? Lagipula aku gak perlu ditemenin.”copyright protection10PENANAmm0HZ9hQBS

Eita tersenyum padaku, “Ok deh, kalau itu mau mu.”copyright protection10PENANAH96b09joVi

Kenapa dia gak mengejekku lagi? Tapi syukurlah dia berhenti. Jika tidak dia akan kehilangan satu atau dua gigi nya jika mengejekku lagi.copyright protection10PENANA7akQcKTH5H

Saat sampai di gerbang kami melihat siswa kelas 3 yang memakai baju olahraga sedang melambaikan tangan ke arah kami.copyright protection10PENANAss3t93DrTe

Mungkin dia ingin memanggil Eita.copyright protection10PENANAkBnqMoA6Nw

“Dah ya! Aku harus pergi dulu.” Setelah itu Eita berlari menuju siswa itu.copyright protection10PENANApUGJLStEAz

Akhirnya aku terbebas dari belenggu ini.copyright protection10PENANAl21pwbs9Dm

copyright protection10PENANAnYXLoKaZRX

Sesampainya aku di kelas, seisi kelas nampak ribut karena.copyright protection10PENANAvgSb0D4thF

Siswi pindahan itu masih dikelilingi oleh laki-laki idiot, tapi kelihatan nya lebih sedikit dari kemaren.copyright protection10PENANA3DH53ehvnU

“Aika-chan, mau makan bareng? Aku yang traktir lho.”copyright protection10PENANASLTPxhAHhr

Perempuan itu tidak peduli dengan keadaan di sekitarnya dan hanya membaca buku yang dipegangnya.copyright protection10PENANAEMIxYIa3cs

Setelah aku melewati kelompok itu, akhirnya aku bisa duduk di kursiku tanpa ada masalah.copyright protection10PENANAIg6ql9ECE2

Tidak lama kemudian, Koyomi-sensei masuk ke kelas untuk memulai homeroom. Dan dengan secepat kilat, murid yang tadi ribut kini duduk rapi dan tenang.copyright protection10PENANAxxNqmkIX2Z

Aku bingung dengan murid yang ada di kelasku ini.copyright protection10PENANApHM7eKQoN3

copyright protection10PENANARwjXWE6AhL

Homeroom sudah berakhir dan Koyomi-sensei sudah keluar dari kelas.copyright protection10PENANACOiqeFLXCN

Saat aku mengambil bekal yang ada di laciku. Perutku langsung berbunyi cukup keras.copyright protection10PENANAW2uI9Jt08h

Sepertinya, sinyalnya sudah aktif.copyright protection10PENANA3ZNmWJ13ki

Setelah itu aku pergi ke Kuramasa-sensei untuk mengambil kunci pintu atap dan cepat-cepat memakan bekalku.copyright protection10PENANAOX77omM9jp

Untung saja tidak ada si erotaku sialan. Jika tidak aku akan menanggapinya terus-menerus dan lama-lama aku kelelahan gara-gara dia.copyright protection10PENANAXgrrZBbsBj

Saat aku sudah berada di atap, aku mencari tempat duduk untuk memakan bekalku.copyright protection10PENANAKFix2fh4iC

“Ahhh… jika bisa seperti ini terus. Aku pasti akan menjalani kehidupan sekolah dengan bahagia.” Gumamku sambil hendak memakan bekal.copyright protection10PENANAm7AueYQ07a

Tiba-tiba aku mendengar suara pintu yang terbuka. Sialan… apa aku tadi tidak mengunci pintunya?copyright protection10PENANAq4qRwptHS5

Aku langsung berdiri setelah mendengar suara pintu yang terbuka itu.copyright protection10PENANA0CKj9NyrRR

Dengan nada mengancam, “Siapa disana?” tanyaku.copyright protection10PENANA4eYEIcCzdJ

Setelah aku menanyakan hal itu, pintu semakin terbuka dan terlihat seorang perempuan dengan tatapan dingin yang berada di balik kacamatanya itu.copyright protection10PENANAJDO9vlzY2r

Ialah Sakuraba Aika, sang putri es di SMA Kagamihara.copyright protection10PENANA333OmdBVFt

Aku mengetahui julukannya itu karena mendengarnya dari para perempuan penggosip yang memanggilnya putri es dan gosip itu sudah tersebar ke seluruh sekolah saat aku berjalan ke atap tadi.copyright protection10PENANAMJHKnqXZZa

Seperti seorang putri es yang hendak menghunuskan pedang dinginnya tepat ke arahku.copyright protection10PENANAJJOyTjTsiW

Aku langsung memasang ekspresi bingung ketika melihat tingkahnya itu. Ia pun berjalan ke arahku tanpa memedulikan reaksiku.copyright protection10PENANATm0XanbMiQ

Sambil memegang kunci yang berada di tangan kanannya itu. “Ternyata kau di sini ya? Benar kata Muramasa-sensei.”copyright protection10PENANAg5AYPXoNXo

Muramasa-sensei! Ternyata itu ulahmu ya? Dan juga, kenapa ada kunci cadangannya?!copyright protection10PENANAYH7Mf068to

Dengan sedikit kesal, “Ada urusan apa kau datang kesini?” tanyaku.copyright protection10PENANA5mL5kWsvIK

Saat aku menanyakan itu, dia terdiam sejenak.copyright protection10PENANAmZPWXFUltR

Setelah itu dia menunjuk jarinya ke arahku.copyright protection10PENANAKryRdOSkWl

Dengan nada tinggi yang dipaksakan. “Aku ingin kau jadi body-guardku.”copyright protection10PENANAJ2Iu73qzz9

Entah kenapa, kerja otakku serasa lebih cepat ketika ia mengatakan hal itu.copyright protection10PENANAkV8aS5QMrj

Aku berteriak cukup keras karena terkejut mendengar permintaan itu darinya. “HAHHHHHHHHHHHHH!”copyright protection10PENANAEbKd3Y1ViY

Sakuraba-san mengulang perkataanya kembali seperti orang bodoh. “Hmmmm, aku ingin kau jadi body-guardku.”copyright protection10PENANAh100v73WHC

Aku mencoba mendinginkan kepalaku agar mudah berpikir.copyright protection10PENANA51ydcqj2dK

“Gak bukan itu, maksudku. Kenapa kau ingin menjadikanku sebagai body-guardmu?” tanyaku.copyright protection10PENANAlRW54035Wm

“Karena kau memiliki wajah yang menakutkan.”copyright protection10PENANA4do4dTchPT

Dia adalah orang asing pertama yang mengatakan hal itu terang-terangan padaku.copyright protection10PENANATVVr88Ssa5

Apa aku harus memuji perempuan ini atas keberaniannya?copyright protection10PENANAcwW9B19F75

Sambil menyilangkan tanganku. “Apa-apaan alasan itu? Lagipula jika kau ingin memberi alasan. Sebaiknya alasan yang masuk akal.”copyright protection10PENANA2bjqgxksOa

Dengan raut wajah polos. “Maaf yang tadi hanya bercanda.”copyright protection10PENANAmI5h9dp2FA

Bercanda…? Bercanda juga ada batasnya sialan. Jika kau laki-laki, mungkin kau sudahku lempar dari atas sini.copyright protection10PENANA7S642I5coc

“Sebenarnya… akhir-akhir ini aku sering diikuti oleh orang asing. Jadi karna itulah aku meminta bantuanmu.”copyright protection10PENANAiqoBQE8a7X

Bukankah seharusnya kau minta tolong dengan polisi? Ojou-sama.copyright protection10PENANAktFpLPDaRj

“Kalau begitu, kenapa kau tidak minta tolong polisi? Bukan denganku.”copyright protection10PENANALYcR2fA8rY

Raut wajah dinginnya pun berubah menjadi serius dan ia semakin memaksaku. “Masalah ini, bukanlah masalah yang bisa diatasi polisi. Jadi, bisakah kau menjadi body-guardku?”copyright protection10PENANAlJoJkeotpv

Emangnya kau ini, diikuti geng yakuza atau semacamnya?copyright protection10PENANArKY6aKWOVN

“Tidak... lagipula orang tuamu ada kan? Dan juga, polisi mana yang tidak membantu seorang wanita yang diikuti penjahat.”copyright protection10PENANA8GMkyPz8X1

Itupun kalau polisinya mau. Aku menjawab seperti itu karena aku tidak ingin terlibat dengan hal yang merepotkan.copyright protection10PENANA6iKu25Jrz9

Sesaat dia terdiam dan menunduk.copyright protection10PENANAW0UV64F2SA

Ia kenapa? Apa dia marah? Tolong jika kau marah, jangan di waktu seperti ini.copyright protection10PENANAQ0hClPrVXp

Aku ingin menghabiskan waktu istirahatku dengan tenang.copyright protection10PENANAW4HGyKMibl

Sambil menunjukan kedua jarinya. “Baiklah, bagaimana kalau aku membayarmu sekitar 200yen sehari.”copyright protection10PENANAs8lm3sqJvj

Apa dia benar-benar akan membayarku segitu perhari?copyright protection10PENANAklkBYFqpAo

Yahh… kalau begitu mungkin aku agak tertarik karena event penjualan akhir musim semi sudah hampir dekat dan uang hasil berjualan ilustrasi belum tentu cukup untuk membeli game nanti.copyright protection10PENANAOxswe1h0ks

Aku pun meneguk air liur karena dia berani memberi uang segitu banyaknya perhari.copyright protection10PENANAlMAH9E9zoF

“Ahh… hmm…. Baiklah aku menerima tawaranmu.”copyright protection10PENANATI0dkYTKou

Sakuraba-san pun mengeluarkan uang 200yen dari kantong seragamnya dan memberikannya padaku. “Jadi kita sudah sepakat dan ini uangmu.”copyright protection10PENANA9d1BKfD1gX

I-Ini anak beneran kaya. Aku kira dia bakal membayar setelah aku menyelesaikan pekerjaanku sebagai body-guardnya.copyright protection10PENANAuCK5jTKtt8

“Jadi mulai pulang sekolah ini. Bisa kau mengikutiku dari jauh di belakang?” tanya Sakuraba-san.copyright protection10PENANA8nR8Ab7uWw

Mengikuti dari belakang? Bukankah itu malah membuatku jadi seperti penguntit.copyright protection10PENANAY5JZHufkvv

“Hahh…! Ntar malah aku yang dikira penguntit.”copyright protection10PENANAi0725rWPUp

Dengan nada dingin namun santai ia berkata, “Jika hal itu terjadi berpura-pura lah kau sedang pacaran denganku, tapi kita habis bertengkar.”copyright protection10PENANAY2MPbn1jRX

Sungguh jawaban yang simple dan juga beresiko dari seseorang yang ingin minta dijaga. Heh, sebaiknya aku menurutinya saja.copyright protection10PENANAPP3zPK455A

“Hmmm…. baiklah aku akan berjaga jauh di belakang. Jadi di mana kita ketemuan nanti?”copyright protection10PENANABnAJpGalv5

Sambil memiringkan kepalanya. “Hmmm, di gerbang sekolah?”copyright protection10PENANALu8ykkVlDN

Aku langsung terkejut mendengar kata-katanya itu. “Tunggu, apa kau bilang di gerbang sekolah? Bukankah nanti dapat menimbulkan rumor yang tak berdasar?”copyright protection10PENANAjtCm3s67yb

Ya, rumor seperti: Seorang putri es sedang berpacaran dengan seorang iblis atau diancam olehnya.copyright protection10PENANAI9ziSYY3ku

Jika rumor tersebut tersebar, maka laki-laki bodoh yang berada di kelas akan selalu menatap iri padaku.copyright protection10PENANA86YhEiBAEf

Dengan raut wajah bingung, “Kau maunya di mana?” tanya ia balik.copyright protection10PENANAnXJ0jNsqV1

Hehh… perempuan ini. Lama-lama seperti Eita, bikin kesel aja.copyright protection10PENANACDabV3aU6v

Karena aku tidak nafsu lagi untuk makan, akupun menutup kotak bekalku. “Awhh... terserahlah.”copyright protection10PENANAofBnxgG8Qk

“Jadi kita sudah sepakat, untuk bertemu di gerbang sekolah.”copyright protection10PENANAodi7dCVG2Q

Sambil merapikan kotak bekalku. “…Iyah”copyright protection10PENANAHFuSRqV1k2

Dan kami sepakat untuk ketemuan di gerbang sekolah.copyright protection10PENANAwJi86PoMYe

Sakuraba-san membalikan tubuhnya dan berjalan keluar dari atap. Saat ia sudah berada di depan pintu, ia langsung memutar tubuhnya kembali ke arahku dengan raut wajah serius. “Tapi sebelum itu.”copyright protection10PENANA7mspuG1pm4

Kau ini kenapa? Dari tadi bertanya mulu.copyright protection10PENANAg4JKXAaSCv

“Kenapa?” tanyaku penasaran.copyright protection10PENANAV9edhk2G70

“Resleting celanamu terbuka.”copyright protection10PENANAUfnnER3Fhq

Sesaat waktu pun serasa berhenti ketika ia mengatakan hal itu di depanku tanpa malu. “Sialannnn?!!  Kenapa kau baru bilang sekarang?!!” tanyaku shock sambil menutup resleting.copyright protection10PENANAKxvtis4tlG

Dia menunjukan wajah polosnya lagi. “Aku juga baru sadar.”copyright protection10PENANAYgQct7xvOF

Sambil menghela napas. “Ahh… terserahlah.”copyright protection10PENANAwIUT6yL9e2

Setelah kejadian memalukan itu. Dia pun berjalan keluar tanpa menghiraukanku.copyright protection10PENANAzYA5sTxxmS

Sialan perempuan ini, semoga dia cepat melupakan kejadian itu.copyright protection10PENANAek84xBc470

Aku juga harus pergi ke kelas, karena jam istirahat mau habis.copyright protection10PENANAJEJEyPcjYr

Saat berjalan di lorong sekolah lantai 2, aku melihat seorang perempuan yang tingginya kira-kira 147 cm sedang membagikan lembaran dengan cerianya.copyright protection10PENANAmyqWDSPbqc

Dari yang kulihat dia masih se-angkatan denganku. Dan dia mempunyai rambut yang pendek se-bahu dengan warna rambut kecoklatan dan warna mata yang biru seperti berlian.copyright protection10PENANA3EwcI3OU8W

Setelah ia membagikan kertas itu pada murid yang berada di dekatnya. Ia berjalan ke arahku tanpa ragu.copyright protection10PENANAUSAEw8tJss

Apa dia ini terlalu polos ya? Atau mungkin dia berbeda dengan normie lainnya, biasanya kalo orang normie mungkin sudah menjauhiku. Karena wajahku seperti berandalan.copyright protection10PENANAaO0BLEuBQU

Saat ia sudah berada di depanku, ia menunjukan senyum yang menyilaukan sambil memberikan selembaran kertas padaku. “Hai…. Jika kau mempunyai masalah. Kau bisa datang ke ruang klub kami untuk menyelesaikannya dan apabila kau ingin menjadi anggota klub kami. Kau langsung datang ke ruang klub kami.”copyright protection10PENANANUyj6gnVbv

Apa dia menghapal kalimat itu ya? Dia membaca dengan fasih seperti salesman yang sedang menjual produknya.copyright protection10PENANAR6osKUBdD3

Tunggu tulisan tangannya jelek dan ditulis pakai krayon. Emangnya kau anak tk kah?copyright protection10PENANAFORGpDlUeb

Di lembaran itu tertulis, “Kami klub relawan mencari anggota dan juga orang-orang bermasalah untuk di atasi dan untuk informasi lebih lanjut hubungi nomor ini.”copyright protection10PENANAO15mlcDI7O

Apa kau ini Custommer Service?copyright protection10PENANAeYUCrFx2Sb

 “Owh… hmmm…”copyright protection10PENANA5yZXepAzjO

Perempuan itu pun pergi ke arah para siswa yang ada di belakangku sambil melambaikan tangannya padaku. “Dahh….”copyright protection10PENANAL7QQub27Ua

Kenapa dia melambaikan tangannya padaku? Padahal aku tidak mengenalnya sama sekali.copyright protection10PENANAW98RMzwjCo

Di saat aku berbalik dan melihat perempuan itu dari belakang, dia hampir mirip seperti perempuan yang waktu itu membuntutiku.copyright protection10PENANAuHXuFcUfMd

Ahh… biarlah. Gak ada waktu untuk mengurusi hal itu.copyright protection10PENANA4xlUoP6qX1

Bel pun berbunyi. Untung saja kelasku dekat. Jika tidak, aku harus berlari ke kelas dan bisa-bisa kena hukuman nanti.copyright protection10PENANAATaJKXjhgV

copyright protection10PENANAGLDDgjPazB

Setelah pelajaran berakhir. Aku melihat Sakuraba-san sudah bersiap untuk pergi ke rumah, tapi raut wajahnya tetap saja dingin seperti biasanya.copyright protection10PENANAoD8JywzFXx

Padahal orang masih merapikan bukunya. Kenapa dia sudah lebih dulu selesai merapikan bukunya. Apa dia ini anak sd yang tidak sabaran ingin pergi liburan?copyright protection10PENANAGyrRicOBt5

Dia pergi lebih dulu dan aku baru saja selesai merapikan bukuku.copyright protection10PENANAx9RbM7uCi3

Setelah selesai aku merapikan buku. Aku langsung menyusul dia dari belakang dan nampaknya, ia sudah berada lebih dulu di gerbang sekolah.copyright protection10PENANAeGHmpgTZVR

Dengan raut wajah bingung namun juga dingin. “Kenapa lama sekali?” tanya Sakuraba-san.copyright protection10PENANAwCqXtI9ikD

Dengan santai aku ucap, “Bukankah kau yang terlalu cepat.”copyright protection10PENANAoRMf2znxbF

“Hmmm….”copyright protection10PENANAAplhMLxGLt

Dia terdiam sejenak dan sepertinya di lagi berpikir.copyright protection10PENANAyh5YfyHpR1

“Mulai sekarang, aku akan berjalan lebih dulu. Setelah aku berjalan sekitar 10 meter, kau ikuti aku dari belakang.”copyright protection10PENANA2fSOvVoSsA

Lagi-lagi, dia seenaknya saja memutuskan.copyright protection10PENANAy2ZUkMFRtr

Sambil mengangguk kecil. “Hmm…. baiklah”copyright protection10PENANAl1Jq0YZHnQ

Saat aku berbicara dengan Sakuraba-san, aku merasakan aura tidak enak dari belakang.copyright protection10PENANAIq6BfBwDuZ

Kulihat di belakangku, para laki-laki idiot yang berada di dekat lapangan itu menunjukan wajah menyeramkannya.copyright protection10PENANAd21dWmZCet

Ahhhh… biarlah. Lagipula aku juga tidak memiliki teman dan mana mungkin dia langsung menghajarku.copyright protection10PENANA3zvMZvLYc9

Setelah aku memperhatikan para idiot itu, aku tidak sadar kalau Sakuraba-san sudah jauh di depan.copyright protection10PENANAPVzVwOx3s1

Aku pun berjalan cepat, mengikutinya dari belakang.copyright protection10PENANA2G34T0qTCF

Setelah lama kami berjalan. Tiba-tiba Sakuraba-san terdiam dan melihat ke arah mobil berwarna silver di depan rumah berwarna hijau tua yang agak besar. Luas rumah itu kira-kira sekitar 6x8 meter.copyright protection10PENANAmGeRtdnecA

Setelah melihat mobil itu cukup lama. Dia pun langsung masuk ke rumah itu.copyright protection10PENANAn2vXY2Mv6f

Aku pun terdiam di tempat ketika ia masuk ke dalam rumah itu. “Apa itu ya rumahnya? Aku kira dia orang kaya dan bakal masuk ke rumah yang luas halamannya seperti di galge kebanyakan.”copyright protection10PENANAx8VBdOBEIe

“Tapi yang lebih penting lagi, kenapa aku ditinggal sendirian di sini?” Sambungku.copyright protection10PENANAj4VxWoLjDY

Tidak lama aku bergumam tentang hal itu. Tiba-tiba ada seseorang yang keluar dari mobil.copyright protection10PENANAT10pYZrLvx

Dari penglihatanku, dia memakai jas hitam yang rapi di tambah kacamata hitamnya yang keren itu.copyright protection10PENANA02GWDUKfys

Laki-laki itu pun berjalan menuju ke rumah Sakuraba-san dengan gerak-gerik yang mencurigakan.copyright protection10PENANAuRxpouOaNr

Sial… jika dibiarkan. Bakal gawat nantinya.copyright protection10PENANA8Hs96r8ydD

Dengan sengaja aku membuat rambutku lebih acak, membuka seragamku, dan mengeluarkan baju dalamku agar dia ketakutan saat melihatku.copyright protection10PENANA6eGNakHUzf

Dengan nada keras dan lantang sambil menunjukan ekspresi menyeramkanku. “Heii! Pria yang di sana!”copyright protection10PENANAn36VtvphFd

“Apa sialan? Ka-. MAAF AKU TIDAK BERMAKSUD MENGGANGUNYA!!!” Ia berteriak dan berlari ke arah mobilnya saat melihatku seperti berandalan kelas kakap.copyright protection10PENANAINUbW1D5zQ

Dia pun masuk ke dalam mobil dan menanjak gas nya seperti orang yang habis dikejar yakuza yaitu aku sendiri.copyright protection10PENANAIG4oteIb9i

Entah kenapa, penjahat sekarang hanya mementingkan penampilan. Aku bukan bermaksud menghina siapapun tapi memang seperti itu kenyataannya. Kecuali kalau mereka datang dengan banyak orang. Jika kau melihat kejadian itu di depanmu, kusarankan untuk lari dengan cepat kalau kau masih ingin menikmati hidup.copyright protection10PENANAqxmxsP3S6I

Sambil merapikan rambut dan seragamku yang acak-acakan. “Hmmm…. Apa seperti itu penjahat jaman sekarang? Mungkin dia harus dipecat nanti.”copyright protection10PENANA5Pw00t1DyB

Tidak lama orang tadi kabur, Sakuraba-san keluar dari rumahnya.copyright protection10PENANAughyFLNoXX

“Bisakah kau masuk ke dalam sebentar?”copyright protection10PENANAGnu2VXRYPY

Dia pun seolah-olah bersikap seperti tidak terjadi apa-apa.copyright protection10PENANAHVNdVOGWse

Perempuan ini!copyright protection10PENANAyWvQvaCjzz

“Ahh… hmmmm….”copyright protection10PENANAgfWLiSJaQz

Aku pun masuk ke rumahnya dengan agak ragu karena ia mempersilahkan laki-laki sepertiku masuk.copyright protection10PENANA8yuWLpKsmd

Kenapa dia membiarkan orang sepertiku masuk ke rumahnya?copyright protection10PENANAHVacLFnnYW

Setelah masuk ke dalam rumahnya. Nampak dari dalam, rumahnya seperti rumah kebanyakan. Hanya saja warna hijau dari rumah ini terlihat tua dan terkelupas, seperti tidak diurus selama beberapa tahun.copyright protection10PENANAWfcT0uMKED

“Orang tua mu tidak ada rumah ya?” tanyaku bingung karena rumahnya kelihatan sepi.copyright protection10PENANAjNbNJWdupA

“Itu tidak penting, ada satu hal yang kuinginkan darimu.”copyright protection10PENANAH6vRjhxHFw

Dia pun mengalihkan topik pembicaraan dan bertanya balik.copyright protection10PENANADCLQvMkhwZ

“Dariku?” tanyaku bingung akan pernyataannya.copyright protection10PENANAUPM6Dv3QZs

Memang apa yang kau inginkan dariku? Apakah menjadi body-guardmu itu tidak cukup?copyright protection10PENANArHzXzSe6zU

“Ya, aku ingin kau besok sabtu pergi bersamaku!”copyright protection10PENANACdwo32aokH

Sesaat, otakku serasa di kelilingi oleh ribuan kata-kata yang diucapkan Sakuraba-san tadi. Seperti melihat komidi putar yang berputar dengan cepat sampai-sampai membuat seseorang yang tidak menaikinya saja sudah pusing bukan main.copyright protection10PENANAnfxalaFo1F

Raut wajahku pun langsung penuh dengan kebingungan. “Hah?!”copyright protection10PENANAQtnpqWiF2S

54.166.141.69

ns54.166.141.69da2
Comments ( 0 )

No comments yet. Be the first!
Loading...
X